Cari Petunjuk Serangan Rudal di Polandia, Ditembakkan Ukraina atau Rusia?

Siswanto, BBC

Jum'at, 18 November 2022 | 14:23 WIB
Cari Petunjuk Serangan Rudal di Polandia, Ditembakkan Ukraina atau Rusia?
BBC

Suara.com - Pasukan militer Polandia berada dalam status siaga tinggi pada Selasa (15/11) malam, setelah sebuah rudal mendarat di dekat Desa Przewodow yang menewaskan dua orang. Lokasi desa itu hanya berjarak enam kilometer dari perbatasan Polandia dengan Ukraina.

Kejadian tersebut berlangsung ketika Rusia menembakkan puluhan rudal ke sejumlah wilayah Ukraina dan pasukan Kyiv mencoba menembak jatuh rentetan serangan itu dengan rudalnya sendiri.

Kepala NATO, Jens Stoltenberg, mengatakan pertahanan udara Ukraina "kemungkinan besar" telah menembakkan rudal pertahanan udara S-300.

Namun, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menegaskan bahwa berdasarkan informasi dari komandan militernya, "itu bukan misil kami".

Tim investigasi sumber terbuka BBC telah menganalisis laporan dan mempelajari gambar di media sosial guna mengungkap lebih banyak detil tentang insiden tersebut.

Baca juga:

Di mana ledakannya?

Ledakan itu pertama kali dilaporkan oleh media Polandia pada Selasa (15/11) malam. Laporan tersebut menyampaikan telah terjadi sebuah ledakan di dekat desa Polandia, Przewodow, sekitar enam kilometer dari perbatasan dengan Ukraina.

Laporan awal menyebutkan, rudal itu mendarat di sebelah area pertanian tempat para pekerja memuat dan menimbang biji-bijian. Ledakan kemudian menghancurkan bangunan di dekatnya.

Kami memeriksa sejumlah citra satelit yang menunjukkan hanya terdapat satu area pertanian di Desa Przewodow. Rangkaian citra satelit itu lantas direferensi silang dengan foto-foto yang diambil di lokasi pada Rabu (16/11) pagi untuk menemukan tempat tersebut. Foto-foto ini telah dikonfirmasi oleh pihak berwenang Polandia.

Kami juga memeriksa sebuah video yang diunggah di media sosial pada Selasa (15/11) malam.

Video tersebut diklaim memperlihatkan tayangan ledakan setelah sebuah rudal "jatuh di wilayah Polandia". Gumpalan asap dapat dilihat pada gambar tangkapan video sebagaimana tampak pada grafis di sebelah kiri bawah.

Terdapat beberapa petunjuk visual dalam video yang tampaknya cocok dengan wilayah di Przewodow.

Sebuah jalan yang terlihat di video (kami tandai dengan warna merah) punya pola serupa dengan yang terlihat pada gambar udara di area itu - jalan tersebut berbelok ke kiri, lalu ke kanan.

Jalan bercabang di depan sebuah bangunan berwarna terang (kami tandai dengan warna jingga).

Foto-foto yang diambil di lapangan pada Rabu (16/11), sebagaimana terlihat pada grafis pertama, menunjukkan blok permukiman berwarna terang di dekat lahan pertanian.

Kumpulan tanaman serta barisan pepohonan juga tampak serupa.

Kami telah mencoba menghubungi orang yang mengunggah video ini untuk memverifikasinya lebih lanjut, tetapi belum mendapat tanggapan.

Gambar dari lokasi ledakan juga mulai beredar di media sosial pada Selasa (15/11) malam, menunjukkan lubang menganga serta traktor dan trailer yang rusak.

Cukup sulit untuk menempatkan letak persis kendaraan-kendaraan itu di peta karena kondisi gelap dan kurangnya petunjuk visual yang lebih luas.

Namun sebuah foto yang diunggah di media sosial oleh polisi Polandia pada Rabu (16/11) pagi menunjukkan petugas sedang memeriksa tempat kejadian.

Trailer yang sama, biji-bijian yang tumpah, dan puing-puing dapat dilihat di kedua gambar.

Gambar lain yang beredar di media sosial pada Selasa (15/11) malam menunjukkan pecahan rudal yang diklaim ditemukan di lokasi kejadian.

Berdasarkan foto ini semata, BBC sejauh ini tidak dapat memverifikasi bahwa puing-puing itu ditemukan di lokasi yang sama karena kurangnya petunjuk visual yang lebih luas pada foto tersebut.

Pada Rabu (17/11), seorang koresponden BBC di lokasi tidak dapat mendekati tempat kejadian, karena telah disegel oleh otoritas Polandia.

Baca juga:

Kami kemudian menunjukkan foto lokasi ledakan dan puing-puing rudal tersebut kepada para ahli pertahanan dan bertanya apakah mereka dapat menentukan jenis rudal ini, dan siapa yang mungkin menembakkannya.

Mark Cancian, dari lembaga kajian CSIS, meyakini bahwa rudal itu mungkin berasal dari sistem pertahanan udara S-300.

Rudal jenis ini biasanya dilesatkan dari darat ke udara dan telah digunakan oleh Rusia dan Ukraina selama perang berlangsung.

Douglas Barrie, pakar militer di International Institute for Strategic Studies, mengatakan ada bukti "kredibel tapi tidak pasti" bahwa rudal itu berasal dari sistem pertahanan udara S-300.

Dia menunjuk puing rudal dalam foto memperlihatkan bagian bawah dengan lubang-lubang kecil. Pola serupa, menurutnya, ada pada salah satu rudal utama yang ditembakkan S-300.

"Siapa yang menembakkan rudal itu tidak jelas," kata J Andrs Gannon, pakar keamanan di Dewan Hubungan Luar Negeri AS. Dia setuju bahwa rudal itu mungkin berasal dari sistem pertahanan udara S-300.

"Kami tahu Rusia telah menggunakan S-300 untuk serangan darat, meskipun itu adalah sistem pertahanan udara. Namun Ukraina juga menggunakannya untuk pertahanan udara terhadap rudal jelajah."

Justin Bronk, peneliti senior darilembaga kajian Rusi, setuju bahwa rudal itu mungkin berasal dari sistem pertahanan udara S-300, tetapi belum ada cukup bukti untuk mengidentifikasinya.

Baik Rusia maupun Ukraina memiliki sistem pertahanan udara S-300 dan mereka saling menuduh atas kerusakan dalam serangan baru-baru ini.

Lokasi terdekat Rusia ke lokasi ledakan di Polandia berjarak sekitar 580km, melebihi jangkauan sistem S-300 yang menurut para ahli mencapai sekitar 90km.

Militer Ukraina menggunakan alat pertahanan ini untuk menembak jatuh rudal Rusia. Rusia pun mengeklaim rudal yang digunakan Ukraina itu jatuh ke tanah dan menyebabkan korban sipil.

Sangat sulit untuk mengatakan asal rudal dari puing-puingnya, menurut para ahli senjata.

Ada spekulasi bahwa Rusia mungkin telah menargetkan tempat-tempat di Ukraina yang dekat dengan perbatasan Polandia.

Sekitar 10km dari Desa Przewodow di Polandia, terdapat pembangkit listrik Dobrotvirska milik Ukraina.

Saluran listrik aktif yang menghubungkan Polandia dengan Ukraina juga berada di dekatnya.

Rusia telah menargetkan infrastruktur seperti ini dan pasukan Ukraina telah menggunakan sistem pertahanan anti-rudal untuk melawannya.

Anda mungkin juga tertarik:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanpa Mohamed Salah, Timnas Mesir Tekuk Rusia 1-0 pada Laga Uji Coba

Tanpa Mohamed Salah, Timnas Mesir Tekuk Rusia 1-0 pada Laga Uji Coba

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:22 WIB

Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?

Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:33 WIB

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:49 WIB

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:15 WIB

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:44 WIB

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:18 WIB

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Ketika Aktor Asing Bermain di Narasi "Antek Asing"

Ketika Aktor Asing Bermain di Narasi "Antek Asing"

Liks | Senin, 18 Mei 2026 | 22:10 WIB

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkini

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 06:21 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB