Survei Median Sebut Masih Banyak Masyarakat Pilih PDIP Karena Sosok Presiden Jokowi

Erick Tanjung | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 29 November 2022 | 17:56 WIB
Survei Median Sebut Masih Banyak Masyarakat Pilih PDIP Karena Sosok Presiden Jokowi
Presiden Jokowi. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Meski sudah tidak berpeluang untuk maju kembali jadi calon presiden pada pemilihan umum 2024 mendatang, sosok Presiden Joko Widodo masih menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk tetap memilih PDI Perjuangan.

Berdasarkan hasil lembaga survei Median pada 9-17 November 2022 dengan melibatkan 1.200 responden di seluruh wilayah Indonesia, ditemukan keterkaitan Jokowi dengan PDIP jadi alasan kedua responden memilih partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengungkap, sejumlah nama yang digadang-gadang jadi capres PDIP tidak berpengaruh terhadap elektabilitas partai berlambang moncong putih.

"Faktor capres bukanlah menjadi faktor utama pilihan orang terhadap PDIP," kata Rico saat menggelar konferensi pers di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2022).

Berdasarkan hasil survei, terdapat tiga alasan utama responden memilih PDIP. Pertama, sebanyak 15,9 persen responden menjawab karena PDIP memberi bantuan. Alasan kedua karena nama besar Presiden Jokowi dengan presentase 13,9 persen. Sementara alasan ketiga, sebanyak 9,5 persen menjawab karena sedari dulu setia dengan PDIP.

Di samping itu, masih berdasarkan lembaga survei Median, PDIP memiliki elektabilitas yang konsisten, bahkan mengalami peningkatan.

Pada survei yang dilaksanakan pada Maret 2022 lalu, PDIP menempati posisi pertama dengan perolehan elektabilitas 19,6 persen dari 16 partai politik yang diajukan kepada responden.

Sedangkan pada November 2022 ini, PDIP tetap berada di posisi pertama dan bahkan mengalami peningkatan elektabilitas menjadi 22,5 persen dari 15 partai politik.

Hasil survei Median menyebut PDIP unggul disejumlah wilayah yaitu Sumatera bagian Selatan, Kalimantan, Jawa Tengah, Bali, NTT, dan NTB.

Di samping itu, adapun empat partai besar yang perolehan elektabilitasnya berada di bawa PDIP, yaitu Gerindra 14,4 persen, Golkar 11,2 persen, PKB 10,2 persen dan NasDem 7,5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Kasihan Presiden Dengar Pernyataan Toxic', Mardani PKS Kritik Benny Ramdhani Bilang Siap Tempur

'Kasihan Presiden Dengar Pernyataan Toxic', Mardani PKS Kritik Benny Ramdhani Bilang Siap Tempur

News | Selasa, 29 November 2022 | 17:40 WIB

Tak Tahan Lihat Mahasiswa di AMN Surabaya Menari, Jokowi Langsung Ikut Berjoget

Tak Tahan Lihat Mahasiswa di AMN Surabaya Menari, Jokowi Langsung Ikut Berjoget

News | Selasa, 29 November 2022 | 17:07 WIB

Singgung 'Rambut Putih', Sujiwo Tejo Ungkap Persamaan Jokowi dan Ganjar: Sama-Sama Pernah Ngasih Amplop...

Singgung 'Rambut Putih', Sujiwo Tejo Ungkap Persamaan Jokowi dan Ganjar: Sama-Sama Pernah Ngasih Amplop...

| Selasa, 29 November 2022 | 16:59 WIB

Terkini

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB