Ketimbang Tokoh Parpol, Publik Ternyata Lebih Senang Capres 2024 Berlatarbelakang TNI

Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 02 Desember 2022 | 14:19 WIB
Ketimbang Tokoh Parpol, Publik Ternyata Lebih Senang Capres 2024 Berlatarbelakang TNI
Hasil survei Lembaga Political Statistic atau Polstat menunjukkan adanya potensi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk menjadi kandidat calon presiden pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024, Jumat (2/12/2022). (Tangkap layar)

Suara.com - Lembaga Political Statistic atau Polstat merilis hasil survei terkait kandidat yang paling layak maju sebagai calon presiden atau capres 2024. Hasilnya mayoritas responden memilih capres dari kalangan TNI atau militer pada Pilpres 2024.

Hasil survei memperlihatkan sebanyak 28,1 persen responden menilai sebaiknya capres yang berlatarbelakang militer atau TNI yang pantas maju di Pilpres 2024. Sementara itu ada 20,7 persen responden yang memilih kandidat dari partai politik atau parpol.

Lalu, sebanyak 18,2 persen responden memilih dari latar belakang akademisi, 14,8 persen berlatarbelakang ulama dan 8,1 persen responden memiih berlatarbelakang pengusaha.

Adapun sebanyak 1,8 persen responden memilih sosok capres dari latar belakang lainnya dan 8,3 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Hasil survei Lembaga Political Statistic atau Polstat menunjukkan adanya potensi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk menjadi kandidat calon presiden pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024, Jumat (2/12/2022). (Tangkap layar)
Hasil survei Lembaga Political Statistic atau Polstat menunjukkan adanya potensi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk menjadi kandidat calon presiden pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024, Jumat (2/12/2022). (Tangkap layar)

Hasil survei itu berkesinambungan dengan jawaban responden saat ditanya terkait sosok menteri Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang paling layak menjadi presiden pada 2024.

Nama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang paling banyak dipilih oleh 30,9 persen responden. Prabowo sendiri berlatarbelakang militer dengan jabatan tertingginya sebagai Danjen Kopassus.

Lalu posisi kedua ditempati oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang dipilih oleh 14,7 persen responden. Sebelum pensiun, Moeldoko menjabat sebagai Panglima TNI.

Kemudian, ada nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang dipilih oleh 11,2 persen responden, disusul Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (10,9 persen) dan Mahfud MD (7,1 persen).

Survei Polstat ini dilakukan pada periode 6 hingga 14 November 2022. Survei mengambil sampel 1200 responden yang tersebar di 34 propinsi. Teknik pemilihan responden dilakukan secara systemic-random sampling dengan margin eror +/- 2,84 persen.

baca juga

Sehingga tingkat kepercayaannya 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik wawancana melalui telepon dengan pedomen kuesioner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenderal Andika Perkasa ke Yudo Margono : Masalah Selalu Ada

Jenderal Andika Perkasa ke Yudo Margono : Masalah Selalu Ada

Bestie | Jum'at, 02 Desember 2022 | 14:06 WIB

Jalani Fit And Proper Tes di DPR, Yudo Margono Semobil Bareng Kapolri hingga KSAD Dudung

Jalani Fit And Proper Tes di DPR, Yudo Margono Semobil Bareng Kapolri hingga KSAD Dudung

News | Jum'at, 02 Desember 2022 | 13:48 WIB

Survei Polstat: Nama Moeldoko Menguat Dipilih Publik Sebagai Kandidat Capres 2024

Survei Polstat: Nama Moeldoko Menguat Dipilih Publik Sebagai Kandidat Capres 2024

News | Jum'at, 02 Desember 2022 | 13:17 WIB

Teriakan Ganjar Presiden Menggema di Acara PAN Jateng

Teriakan Ganjar Presiden Menggema di Acara PAN Jateng

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Desember 2022 | 13:15 WIB

Usai Fit and Proper, Komisi I DPR akan Verifikasi Faktual terhadap Yudo Margono

Usai Fit and Proper, Komisi I DPR akan Verifikasi Faktual terhadap Yudo Margono

News | Jum'at, 02 Desember 2022 | 13:04 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×