Orang-orang yang Berprofesi Melancarkan Perceraian Suami Istri

Siswanto, BBC

Senin, 28 November 2022 | 03:05 WIB
Orang-orang yang Berprofesi Melancarkan Perceraian Suami Istri
BBC

Suara.com - Perceraian sangat menegangkan, dan sangat sulit dijalani, secara emosional maupun finansial. Kini, ada sekelompok orang yang bertugas membantu pasangan untuk bercerai.

Setelah Katie, 60, mengetahui bahwa suaminya berselingkuh, hidupnya terasa seperti tidak menapak tanah selama enam bulan.

Dia menggambarkan permulaan proses perceraiannya seperti berkabung: ada paket makanan dari teman-teman, penurunan berat badan, perasaan marah dan banyak air mata.

Katie, yang tinggal di dekat Kota Bath, Inggris, merasa hancur dengan berakhirnya 35 tahun pernikahannya. Kemudian dia mendapat saran dari teman keponakannya, yang adalah seorang pengacara.

Dia mengatakan bahwa jika saya mampu membayar pendamping perceraian, akan menjadi investasi terbaik saya, katanya.

Katie mendapatkan pendamping perceraian yang berbasis di Bristol, dan pengalaman itu digambarkannya sebagai "mengubah hidup".

Baca juga:

Pendamping perceraiannya adalah mantan pengacara, dan sangat berfokus pada sisi emosional dalam menangani perpisahan.

Katie mengatakan bahwa sikap ini membantunya melihat kehidupan barunya sebagai sebuah peluang. Dia menyingkirkan barang-barang di rumahnya yang mengingatkannya pada pernikahannya, dan memutuskan untuk pergi keliling dunia.

baca juga

"Saya ingat sekali berpikir: perceraian ini tidak akan menentukan kehidupan saya," katanya.

"Saya ingat satu sesi, pelatih perceraian saya berbicara tentang mengikuti ombak. Di laut, ombaknya memang besar dan kuat, tetapi yang paling penting adalah apa yang terjadi ketika mencapai pantai."

Menurut Skala Stres Holmes dan Rahe - yang mengukur stres dari berbagai peristiwa kehidupan - perceraian menempati urutan kedua dalam pengalaman hidup paling menegangkan. Yang pertama adalah kematian pasangan.

Munculnya semakin banyak 'pendamping perceraian' menjanjikan proses perpisahan menjadi sedikit lebih mudah. Para ahli mengatakan bahwa semakin banyak pasangan dan individu yang mencari bantuan pendamping untuk membantu mengarungi masa-masa paling sulit dalam perkawinan.

Pengacara perceraian pun mulai merujuk klien mereka pada layanan pendampingan yang dapat membantu mereka menangani tantangan emosional, keuangan dan logistik dalam mengakhiri pernikahan.

Siapa yang menggunakan pendamping perceraian?

Bagi Natalia Juarez, seorang pendamping perceraian yang berbasis di Toronto, keputusannya untuk membantu orang lain dalam melalui perpisahan, punya alasan yang sangat pribadi.

Dia memulai layanan pendampingannya setelah mengakhiri pertunangannya di usia akhir 20-an, dan sekarang membantu membimbing individu, juga terkadang pasangan, yang sedang mengakhiri pertunangan maupun pernikahan mereka.

Juarez telah merancang proses yang cukup panjang, yang mencakup panggilan awal untuk menilai masalah inti yang menyebabkan perceraian dan untuk menetapkan tujuan, diikuti dengan sesi mingguan.

Dia merekomendasikan tiga bulan pendampingan, tetapi mengatakan bahwa sekitar setengah dari kliennya ingin terus didampingi setelah fase awal ini. Tarifnya mulai dari US$300 (Rp 4,6 juta) untuk sesi satu kali, sampai $3.000 (Rp 46 juta) untuk paket tiga bulan.

"Alasan paling umum orang kenapa orang mencari pendamping perceraian adalah karena mereka kewalahan secara emosional dan mental," katanya.

"Mereka menghadapi banyak emosi yang kompleks, kewalahan oleh logistik, dan mereka tidak ingin membebani teman dan keluarga mereka yang menjadi satu-satunya sistem pendukung mereka."

Baca juga:

Label harga yang melekat pada pendamping perceraian berarti mereka hanya bisa dimanfaatkan oleh individu yang relatif kaya. Terutama ketika mempertimbangkan tekanan keuangan sangat besar yang sudah dialami kebanyakan orang dalam perceraian.

Laporan tahun 2018 dari perusahaan asuransi Aviva menunjukkan bahwa rata-rata biaya perceraian di Inggris adalah 14.500 (Rp 264 juta) untuk biaya hukum dan biaya hidup, dengan tambahan 35.000 (Rp 637 juta) untuk sewa atau 144.600 (Rp 2,6 miliar) untuk rumah baru).

Di luar ini, Juarez mengatakan bahwa rata-rata kliennya berusia antara 30 dan 50 tahun, dan 60% adalah laki-laki. Dia menyimpulkan bahwa perempuan memiliki lebih banyak dukungan dari teman dan keluarga.

Meskipun 80% dari daftar kliennya datang sebagai individu, ada banyak juga pasangan yang mendatanginya bersama.

"Banyak pasangan memilih untuk datang ke pendamping perceraian bersama-sama karena mereka menyadari bahwa mereka membutuhkan pihak ketiga," katanya.

"Mungkin mereka paham kalau mereka punya masalah komunikasi, tidak nyaman dengan konflik atau percakapan yang sulit, atau ada satu pihak yang tidak ingin perceraian menjadi lebih sulit, karena menutup diri."

Dia menunjukkan bahwa, bahkan dalam perpisahan yang damai pun, pasangan mungkin menggunakan pendamping untuk "mengelola proyek" perceraian.

Menggunakan jasa pendamping perceraian dapat membantu mereka fokus pada sisi teknis perceraian tanpa harus menjadi terlalu personal, katanya.

Perubahan wajah perceraian

Munculnya pendampingan perceraian memberikan gambaran soal bagaimana orang menjadi semakin mau berinvestasi agar proses cerai menjadi semudah mungkin.

Generasi milenial sering digambarkan sebagai "generasi terapi", yaitu kelompok tak segan mencari bantuan profesional dan kurang melekatkan stigma pada bantuan kesehatan mental.

Tidak mengherankan bahwa, ketika milenial menikah dan berpisah, pendampingan perceraian menjadi semakin dinormalisasi.

"Ketika tingkat perceraian meningkat, perceraian menjadi normal," kata Yasmine Saad, seorang psikolog klinis dan pendiri Madison Park Psychological Services di New York City.

"Kita menjadi semakin nyaman mencari bantuan ahli. Bercerai tidak lagi dilihat sebagai cacat karakter atau kegagalan dalam hidup, yang kemudian menormalkan minta bantuan pada ahli."

"Sama seperti mencari nasihat keuangan sebelum menginvestasikan uang. Dalam hal ini, yang dicari adalah nasihat hukum, emosional, dan praktis sebelum beralih ke cara hidup lain."

Nicole Sodoma, pengacara hukum keluarga di Sodoma Law di North Carolina, AS, dan penulis Please Don't Say You're Sorry, telah membantu banyak pasangan yang mengalami perceraian.

Dia sering menyarankan kliennya untuk minta bantuan pendamping perceraian.

"Pendamping perceraian dapat membantu mengidentifikasi, dan kemudian memfokuskan waktu pada masalah dan tugas yang paling penting dalam jangka panjang, sambil mendukung Anda menghadapi tantangan yang mungkin dihadapi saat ini," katanya.

Banyak pengacara, seperti Sodoma, sekarang merekomendasikan pendamping perceraian untuk kliennya, bahkan mempertemukan mereka dengan ahli yang sesuai dalam beberapa kasus, yang membuat layanan itu menjadi lebih mendapatkan legitimasi dan populer.

Tentu ada beberapa risiko ketika melibatkan pihak ketiga ke dalam proses perceraian.

"Pendamping perceraian tidak memiliki lisensi dan keahlian mereka sangat bervariasi," kata Saad. "Sangat penting untuk memeriksa kredensial mereka untuk memastikan bahwa Anda berada di tangan yang tepat."

Dia juga menunjukkan bahwa, tergantung pada keahlian mereka, pendamping perceraian mungkin tidak dapat mengenali masalah psikologis yang memengaruhi dinamika pasangan atau masalah hukum kompleks yang justru bisa menjadi masalah jika terlewatkan.

'Perceraian bukan segalanya'

Katie percaya menggunakan jasa pendamping perceraian benar-benar mengubah arah kehidupan pasca-perceraiannya.

Dua tahun lalu, tak lama setelah perceraiannya selesai, dia bertemu pasangan baru.

Itu juga berkat pendampingan perceraian, yang membantunya merasa diberdayakan, percaya diri, dan cukup tangguh untuk memasuki hubungan baru.

Dia menitipkan pesan untuk orang yang sedang mempertimbangkan menggunakan jasa pendamping perceraian: memang mahal, tapi investasi yang sangat berharga.

Dia berpendapat bahwa sesi-sesinya berarti dia bisa menyiapkan diri untuk bertemu pengacara perceraiannya.

Dia sangat bersyukur berinvestasi menyewa pendamping perceraian karena dampaknya pada dirinya sebagai individu.

"Anda mungkin hancur dan terluka, tetapi pada akhirnya, ketika sudah siap untuk perubahan yang layak didapatkan, ini adalah bantuan yang diperlukan untuk bergerak maju," katanya.

"Perceraian tidak menentukan siapa diri saya, dan saya merasa masa depan akan cerah."

-

Anda dapat membaca versi asli artikel ini yang berjudul The 'life-changing' divorce coaches helping couples split di BBC Worklife.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Jalan Pantura Semarang-Demak Ditinggikan 1 Meter, Ditargetkan Rampung Sebelum Nataru

Jalan Pantura Semarang-Demak Ditinggikan 1 Meter, Ditargetkan Rampung Sebelum Nataru

News | Sabtu, 07 November 2026 | 05:05 WIB

Jasa Marga Gandeng BPS, Data Lalu Lintas Tol Bakal Jadi Indikator Aktivitas Ekonomi

Jasa Marga Gandeng BPS, Data Lalu Lintas Tol Bakal Jadi Indikator Aktivitas Ekonomi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 05:00 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kasus Penyadapan Presiden Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih

Kasus Penyadapan Presiden Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 20:10 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

File Digital Makin Menumpuk, Ini Alternatif Penyimpanan Data Jangka Panjang

File Digital Makin Menumpuk, Ini Alternatif Penyimpanan Data Jangka Panjang

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 22:20 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×