Jokowi Salah Langkah? Ahli Kebijakan Publik Sebut Perppu Cipta Kerja Jadi 'Bonus' untuk Anies Baswedan

Farah Nabilla, Elvariza Opita

Sabtu, 07 Januari 2023 | 18:00 WIB
Jokowi Salah Langkah? Ahli Kebijakan Publik Sebut Perppu Cipta Kerja Jadi 'Bonus' untuk Anies Baswedan
Presiden Jokowi saat didampingi Gubernur DKI Anies Baswedan meninjau sirkuit Formula E di Ancol. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja bak menjadi hadiah mengejutkan untuk pergantian tahun 2022 ke 2023.

Pro dan kontra mengiringi penerbitan Perppu ini. Bahkan eks Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie mengungkap celah Presiden Joko Widodo bisa dimakzulkan akibat perkara ini.

Namun ancaman pemakzulan Jokowi sepertinya bukan satu-satunya hal merugikan yang mesti dihadapi. Menurut analisis pakar kebijakan publik Chazali H Situmorang, penerbitan Perppu Cipta Kerja juga berbalik menjadi "bonus" untuk lawan politik Jokowi, yakni eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebagai gambaran, Anies sudah dideklarasikan menjadi bakal calon presiden 2024 oleh Partai NasDem. Deklarasi ini seketika menyita perhatian publik, apalagi Anies kerap dinilai sebagai antitesis Jokowi.

Ahli kebijakan publik Chazali H Situmorang. (YouTube/Jurnal Politik TV)
Ahli kebijakan publik Chazali H Situmorang. (YouTube/Jurnal Politik TV)

Lewat diskusinya bersama Hadhy Priyono di kanal YouTube Jurnal Politik TV, ahli kebijakan publik dari Universitas Nasional itu membeberkan alasannya menyebut Perppu Cipta Kerja dapat menguntungkan Anies.

"Kebijakan-kebijakan publik yang dilakukan pemerintah saat ini, yang jauh dari keadilan sosial yang dirasakan masyarakat, ini adalah sebetulnya, 'bonus' bagi Anies. Bonus. Kalau saya mengatakan istilahnya bonus," tutur Chazali, dikutip pada Sabtu (7/1/2023).

"Karena dengan peraturan pemerintah ini memberikan ruang Anies untuk melakukan perubahan semakin besar. Isu yang diangkat itu bisa semakin besar, semakin banyak," sambungnya.

Chazali bahkan membocorkan sejumlah isu yang bisa diangkat Anies untuk memuluskan rencana pencapresannya di tahun 2024 mendatang.

"Dia bisa angkat aspek buruh. Dia bisa angkat nih, buruh yang terjebak dengan Perppu ini, dia bisa janjikan akan melakukan perubahan," terang Chazali.

baca juga

Chazali menilai pemerintah telah melakukan kesalahan besar dengan nekat menerbitkan Perppu Cipta Kerja. Bahkan tujuan utama penerbitan Perppu Cipta Kerja, yakni menggaet investor, juga dinilai akan gagal total lantaran banyak norma ketenagakerjaan yang dilanggar.

Demo buruh tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di gedung DPR RI, Jumat (14/1/2022). (Suara.com/Bagaskara)
Demo buruh tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di gedung DPR RI, Jumat (14/1/2022). (Suara.com/Bagaskara)

"Saat nanti Pemilu, arah berubah, bisa remuk juga ini investor yang melakukan upaya-upaya yang sifatnya melanggar norma-norma yang ada. Saya yakin nggak tertarik investor kalau begini. Ribut lagi buruh, kan? Sudah ancam-ancam lagi mau turun, kan?" kata Chazali.

Ketimbang menciptakan regulasi yang membuat geram publik, Chazali menilai semestinya pemerintahan Jokowi mementingkan aspek keadilan sosial. Bila isu ini yang gencar dikerjakan pemerintahan Jokowi, maka akan semakin sulit lawan politiknya mencari celah merebut hati masyarakat.

"Tapi kan ini enggak, maka ini menjadi 'bonus' bagi Anies. Jadi modal politik (untuk Anies)," ungkap Chazali.

"Maka PKS sama Demokrat, nggak usah ragu-ragu lagi. Kalau dapat 20 persen, selesai, masuk gelanggang. Yang penting sekarang bagaimana Anies ini masuk gelanggang. Sekarang kan masih di luar gelanggang dia, masih ramai orang-orang (mempertanyakan), 'Jadi nggak? Jadi nggak?'" tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Boleh Tapi Tak Setuju' Gibran Jadi Orang Paling Keras Menenatang Jokowi Jadi Gubernur Jakarta, Alasannya..

'Boleh Tapi Tak Setuju' Gibran Jadi Orang Paling Keras Menenatang Jokowi Jadi Gubernur Jakarta, Alasannya..

News | Sabtu, 07 Januari 2023 | 12:28 WIB

Benarkah Perppu Cipta Kerja Hapus Libur 2 Hari dan Cuti Hamil? Ini Penjelasannya

Benarkah Perppu Cipta Kerja Hapus Libur 2 Hari dan Cuti Hamil? Ini Penjelasannya

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2023 | 15:29 WIB

Klaim Bela Nasib Buruh, Kemenaker Sebut Perppu Cipta Kerja Batasi Karyawan Outsorching di Perusahaan

Klaim Bela Nasib Buruh, Kemenaker Sebut Perppu Cipta Kerja Batasi Karyawan Outsorching di Perusahaan

News | Jum'at, 06 Januari 2023 | 14:13 WIB

Ketua MK Anwar Usman Diminta Tak Ikut Terlibat dalam Sidang Gugatan Perppu Cipta Kerja

Ketua MK Anwar Usman Diminta Tak Ikut Terlibat dalam Sidang Gugatan Perppu Cipta Kerja

News | Jum'at, 06 Januari 2023 | 13:46 WIB

Perppu Cipta Kerja Sebut Pekerja yang Menikah dengan Rekan Sekantor Tak Boleh Dipecat

Perppu Cipta Kerja Sebut Pekerja yang Menikah dengan Rekan Sekantor Tak Boleh Dipecat

Video | Jum'at, 06 Januari 2023 | 11:15 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×