Surya Paloh Ngaku Apes Belum Dapat Pemodal Sokong Koalisi Anies, Politisi PKS: Uang Bukan Segala-galanya!

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 14 November 2022 | 15:15 WIB
Surya Paloh Ngaku Apes Belum Dapat Pemodal Sokong Koalisi Anies, Politisi PKS: Uang Bukan Segala-galanya!
Surya Paloh Ngaku Apes Belum Dapat Pemodal Sokong Koalisi Anies, Politisi PKS: Uang Bukan Segala-galanya! (ist/ dok IG @aniesbaswedan)

Suara.com - Politisi Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, Nasir Djamil, menegaskan, bahwa uang bukan lah segala-galanya dalam menghadapi Pilpres terutama untuk 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Nasir menaggapi soal pernyataan Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh yang menyatakan pihaknya tak menampik jika seandainya ada pemodal besar untuk menghadapi kontestasi nasional.

Namun menurutnya, kekinian pihaknya merasa apes sebab tak ada pemodal besar atau pun pemodal kecil yang menghampiri.

Nasir kemudian mencontohkan bagaimana apa yang terjadi di sejumlah pemilu dimana banyak calon bertarung didukung oleh pemodal namun justru kalah.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, Nasir Djamil. (Suara.com/Bagaskara)
Politisi Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, Nasir Djamil. (Suara.com/Bagaskara)

"Itu juga sudah terjadi di beberapa tempat bahkan calon-calon, ini pilkada biarpun beda dengan Pilpres yang milih kan rakyat ada calon-calon yang punya bohir dan didukung oleh banyak partai tapi kalah dengan calon independen misalnya. Jadi uang bukan segala-galanya. meskipun memang dia bisa menentukan segala-galanya," kata Nasir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/11/2022).

Menurutnya, PKS sendiri lebih percaya terhadap dukungan rakyat ketimbang harus menunggu soal adanya pemodal.

Selain itu, ia juga menegaskan, bahwa belum dideklarasikannya 'Koalisi Perubahan' bukan karena masih meributkan soal siapa yang akan menjadi calon wakil presiden dari Anies Baswedan.

baca juga

"Sekali lagi dukungan rakyat lah yang paling diutamakan dukungan rakyat paling besar. jadi ini bukan soal bohir soal pemodal ya soal tidak mau kalau misalnya cawapresnya diisi oleh si fulan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Nasir menegaskan, pihaknya masih mematang soal strategi untuk bangsa ke depan. Menurutnya, hal-hal seperti polarisasi misalnya dalam pemilu ke depan harus dicegah.

"Ini soal strategis soal nasib bangsa ke depan soal bagaimana Indonesia bisa guyub. Belum apa-apa sudah ada polarisasi. sudah ada upaya menghadirkan politik identitas," pungkasnya.

Surya Paloh Cari Pemodal Besar

Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, mengatakan, bahwa pihaknya tak menampik jika seandainya ada pemodal besar untuk menghadapi kontestasi nasional. Namun menurutnya, kekinian pihaknya merasa apes sebab tak ada pemodal besar atau pun pemodal kecil yang menghampiri.

"Siapa pemodal besar itu, kita pun juga kepingin, coba sebutkan kita kepingin, katakan kita kepingin. Kalau ada pemodal besar terutama yang mau dekat dan bersimpati kepada NasDem, saya katakan hormat, siap aja," kata Surya ditemui usai perayaan HUT NasDem ke-11, di JCC, Jakarta, Jumat (11/11/2022).

Ketum NasDem Surya Paloh dengan Anies Baswedan berikan keterangan kepada wartawan terkait Perayaan Puncak HUT ke-11 Partai NasDem di JCC Senayan Jakarta pada Jumat (11/11/2022). [Suara.com/Novian]
Ketum NasDem Surya Paloh dengan Anies Baswedan berikan keterangan kepada wartawan terkait Perayaan Puncak HUT ke-11 Partai NasDem di JCC Senayan Jakarta pada Jumat (11/11/2022). [Suara.com/Novian]

"Ini kan apes ini, pemodal besar nggak ada, pemodal kecil nggak ada," sambungnya.

Kendati begitu, Paloh enggan mengomentari soal adanya pemodal besar justru menjadi penghalang pihaknya dal berkoalisi.

Menurutnya, dalam politik segala kemungkinan bisa terjadi. Namun, hal itu akan menjadi posisi yang serba salah.

"Ini kan segala kemungkinan bisa terjadi. Kalau kita bilang iya salah, kita bilang tidak juga salah. Jadi kita harus waspada, bahasa jawanya eling dan wospodo," tuturnya.

Lebih lanjut, Paloh mengatakan, penjajakan koalisinya dengan PKS dan NasDem komunikasi sejauh ini baik. Menurutnya, masing-masing partai punya strateginya masing-masing.

"Nah ini barangkali masimg-masing sedang melihat, ya kan. Dengan masalahnya masing-masing problematiknya masing-masing, evaluasi dirinya masing-masing, strategi masing-masing. Nah Nasdem posisinya dia sudab selesai dengan mencalonkan Pak Anies, calonnya sudah selesai," tuturnya.

"Ditanya siapa calon cawapres, kan sejak awal saya katakan kita serahkan kepada calon presiden, calon presiden aja kita percaya apalagi calon wakil. Nah itu sebenarnya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS Batal Deklarasi 10 November, AHY Beri Tanggapan Santai

Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS Batal Deklarasi 10 November, AHY Beri Tanggapan Santai

News | Senin, 14 November 2022 | 15:12 WIB

Soal Absennya Jokowi di HUT NasDem, PDIP: Kalau Tak Ucapkan Selamat, Indonesia Bubar?

Soal Absennya Jokowi di HUT NasDem, PDIP: Kalau Tak Ucapkan Selamat, Indonesia Bubar?

News | Senin, 14 November 2022 | 14:54 WIB

PDIP Tepis Isu Miring Retaknya Hubungan Jokowi-Surya Paloh: Masih Ada 3 Menteri NasDem di Kabinet

PDIP Tepis Isu Miring Retaknya Hubungan Jokowi-Surya Paloh: Masih Ada 3 Menteri NasDem di Kabinet

News | Senin, 14 November 2022 | 14:31 WIB

Biasa Mendukung, Rocky Gerung Blak-blakan Kritik Anies Baswedan: Dia Kurang Mampu Merakyat, tapi...

Biasa Mendukung, Rocky Gerung Blak-blakan Kritik Anies Baswedan: Dia Kurang Mampu Merakyat, tapi...

News | Senin, 14 November 2022 | 14:19 WIB

NasDem Jangan Berkecil Hati, PDIP Yakin Jokowi pada Waktunya akan Ucapkan Ultah

NasDem Jangan Berkecil Hati, PDIP Yakin Jokowi pada Waktunya akan Ucapkan Ultah

News | Senin, 14 November 2022 | 14:02 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×