Bukan Mbak Rara, Luhut Ungkap Sosok Cerdas Pengatur Hujan di KTT G20

Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 25 November 2022 | 11:57 WIB
Bukan Mbak Rara, Luhut Ungkap Sosok Cerdas Pengatur Hujan di KTT G20
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (tengah), Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (kanan), dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kiri) memeriksa kesiapan anggota TNI saat apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan VVIP Presidensi G20 di Denpasar, Bali, Senin (7/11/2022). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap sosok di balik kelancaran cuaca saat Gala Dinner KTT G20. Bukan pawang hujan seperti Mbak Rara yang dipekerjakan pemerintah, melainkan sosok yang mengerti akan ilmu pengetahuan dari segi teknologi.

Luhut Pandjaitan mengaku sempat khawatir akan terjadi hujan di malam Gala Dinner KTT G20 mengingat venue digelar di alam terbuka Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana.

Pasalnya, saat mendampingi Presiden Joko Widodo sebelum acara, hujan turun begitu lebat di Bali.

"Bagaimana jika hujan deras seperti ini malah turun di area GWK Cultural Park tanggal 15 November malam ketika acara berlangsung?" kekhawatiran itu dituliskannya lewat unggahan Instagram Luhut Pandjaitan.

Bukan menemui pawang hujan, Luhut kemudian langsung mengadakan pertemuan bersama tim khusus dari BMKG, BRIN, TNI AU, Kementerian PUPR, dan Dr. Tri Handoko Seto yang merupakan Pakar Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Dalam pertemuan itu, Luhut meminta agar tidak ada hujan turun di GWK saat Gala Dinner berlangsung. Permintaan itu ternyata terkabul. Setidaknya, pada gelaran malam mewah tersebut cuaca cukup cerah bahkan sampai bisa membuat kembang api berkembang di langit GWK.

Luhut pun berterima kasih kepada tim Teknologi Modifikasi Cuaca yang dipimpin Dr. Seto.

"Atas kerja hebat beliau dan seluruh tim TMC, saya hari ini bertemu menyampaikan rasa terima kasih dan mendengar cerita perjalanan beliau melakukan perburuan awan di langit bali," kata Luhut, Kamis (24/11/2022).

Dari cerita Luhut, saat itu sebenarnya hujan sempat turun di siang hari. Tapi kerja tim berhasil membuktikan teknologi dan sains terhadap cuaca.

Luhut pun berpikir agar TMC ini bisa dimanfaatkan ke depannya. Dr. Seto mengatakan tentu saja bisa asal ada anggaran dan regulasi soal pesawat tak boleh terbang di malam hari, dan sejumlah persyaratan penunjang teknologi cuaca lainnya.

Pak Menteri menyadari kalau anggaran terhadap TMC ini mendapat porsi yang paling kecil.

"Kalau melihat mata anggaran di beberapa event pemerintah, memang TMC mendapat porsi anggaran yang paling kecil, padahal ini sangat penting," aku Luhut yang merinci soal kebutuhan TMC bagi irigasi waduk dan pertanian.

Meski vital, tapi teknologi modifikasi cuaca ini membutuhkan anggaran yang tak sedikit. Dalam pelaksanaan satu malam KTT G20 saja, tim TMC membutuhkan 4 pesawat TNI AU yang ditugaskan dengan suplai data dari BMKG terkait titik mana saja yang berpotensihujan.

Selain itu, masih membutuhkan pula penghitungan matang mengenai ketebalan awal dan jumlah garam yang harus ditabur.

Dalam momen itu, terhitung ada 11 penerbangan yang membawa 29 ton garam untuk bisa memodifikasi cuaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Selama November 2022, Simak Dimana Saja

Hati-hati Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Selama November 2022, Simak Dimana Saja

| Jum'at, 25 November 2022 | 10:15 WIB

Penghina Iriana Jokowi Ditangkap gegara Desakan Kaesang dan Gibran, Benarkah?

Penghina Iriana Jokowi Ditangkap gegara Desakan Kaesang dan Gibran, Benarkah?

Riau | Jum'at, 25 November 2022 | 10:01 WIB

Prakiraan Cuaca Jumat 25 November 2022, Hujan Sepanjang Hari Diseluruh Wilayah Jawa Barat

Prakiraan Cuaca Jumat 25 November 2022, Hujan Sepanjang Hari Diseluruh Wilayah Jawa Barat

| Jum'at, 25 November 2022 | 09:51 WIB

Denpasar Diprediksi Alami Hujan Ringan Hari Ini

Denpasar Diprediksi Alami Hujan Ringan Hari Ini

Bali | Jum'at, 25 November 2022 | 08:48 WIB

Sejumlah Wilayah Jatim Diprediksi Bakal Diguyur Hujan Siang dan Dini Hari Nanti

Sejumlah Wilayah Jatim Diprediksi Bakal Diguyur Hujan Siang dan Dini Hari Nanti

Jatim | Jum'at, 25 November 2022 | 07:59 WIB

Ramalan Cuaca Karawang Pagi Hingga Malam Nanti, Hujan Gak Ya?

Ramalan Cuaca Karawang Pagi Hingga Malam Nanti, Hujan Gak Ya?

| Jum'at, 25 November 2022 | 07:43 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB