Ngeri! Pengakuan Sri Sultan HB IX Waktu Jadi Wakil Presiden Buat Soeharto: Dia Lebih Kaya dan Feodal

Aulia Hafisa, Fita Nofiana

Minggu, 18 Desember 2022 | 19:59 WIB
Ngeri! Pengakuan Sri Sultan HB IX Waktu Jadi Wakil Presiden Buat Soeharto: Dia Lebih Kaya dan Feodal
Soeharo dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX (kolase)

Suara.com - Sri Sultan Hamengkubuwono IX menjadi satu-satunya sultan yang pernah diangkat menjadi wakil presien.

Mendiang Sri Sultan Hamengkubuwono IX menjadi wakil presiden di era pemerintahan Soeharto pada perioden 1973-1978.

Sebagai raja, Sri Sultan tentu sudah jelas menjalani pemerintahan feodalistik di Yogyakarta. Dia juga menguasai tanah daerah istimewa tersebut sebagai tanah kerajaan.

Kendati demikian, Sri Sultan menyebutkan bahwa rupanya Seoharto jauh lebih berkuasa ketimbang dirinya.

Panda Nababan (YouTube)
Panda Nababan (YouTube)


Pengakuan Sri Sultan Hamengkubowono IX itu diceritakan kembali oleh politikus senior Panda Nababan.

"Sultan Hamengkubowono ini banyak memberitahukan ke saya informasi bagaimana kepemimpinan Soeharto, waktu aku tanya apa sih bedanya Sultan dengan Pak Harto?" ungkap Panda Nababan dalam perbincangannya di kanal YouTube Keadilan TV.

Menurut Sultan Hamengkubuwono IX, ia memiliki tiga perbedaan dengan Soeharto.

"Aku [Sri Sultan] hanya beda tiga hal, pertama dia [Seoharto] punya tabir saya enggak punya tabir," ujar Panda Nababan mengenang pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Panda menyebutkan yang dimaksud tabir adalah kemampuan untuk menampakkan ketikdaksukaan melalui mimik wajah.

baca juga

"Soeharto punya kemampuan menciptakan kesan [tidak suka] ke tamunya, kalau saya [Sri Sultan] enggak," ujar Panda.

"Yang kedua, ternyata dia [Seoharto] lebih kaya dari saya [Sri Sultan], padahal seluruh Jogja tanah Sultan loh," imbuhnya.

Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Sri Sultan Hamengkubuwono IX

Sementara perbedaan ketiga, Sri Sultan menurut Panda menyebutkan bahwa Seoharto lebih feodal ketimbang dirinya yang seorang raja.

"Yang ketiga apa, seharusnya aku feodal aku raja tapi Soeharto lebih feodal," ungkap Panda menirukan cerita Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Sri Sultan Hamengkubuwono IX senidiri menjabat di pemerintahan bukan hanya sebagai wakil presiden. Raja DIY tersebut juga pernah menjadi Menteri Negara pada Kabinet Syahrir (1946-1947) dan Kabinet Hatta (1948-1949).

Kemudian menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada Kabinet Hatta II 1949-1950.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertemu Presiden Jokowi di Istana, Panda Nababan Cuma Disuguhi Jeruk dan Kue Beku: Dia Memang Apa Adanya

Bertemu Presiden Jokowi di Istana, Panda Nababan Cuma Disuguhi Jeruk dan Kue Beku: Dia Memang Apa Adanya

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 17:04 WIB

Gara-gara Nikahan Anak, Senior PDIP Putuskan Hubungan dengan Hary Tanoe

Gara-gara Nikahan Anak, Senior PDIP Putuskan Hubungan dengan Hary Tanoe

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 14:29 WIB

'Apanya yang Mewah Kalau Ini' Senior PDIP Bandingkan Pernikahan Kaesang dengan Anak Hary Tanoe

'Apanya yang Mewah Kalau Ini' Senior PDIP Bandingkan Pernikahan Kaesang dengan Anak Hary Tanoe

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 13:59 WIB

Terkini

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

Jawa Tengah | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:19 WIB

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:05 WIB

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:02 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Bekaci | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:57 WIB

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:56 WIB

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:55 WIB

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

Surakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:54 WIB

×