Sejarah Gereja Katedral Bogor yang Didatangi Jokowi saat Natal

Farah Nabilla

Rabu, 28 Desember 2022 | 11:07 WIB
Sejarah Gereja Katedral Bogor yang Didatangi Jokowi saat Natal
Presiden Jokowi menyampaikan pesan di Hari Natal saat berkunjuk ke sejumlah gereja di Bogor. (Ist)

Suara.com - Gereja Katedral Bogor menerima sorotan usai Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi pelaksanaan ibadah natal di sana, pada Minggu (25/12/2022). Kedatangannya pun disambut baik oleh para jemaah gereja.

Bangunannya yang terlihat unik membuat Gereja Katedral Bogor menarik untuk diulik. Tak terkecuali sejarahnya yang bisa diketahui selengkapnya melalui informasi di bawah ini.

Sejarah Gereja Katedral Bogor

Gereja Katedral dibangun sejak tahun 1896 dan telah menyimpan sejarah panjang. Pembangunannya juga menjadi saksi adanya toleransi di Kota Bogor yang berlangsung sejak pemerintahan Hindia-Belanda.

Melansir laman resmi BMV Katedral Bogor, sejarah gereja ini berawal pada 1881. Saat itu seorang tokoh agama Katolik dari Belanda yang tinggal di Kota Bogor, AC Claessens, membeli lahan yang berukuran cukup luas untuk rumah peristirahatan.

Tanah tersebut ia beli di Bantammerweg atau yang dikenal dengan Jalan Kapten Muslihat. Usai dibangun, rumah itu juga dijadikan tempat pelaksanaan misa bagi umat Katolik dan Kristen dari Batavia yang sedang berkunjung ke Bogor.

Maknanya, rumah ibadah yang dibangun AC Claessens tidak hanya untuk umat Katolik saja. Para pedagang Cina yang sedang dalam perjalanan pun diizinkan kesana. Begitu pun dengan warga pribumi yang mayoritas beragama Islam.

Pada tahun 1886, keponakan dari AC Claessens yang juga seorang Pastor, MYD Claessens membangun panti asuhan. Saat itu, bangunannya baru bisa menampung enam anak yang di antaranya juga ada warga pribumi.

Selang satu tahun, bisnis dari pastor MYD Claessens akhirnya dikembangkan menjadi Yayasan Vincentius. Kemudian, pada 1888, tempat itu menerima pengakuan dari Pemerintah Hindia-Belanda.

Delapan tahun setelahnya pada 1896, MYD Claessens mendirikan sebuah bangunan megah. Tempat ini terletak di atas rumah peristirahatan dan panti asuhan yang sebelumnya dibangun oleh ia dan pamannya.

Nah, tempat inilah yang hingga saat ini dikenal dengan nama Gereja Katedral Bogor. Meski sudah berusia ratusan tahun, keaslian desain arsitektur dari gereja tersebut masih tetap terjaga.

Banyak Spot Menarik

Gereja Katedral Bogor memiliki ciri khas arsitektur bergaya Neo-Gothic yang populer di masa abad ke-19 di Eropa. Hal ini masih terlihat jelas pada bangunan dan bruderannya. Adapun letaknya berada dalam kompleks.

Di dalamnya terdiri dari beberapa bangunan, seperti sekolah seminari dan bruderan. Kemudian, ada pula sebuah menara yang merupakan bagian paling tinggi dari Gereja Katedral Bogor. Sejumlah pilar membuat suasana di sana seperti berada di Eropa zaman dulu.

Ditambah, adanya patung wanita yang sedang menggendong anak kecil diletakkan tepat di atas pintunya. Patung ini melambangkan Santa Perawan Maria sehingga tempat ibadah itu juga dikenal dengan nama Gereja Santa Perawan Maria.

Lanjut ke puncak gereja, sebetulnya terdapat sebuah patung ayam, yang juga ada di Gereja Zebaoth Bogor. Patung ini merupakan ciri khas Eropa di masa itu. Namun, Katedral Bogor tidak pernah disebut sebagai gereja ayam seperti Gereja Zebaoth.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Ajundan Wapres Boediono Jadi KSAL

Mantan Ajundan Wapres Boediono Jadi KSAL

| Rabu, 28 Desember 2022 | 10:38 WIB

Jokowi Larang Jual Rokok Eceran, Gara-Gara ini Pelarangan Tersebut Berlaku

Jokowi Larang Jual Rokok Eceran, Gara-Gara ini Pelarangan Tersebut Berlaku

| Rabu, 28 Desember 2022 | 11:02 WIB

Kontroversi Jokowi Datangi Gereja saat Natal, Dikecam Tidak Elok

Kontroversi Jokowi Datangi Gereja saat Natal, Dikecam Tidak Elok

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 10:51 WIB

Soal Isu PPKM Dicabut Tahun Depan, Jokowi Pastikan Masih Tunggu Kajian

Soal Isu PPKM Dicabut Tahun Depan, Jokowi Pastikan Masih Tunggu Kajian

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 10:51 WIB

KNPK: Kebijakan Larangan Jual Rokok Secara Ketengan Perburuk Citra Jokowi

KNPK: Kebijakan Larangan Jual Rokok Secara Ketengan Perburuk Citra Jokowi

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2022 | 10:51 WIB

Sosok Ini Temui Presiden Jokowi di Tengah Isu Reshuffle Menteri NasDem, Bahas Apa?

Sosok Ini Temui Presiden Jokowi di Tengah Isu Reshuffle Menteri NasDem, Bahas Apa?

| Rabu, 28 Desember 2022 | 10:37 WIB

Waduh, Pedagang Omsetnya Bisa Anjlok Akibat Larangan Beli Rokok Ketengan

Waduh, Pedagang Omsetnya Bisa Anjlok Akibat Larangan Beli Rokok Ketengan

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2022 | 10:48 WIB

Isu Perindo Dapat Jatah Menteri, Analis: PSI Dan PBB Bisa Ngamuk

Isu Perindo Dapat Jatah Menteri, Analis: PSI Dan PBB Bisa Ngamuk

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 10:30 WIB

Ramal Capres Tak Jauh dari Survei, Jokowi Cuma Tertawa Saat Ditanya Soal Ganjar: Tapi Saya Berharap..

Ramal Capres Tak Jauh dari Survei, Jokowi Cuma Tertawa Saat Ditanya Soal Ganjar: Tapi Saya Berharap..

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 10:21 WIB

Terkini

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:34 WIB

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi di Arab Saudi

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi di Arab Saudi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:31 WIB

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:27 WIB

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:20 WIB

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:55 WIB

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:17 WIB

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB