Apa Maksud Keluarga Kalideres Tewas Secara Wajar dalam Kondisi Tak Wajar?

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Sabtu, 10 Desember 2022 | 18:37 WIB
Apa Maksud Keluarga Kalideres Tewas Secara Wajar dalam Kondisi Tak Wajar?
Penampakan saat polisi menggelar olah TKP kasus satu keluarga tewas di Kalideres, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Misteri kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat telah selesai terpecahkan. Dari hasil akhir penyelidikan yang dilakukan, polisi memastikan keempat korban meninggal secara wajar dalam kondisi tak wajar.

Hal tersebut diumumkan pada Jumat (9/12/2022) berdasarkan hasil penyelidikan yang sangat detail dilakukan oleh kepolisian. Kasus keluarga tewas di Kalideres tentu menjadi fenomena yang cukup unik sekaligus mengerikan.

Berdasarkan pengakuan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, kasus itu merupakan fenomena yang sangat jarang.mHengki menjelaskan bahwa salah satu kondisi tidak wajar yang ditemukan penyidik yaitu berupa rusaknya sidik jari para korban.

Jasad korban tersebut pun didiamkan di rumah, tanpa dilakukan proses pemakaman yang wajar.

Hengki mengaku bahwa dari hal tersebut, timnya sempat mengalami kendala, pada saat cocokkan sidik jari kulit jari sudah rusak. Jadi, meskipun sudah menggunakan metode konvensional maupun alat khusus medis, tidak bisa diangkat kembali.

Jasad empat korban keluarga Kalideres ini pertama kalinya ditemukan pada hari Kamis (10/11/2022). Polisi dan tim ahli forensik pun telah melakukan penyelidikan selama kurang lebih satu bulan untuk bisa mengungkap kasus kematian keluarga Kalideres tersebut.

Lebih lanjut, para ahli mulai dari kedokteran forensik, psikologi forensik, sampai dengan sosiologi agama dilibatkan untuk bisa memecahkan berbagai teka-teki yang ditemukan dalam menangani kasus tersebut. Hal ini dilakukan setelah banyaknya kejanggalan yang ditemukan oleh polisi di TKP.

Pada saat ditemukan, jasad korban telah dalam kondisi mengering dan sudah mengalami pembusukan. Tidak hanya itu, polisi juga menemukan buku mantra yang disinyalir menjadi bagian dari ritual yang dilakukan oleh salah satu korban.

Dari serangkaian penyelidikan tersebut, polisi memastikan bahwa para korban meninggal karena hal yang wajar, yaitu karena faktor penyakit. Tidak ada indikasi korban tewas dibunuh, ataupun bunuh diri. Jadi bisa disebutkan bahwa para korban tewas secara wajar dalam kondisi yang tidak wajar.

Urutan Kematian Para Korban

Sebelumnya, ahli kedokteran forensik Rumah Sakit Polri, dr Asri, mengungkap urutan kematian keluarga di Kalideres ini. Pertama, kematian menimpa pada Rudiyanto Gunawan (71), kemudian Renny Margaretha (68), lalu Budiyanto Gunawan (68), dan Dian (42).

Diketahui, keempat korban ini meninggal dikarenakan penyakit yang telah diderita sejak lama oleh masing-masing korban.

Tidak hanya itu, ahli sosiologi agama, Jamhari yang juga turut dilibatkan dalam kasus ini turut menjawab temuan buku-buku lintas agama dan dugaan aktivitas ritual yang dilakukan oleh keluarga di Kalideres.

Menurut Jamhari, tidak ada hal yang aneh ditemukan dari kasus tersebut. Jamhari juga memastikan bahwa keluarga di Kalideres ini tidak terlibat sekte, ataupun kelompok ritual manapun.

Setelah serangkaian penyelidikan dilakukan oleh tim penyidik dan penelitian para ahli, Polda Metro Jaya memastikan bahwa tidak ada temuan unsur pidana dalam kasus kematian keluarga di Kalideres. Penyelidikan tersebut pun resmi ditutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan Kasus Keluarga Tewas di Kalideres: Jasad Mengering sampai Penyelidikan Ditutup

Perjalanan Kasus Keluarga Tewas di Kalideres: Jasad Mengering sampai Penyelidikan Ditutup

News | Sabtu, 10 Desember 2022 | 10:27 WIB

Polisi Hentikan Penyelidikan Satu Keluarga Membusuk di Kalideres: Kematian Wajar, Tapi Kondisi Tidak Wajar

Polisi Hentikan Penyelidikan Satu Keluarga Membusuk di Kalideres: Kematian Wajar, Tapi Kondisi Tidak Wajar

| Sabtu, 10 Desember 2022 | 08:32 WIB

5 Fakta Penyebab Kematian Keluarga Kalideres: Bukan Sekte, Spekulasi Liar Terbantahkan

5 Fakta Penyebab Kematian Keluarga Kalideres: Bukan Sekte, Spekulasi Liar Terbantahkan

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 20:04 WIB

Polda Metro Pastikan Tak Ada Unsur Pidana Pada Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres

Polda Metro Pastikan Tak Ada Unsur Pidana Pada Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres

Jakarta | Jum'at, 09 Desember 2022 | 20:02 WIB

Kasus Kalideres, Pakar Psikologi Forensik Beberkan Alasan Mendiang Dian Tidak Kuburkan Sang Ibu

Kasus Kalideres, Pakar Psikologi Forensik Beberkan Alasan Mendiang Dian Tidak Kuburkan Sang Ibu

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 19:30 WIB

Kasus Kalideres Resmi Dihentikan, Polisi Segera Serahkan 4 Jenazah ke Keluarga

Kasus Kalideres Resmi Dihentikan, Polisi Segera Serahkan 4 Jenazah ke Keluarga

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 19:04 WIB

Terkini

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:42 WIB

Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap

Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:29 WIB

Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung

Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:58 WIB

Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini

Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:23 WIB

Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi

Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:05 WIB

Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti

Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:28 WIB

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:18 WIB

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:20 WIB

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:14 WIB