Kronologi Tetangga Tutup Akses Rumah Lansia dengan Tembok di Tulungagung, Sekeluarga Tak Bisa Keluar

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 20 Desember 2022 | 15:32 WIB
Kronologi Tetangga Tutup Akses Rumah Lansia dengan Tembok di Tulungagung, Sekeluarga Tak Bisa Keluar
Ilustrasi warga tutup akses rumah pakai tembok. [ANTARA/Yogi Rachman]

Suara.com - Aksi penutupan jalan dilakukan seorang warga terjadi di Desa Beji, Kecamatan Boyolangu. Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Akibatnya, satu keluarga yang menjadi tetangganya terjebak dan tidak bisa keluar dari rumahnya.

Adapun warga desa yang membangun tembok itu bernama Riyanto. Ia nekat menutup satu-satunya akses jalan di dekat rumahnya dengan tembok setinggi 2,5 meter.

Tembok itu lantas menutup akses jalan dua rumah yang ada di baliknya. Alhasil empat orang, termasuk dua lansia, terjebak di dalam rumah dan tidak bisa keluar.

Usut punya usut, pembangunan tembok yang menutupi akses jalan itu sengaja dilakukan oleh Riyanto. Aksinya dipicu sakit hati akibat perseteruan dirinya dengan tetangga lansianya yang bernama Hariyono.

Awal mula konflik

Perseteruan itu awalnya bermula saat keluarga Haryono mengklaim kalau akses jalan yang ada di dekat rumah Riyanto adalah miliknya. Konflik makin memanas tatkala Haryono menuduh Riyanto telah merebut dan menyerobot tanah miliknya.

Riyanto pun mengaku dicaci maki oleh Haryono sehingga membuatnya sakit hati. Karena sudah tidak kuat mendapatkan kata-kata kasar, Riyanto memutuskan beraksi.

Emosinya pun memuncak. Ia merasa harga dirinya telah diinjak-injak oleh tetangganya itu. Pada Senin pagi, Riyanto memutuskan untuk membangun tembok setinggi 2,5 meter dan memutus akses jalan rumah Haryono.

Akibatnya, empat orang dalam dua rumah terjebak karena Riyanto menutup satu-satunya akses jalan menuju rumahnya.

baca juga

Empat orang tersebut adalah Haryono  (80 tahun), Asmunah (62 tahun), Bagus, anak Haryono (30 tahun) dan cucu Haryono yang bernama Maya (19 tahun).

Menurut informasi dari warga sekitar, konflik antara kedua keluarga itu juga dipicu ketika keluarga Haryono memasang atap di mulut gang, untuk berjualan soto babat.

Akibat tindakannya itu, Riyanto dan sejumlah lainnya kesal, karena pembeli soto tersebut kerap duduk di mulut gang sehingga membuat warga yang melintas tak nyaman.

Sengkarut status tanah

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Desa Beji, Khoirudin sampai turun hingga ke lokasi. Menurut dia, konflik tersebut dilatari masalah status tanah.

Haryono mengaku kalau tanah yang dijadikan jalan menuju rumahnya adalah milik ia dan keluarganya. Ia beralasan, tanah itu pernah dibeli olehnya namun tak pernah ada bukti akta jual beli.

Sementara Riyanto bisa menunjukkan bukti sertifikat hak milik yang menunjukkan kalau tanah yang ada di samping rumahnya itu adalah miliknya.

"Karena jalan itu dianggap bagian dari miliknya, Pak Riyanto lalu memasang tembok," tutur Khoirudin.

Konflik sudah berlangsung lama

Khoirudin menambahkan, konflik soal tanah antara keluarga Riyanto dan Haryonoi sudah terjadi cukup lama. Bahkan ia mengaku telah lima kali memediasi keluarga Riyanto dan Haryono mengenai tanah tersebut, namun belum membuahkan hasil.

“Pemasangan tembok di jalan ini puncak dari konflik kedua pihak,” tambah Khoirudin.   

Namun setelah aksi penutupan jalan dengan tembok itu, pemerintah desa setempat kembali melakukan upaya mediasi. Dan hasilnya, keluarga Riyanto bersedia membuka sebagian tembok untuk akses jalan dua rumah yang ada di baliknya.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Sumbar Sebut Optimalisasi Fungsi Baznas Bisa Tekan Angka Kemiskinan

Gubernur Sumbar Sebut Optimalisasi Fungsi Baznas Bisa Tekan Angka Kemiskinan

Sumbar | Selasa, 20 Desember 2022 | 11:16 WIB

Kronologi Nikita Mirzani Ngamuk di Persidangan, Lempar Mic dan Berkas

Kronologi Nikita Mirzani Ngamuk di Persidangan, Lempar Mic dan Berkas

Purwokerto | Senin, 19 Desember 2022 | 19:43 WIB

Perbedaan Gejala Alzheimer dan Demensia, Rentan Dialami oleh Lansia

Perbedaan Gejala Alzheimer dan Demensia, Rentan Dialami oleh Lansia

Your Say | Senin, 19 Desember 2022 | 13:35 WIB

40 Saksi Diperiksa Kasus Perampokan Wali Kota Blitar Santoso, Termasuk Orang Dekat Korban

40 Saksi Diperiksa Kasus Perampokan Wali Kota Blitar Santoso, Termasuk Orang Dekat Korban

Jatim | Senin, 19 Desember 2022 | 09:43 WIB

Cukup Pakai KTP untuk Cek Bansos PKH Lansia Tahap 4 Cair Rp600.000 Desember 2022 di Link Ini

Cukup Pakai KTP untuk Cek Bansos PKH Lansia Tahap 4 Cair Rp600.000 Desember 2022 di Link Ini

Cianjur | Minggu, 18 Desember 2022 | 15:05 WIB

Kronologi Denise Chariesta Keguguran, Seharusnya Saya Tidak Sendirian Lagi Sekarang

Kronologi Denise Chariesta Keguguran, Seharusnya Saya Tidak Sendirian Lagi Sekarang

Denpasar | Minggu, 18 Desember 2022 | 11:11 WIB

Terkini

Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak

Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:43 WIB

Pengusutan Kasus Korupsi ATR/BPN, KPK Telisik SDM Summarecon Agung

Pengusutan Kasus Korupsi ATR/BPN, KPK Telisik SDM Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 12:42 WIB

Profil Ahrie Sonta Tersangka Penyadapan: Orang Kepercayaan Listyo Sigit, Pernah Jadi Ajudan Prabowo

Profil Ahrie Sonta Tersangka Penyadapan: Orang Kepercayaan Listyo Sigit, Pernah Jadi Ajudan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:37 WIB

KONI Jabar Evaluasi Pembinaan Atlet Lewat Porprov XV 2026, Bidik PON 2028

KONI Jabar Evaluasi Pembinaan Atlet Lewat Porprov XV 2026, Bidik PON 2028

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 12:36 WIB

Jokowi Bakal Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan di PN Jaktim Besok

Jokowi Bakal Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan di PN Jaktim Besok

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:32 WIB

Kasatgas Tito Kunjungi Pidie Jaya, Tinjau Tanggul Terdampak Banjir Susulan

Kasatgas Tito Kunjungi Pidie Jaya, Tinjau Tanggul Terdampak Banjir Susulan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:32 WIB

Bendungan Karian Menyusut, Pasokan Air Irigasi di Banten Dipastikan Aman

Bendungan Karian Menyusut, Pasokan Air Irigasi di Banten Dipastikan Aman

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 12:31 WIB

Review A Love Other Than Yours: Pahitnya Realita Hubungan Jangka Panjang

Review A Love Other Than Yours: Pahitnya Realita Hubungan Jangka Panjang

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 12:30 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer Lokal Pengunci Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai Rp16 Ribuan

3 Rekomendasi Moisturizer Lokal Pengunci Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai Rp16 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:28 WIB

Suahasil Tambah Anggaran Subsidi dan Kompensasi Energi Jadi Rp 500 T Imbas Kenaikan Harga Minyak

Suahasil Tambah Anggaran Subsidi dan Kompensasi Energi Jadi Rp 500 T Imbas Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:26 WIB

×