Sikap Diam hingga Gestur Ini Jadi Pertanda Keretakan Hubungan Jokowi dengan Partai NasDem?

Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 11 November 2022 | 18:48 WIB
Sikap Diam hingga Gestur Ini Jadi Pertanda Keretakan Hubungan Jokowi dengan Partai NasDem?
Presiden RI Jokowi bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Hubungan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Partai NasDem disebut akan mengalami keretakan. Hal tersebut diperkirakan oleh pengamat politik Ray Rangkuti yang sekaligus membeberkan tanda-tandanya. Apa saja kira-kira?

Sebelum itu, Ray dalam diskusi Para Syndicate bertemakan "PDIP Vs NasDem: Ojo Dibandingke?" di Jakarta, Kamis (27/10/2022) memperkirakan waktu keretakan tersebut paling lama terjadi di bulan Februari 2023. Ini alasannya.

Pertama, tanda keretakan itu mulai terlihat saat Jokowi tidak menanggapi pencalonan Anies Baswedan sebagai calon presiden oleh Nasdem pada awal Oktober lalu. Ia enggan berkomentar lantaran negara sedang berduka pasca insiden di Kanjuruhan.

Tanda yang kedua adalah dari sejumlah suara elite PDIP yang menyerang NasDem. Aksi itu terjadi tidak lama setelah partai bentukan Surya Paloh itu mengumumkan deklarasi Anies sebagai capres.

Terlebih setelah pengumuman itu dirilis, ungkap Ray, Jokowi langsung bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Batutulis, Bogor. Pertemuan itu diketahui membahas soal kebangsaan.

Itu maknanya, sambung Ray, sudah ada komunikasi antara Jokowi dengan PDIP. Di sisi lain, mungkin PDIP akan bersikap lebih tegas terhadap apa yang dilakukan NasDem, yakni yang ada kaitannya dengan deklarasi pencapresan Anies Baswedan.

Ketiga, untuk kali pertama setelah hampir 8 tahun, Jokowi menanggapi pertanyaan wartawan terkait kemungkinan reshuffle kabinet. Keterangan ini disampaikannya dalam merespon pertanyaan mengenai desakan relawan Jokowi untuk merombak menteri dari Partai NasDem usai mendeklarasikan Anies.

Tanda keretakan keempat diperkirakan Ray saat Jokowi berpidato dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Golkar di JIExpo Kemayoran. Saat itu, ia mengatakan sebaiknya pengumuman capres jangan terburu-buru.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali turut menanggapi. Ia mengatakan jika partainya memang sudah lama memiliki tradisi memilih calon presiden lebih awal.

Bahkan, katanya, tradisi tersebut sudah dilakukan sejak Pilpres 2014 yang kala itu menetapkan Jokowi untuk calon presiden. Dilanjutan Ali, ketika ditetapkan sebagai capres, Jokowi bukan siapa-siapa.

"Tradisi untuk menetapkan calon presiden lebih awal oleh partai ini, kita sudah lakukan ketika kita mencalonkan Bapak Ir Joko Widodo menjadi calon presiden 2014, yang saat itu bukan siapa siapa," kata Ali mengutip video KompasTV.

Terakhir dari pandangan Ray, keretakan itu semakin terlihat saat gestur Jokowi tidak berkenan memeluk Surya Paloh pada momen HUT Golkar tersebut. Ray merasa Jokowi dalam keadaan terpukul karena deklarasi capres yang terlalu dini oleh NasDem.

Selain itu, ada tanda tambahan yang memungkinkan hubungan Jokowi dengan NasDem akan retak, yakni tidak ada ucapan selamat pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem oleh Jokowi.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, pada Jumat (11/11/2022) menduga kemungkinan Jokowi tidak mengucapkan selamat karena alasan kesibukan. Namun, ia berharap sang presiden itu memberi ucapan untuk NasDem secara personal.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Pede Deklarasikan Anies Jadi Bacapres, Kini Surya Paloh Malah Tak Bisa Jamin 'Jagonya' Dapat Tiket Capres

Dulu Pede Deklarasikan Anies Jadi Bacapres, Kini Surya Paloh Malah Tak Bisa Jamin 'Jagonya' Dapat Tiket Capres

News | Jum'at, 11 November 2022 | 18:33 WIB

Ngarep Jokowi Nyatakan Dukung Anies Juga, Surya Paloh Bicara Pelajaran Soal Budi Pekerti saat SD

Ngarep Jokowi Nyatakan Dukung Anies Juga, Surya Paloh Bicara Pelajaran Soal Budi Pekerti saat SD

News | Jum'at, 11 November 2022 | 18:32 WIB

Surya Paloh: Pernyataan Jokowi untuk Memotivasi Prabowo

Surya Paloh: Pernyataan Jokowi untuk Memotivasi Prabowo

News | Jum'at, 11 November 2022 | 18:20 WIB

Ingin Direstui Kayak Prabowo, Surya Paloh Ngarep Dukungan Jokowi: Kita Tunggu-tunggu Kapan Dikasih ke Bung Anies

Ingin Direstui Kayak Prabowo, Surya Paloh Ngarep Dukungan Jokowi: Kita Tunggu-tunggu Kapan Dikasih ke Bung Anies

News | Jum'at, 11 November 2022 | 18:02 WIB

Surya Paloh Buka Suara setelah Beredar Rumor Hubungannya dengan Presiden Jokowi Retak

Surya Paloh Buka Suara setelah Beredar Rumor Hubungannya dengan Presiden Jokowi Retak

| Jum'at, 11 November 2022 | 17:47 WIB

Jokowi Dinilai Mainkan Politik 'Banyak Kaki', Pengamat: Jangan Sampai Terkesan Cuma Dukung Ganjar dan Prabowo

Jokowi Dinilai Mainkan Politik 'Banyak Kaki', Pengamat: Jangan Sampai Terkesan Cuma Dukung Ganjar dan Prabowo

News | Jum'at, 11 November 2022 | 17:44 WIB

Terkini

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB