3 Orang Sekeluarga Tewas Keracunan Di Bekasi, Keberadaan Suami Korban Jadi Misteri

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 15 Januari 2023 | 08:24 WIB
3 Orang Sekeluarga Tewas Keracunan Di Bekasi, Keberadaan Suami Korban Jadi Misteri
Petugas selesai melakukan olah TKP di rumah kontrakan Jalan Ciketing Udik Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, lokasi penemuan satu keluarga tak sadarkan diri diduga keracunan. (Suara.com/Danan Arya)

Suara.com - Lima orang sekeluarga terkapar akibat diduga keracunan di daerah Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa barat. Belakangan korban tewas yang mulanya dua orang, kini bertambah jadi tiga.

Ketiga korban keracunan di Bekasi itu sudah diautopsi dan diserahkan ke keluarga lalu dibawa ke Cianjur.

Hal itu sebagaimana dikatakan Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki pada Sabtu (14/1/2023).

Korban meninggal itu masing-masing adalah AM, RA dan MR. Sementara dua korban lainnya yakni MDS dan NR masih dirawat di RSUD Bantargebang.

Terkait kondisi korban MDS dan NR, Kapolres mengatakan, kondisi keduanya berangsur membaik. NS sudah dipindah ke ruang perawatan inap. Sementara MDS masih berada di ruang ICU rumah sakit.

"Yang di ICU (korban MDS) tinggal menggunakan selang melalui hidung, tidak melalui mulut dan sudah bisa berbicara," ujar Kapolres.

Polisi Periksa Mantan SUmai Korban

Polisi juga mengungkapkan, pihak yang menerima jenazah ketiga korban adalah seorang pria berinisial DD. Ia diketahui merupakan mantan suami dari korban AM (korban meninggal dunia). DD adalah aya kandung dari dua korban tewas yakni RA dan MR.

Selain itu, DD juga telah diperiksa oleh polisi sebagai saksi. Di mana total ada tujuh saksi yang diperiksa termasuk DD. Hingga kini, polisi masih terus berupaya mengungkap dan menyelidiki apakah unsur pidana atau tidak dalam kasus ini.

Keberadaan Suami Korban Jadi Misteri

Sementara itu, polisi juga tengah mencari keberadaan suami AM. Diketahui, setelah berpisah dengan DD, AM memiliki suami, artinya AM menikah dua kali.

Kombes Hengki mengatakan, saat menikah dengan suami pertama, AM dikaruniai dua putra, yakni RA dan MR yang juga menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa itu.

AM kemudian menikah kembali dengan suami kedua dan memiliki seorang anak berinisial NA (5) yang masih menjalani perawatan di RSUD Bantargebang.

Kata Hengki, saat peristiwa nahas tersebut terjadi, suami kedua AM tidak berada di lokasi kejadian.

"Suami korban saat kejadian tidak ada di rumah berdasarkan keterangan saksi-saksi," ujar Kapolres Hengki.

Oleh karena itu, polisi sedang mencari keberadaan suami korban untuk diminta keterangannya.

"Kita akan lakukan pemanggilan, kita akan cari karena sampai sekarang Bareskrim belum ada data keberadaan yang bersangkutan ada dimana," imbuh Hengki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Kasus Sekeluarga di Bekasi Tak Sadarkan Diri: Sempat Ucap Pamit ke Tetangga, Si Bungsu Mulai Membaik

5 Fakta Kasus Sekeluarga di Bekasi Tak Sadarkan Diri: Sempat Ucap Pamit ke Tetangga, Si Bungsu Mulai Membaik

Bekaci | Sabtu, 14 Januari 2023 | 22:35 WIB

Update Kasus Sekeluarga di Bekasi Tak Sadarkan Diri, Ibu dan Dua Anaknya Meninggal Dunia

Update Kasus Sekeluarga di Bekasi Tak Sadarkan Diri, Ibu dan Dua Anaknya Meninggal Dunia

Bekaci | Sabtu, 14 Januari 2023 | 21:59 WIB

2024 Indonesia Bakal Jadi Pasar Terbesar Kendaraan Listrik, Investasi Sudah Mulai Tahun Ini

2024 Indonesia Bakal Jadi Pasar Terbesar Kendaraan Listrik, Investasi Sudah Mulai Tahun Ini

| Sabtu, 14 Januari 2023 | 20:27 WIB

11 Gejala Awal Keracunan Makanan, Waspadai Sedini Mungkin Ciri-cirinya!

11 Gejala Awal Keracunan Makanan, Waspadai Sedini Mungkin Ciri-cirinya!

News | Sabtu, 14 Januari 2023 | 17:16 WIB

Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia, Polisi Bawa 12 Sampel Makanan dari TKP Kasus Keracunan di Bekasi

Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia, Polisi Bawa 12 Sampel Makanan dari TKP Kasus Keracunan di Bekasi

News | Sabtu, 14 Januari 2023 | 15:17 WIB

Fakta-fakta Baru Kasus Mutilasi Angela, Motif Ecky Bukan Soal Asmara?

Fakta-fakta Baru Kasus Mutilasi Angela, Motif Ecky Bukan Soal Asmara?

News | Sabtu, 14 Januari 2023 | 13:57 WIB

Tak Mau Sia-sia, Klub Putra Siregar FC Bekasi City Akan Terus Berusaha Agar Liga 2 Tetap Jalan

Tak Mau Sia-sia, Klub Putra Siregar FC Bekasi City Akan Terus Berusaha Agar Liga 2 Tetap Jalan

Bola | Jum'at, 13 Januari 2023 | 22:07 WIB

Terkini

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:39 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB