Berhembus Reshuffle Mendesak, PKB Bongkar Alasannya: Kalau Psikologis Presiden Terganggu, Pasti Dirombak

Sabtu, 24 Desember 2022 | 18:19 WIB
Berhembus Reshuffle Mendesak, PKB Bongkar Alasannya: Kalau Psikologis Presiden Terganggu, Pasti Dirombak
Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa Indonesia akan menghentikan ekspor bijih bauksit mulai Juni 2023 untuk medorong industri pengolahan dalam negeri di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (21/12/2022). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Wasekjen DPP PKB, Syaiful Huda merespon isu yang tengah berhembus soal perombakan kabinet Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin. Dia membongkar alasan reshuffle mendesak itu.

Menurutnya, perombakan kabinet menjadi mendesak dilakukan jika Presiden merasa terganggu dengan pembantunya.

"Kalau presiden terganggu psikologisnya dengan seorang pembantu, di-resign pasti," kata Huda dikutip dari Wartaekonomi.co.id--jaringan Suara.com pada Sabtu, (24/12/2022).

Jika perombakan kabinet memang mendesak bagi Presiden Jokowi, hal itu tentu dianggap sebagai sesuatu yang subjektif.

"Hari ini dia dilantik besok dipecat biasa. Karena jabatan politik. Terlebih pembantu presiden," tuturnya.

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana menyaksikan langsung laga Timnas Indonesia Vs Kamboja pada turnamen Piala AFF di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Jumat (23/12/2022). [Muchlis Jr (2) - Biro Pers Sekretariat Presiden]
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana menyaksikan langsung laga Timnas Indonesia Vs Kamboja pada turnamen Piala AFF di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Jumat (23/12/2022). [Muchlis Jr (2) - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Untuk itu, kata dia, jika ditanya apakah ada hal yang mendesak untuk dilakukan reshuffle, jawabannya tergantung subjektivitas Jokowi.

"Jadi kalo ditanya nggak ada urgensinya, sebentar lagi pemilu, urgensinya ya urgen kapanpun, subjektif," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait perombakan kabinet atau reshuffle. Ia tidak menutupi adanya kemungkinan bakal kembali rombak Kabinet Indonesia Maju.

"Mungkin," kata Jokowi di Bendungan Sukamahi, Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/12/2022).

Baca Juga: Sempat Dirumorkan Meninggal, Ini Kondisi Terbaru Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno

"Ya, nanti," ungkapnya.

Menurut hasil survei Charta Politika, sebanyak 61,8 persen responden menyetujui apabila Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan reshuffle di Kabinet Indonesia Maju.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya sempat heran karena meskipun kepuasan masyarakat terhadap kinerja menteri tinggi, namun mereka menginginkan adanya reshuffle.

"Ini yang menurut saya menjadi catatan dan tidak mengherankan kalau kemudian kita tanyakan terkait dengan persetujuan tentang adanya reshuffle walaupun kebanyakan responden kita menyatakan lebih banyak puas tapi mereka juga setuju ketika ditanyakan terkait rencana ada reshuffle ada angka 61,8 persen menyatakan setuju," kata Yunarto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI