NasDem Sibuk Temui Koalisi Lain, Nasib Anies di Ujung Tanduk: Bye Nyapres 2024?

Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 29 Januari 2023 | 07:28 WIB
NasDem Sibuk Temui Koalisi Lain, Nasib Anies di Ujung Tanduk: Bye Nyapres 2024?
Ilustrasi Anies Baswedan. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memang resmi diusung Partai NasDem sebagai calon presiden atau capres 2024. Namun, dukungan itu kembali dipertanyakan setelah NasDem tampak 'sibuk' menemui koalisi lain, yakni koalisi Gerindra dan PKB.

Menurut pengamat politik sekaligus Direktur IndoBarometer, Muhammad Qodari, kunjungan NasDem ke Sekber Gerindra-PKB merupakan bagian dari dinamika politik yang memang belum selesai.

Qodari menilai bahwa pertemuan NasDem dengan koalisi yang dibentuk Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar itu merupakan skenario mencari alternatif lain. Ini karena pencalonan Anies sebagai capres 2024 oleh NasDem masih belum menemukan kesepatakan dengan Demokrat dan PKS.

Pasalnya, Partai Demokrat dinilai cenderung menginginkan ketua umum mereka, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies. Begitu pula dengan PKS yang menginginkan tokoh mereka, Ahmad Heryawan (AHY) sebagai cawapres Anies.

"Kita tahu posisi Nasdem kan mencalonkan Anies sebagai calon presiden, nah komunikasi politik yang selama ini terjadi antara Nasdem adalah dengan partai Demokrat dan PKS," jelas Qodari kepada wartawan, Jumat (27/1/2023).

"Di sini rupanya menjadi sumber kerumitan tersendiri, karena Demokrat ingin AHY jadi wakilnya Anies Baswedan, sementara PKS ingin Ahmad Heryawan," sambungnya.

Situasi NasDem berbeda dengan Partai Gerindra yang sedari awal sudah menyatakan akan mendukung Prabowo Subianto sebagai capres 2024. Karena itu, tak ada titik terangnya di Koalisi Perubahan dinilai membuat NasDem khawatir dengan masa depan keputusan mereka mencalonkan Anies.

Anies sendiri, lanjut Qodari, memang sejak awal sudah berkomunikasi intens dengan Partai Demokrat dan PKS. Mulai dari kunjungan ke petinggi Demokrat hingga PKS.

Namun, seperti diketahui, Koalisi Perubahan baru bisa mengajukan calon presiden apabila memenuhi persyaratan undang-undang presidential threshold 20 %, yakni bila tiga partai politik bersepakat. Namun faktanya ketiga parpol itu masih belum kompak menemukan kesepakatan.

baca juga

"Jadi ya dalam situasi pertemuan Nasdem dengan Gerindra itu, saya melihat Nasdem ingin membuka kemungkinan-kemungkinan yang lain ya," tambah Qodari.

Qodari lantas mengungkap skenario Nasdem masuk dalam Koalisi Gondangdia. Jika Koalisi Perubahan tak kunjung bersatu dan terwujud, maka Nasdem harus memiliki opsi yang lain untuk bisa berpartisipasi dalam proses politik yang ada. Begitu pula dengan Demokrat dan PKS, yang kursi keduanya tidak jauh berbeda.

Pertanyaannya, kata Qodari, kenapa Nasdem harus ke koalisi Gerindra dan PKB, alih-alih Demokrat-PKS?

"Saya melihat karena koalisi yang masih memungkinkan dibangun pada hari ini Koalisi Gondangdia, antara Gerindra dan PKB, karena baru dia partai politik. Sedangkan di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) juga sudah penuh," tegas Qodari.

"Di KIB bisa dikatakan itu sudah sudah penuh, ada Golkar ada PPP ada PAN. Dan kalau bergabung disana, posisi Nasdem tidak akan signifikan. Jadi Nasdem kalau masuk ke sana itu menjadi penggembira," tandasnya.

Disclaimer:

Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surya Paloh Sumringah Akhirnya Ketemu Jokowi, Wasekjen NasDem: Senyumnya Lebih Lebar

Surya Paloh Sumringah Akhirnya Ketemu Jokowi, Wasekjen NasDem: Senyumnya Lebih Lebar

Metro | Minggu, 29 Januari 2023 | 07:22 WIB

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Hadiri Pernikahan Kiky Saputri, Susi Pudjiastuti Pilih Ke Laut Aja!

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Hadiri Pernikahan Kiky Saputri, Susi Pudjiastuti Pilih Ke Laut Aja!

Metro | Minggu, 29 Januari 2023 | 07:14 WIB

Sempat Viral Cemberut, Video Anies Sumringah Salaman dengan Warga Dinilai Pura-pura Merakyat: Kamera Lagi On

Sempat Viral Cemberut, Video Anies Sumringah Salaman dengan Warga Dinilai Pura-pura Merakyat: Kamera Lagi On

Metro | Minggu, 29 Januari 2023 | 06:38 WIB

Sudah Siapkan Materi, Ganjar Pranowo Kecewa Tak Bisa Roasting Kiky Saputri di Pernikahannya

Sudah Siapkan Materi, Ganjar Pranowo Kecewa Tak Bisa Roasting Kiky Saputri di Pernikahannya

News | Minggu, 29 Januari 2023 | 04:50 WIB

Bus Pemain Persis Solo Ditimpuk, Gibran Colek Kapolri dan Erick Thohir hingga Singgung Hukuman untuk Arema Malang

Bus Pemain Persis Solo Ditimpuk, Gibran Colek Kapolri dan Erick Thohir hingga Singgung Hukuman untuk Arema Malang

Depok | Sabtu, 28 Januari 2023 | 21:37 WIB

Demokrat dan Nasdem Mulai tak Searah, Koalisi Perubahan Dianggap hanya Wacana

Demokrat dan Nasdem Mulai tak Searah, Koalisi Perubahan Dianggap hanya Wacana

Sumatera | Sabtu, 28 Januari 2023 | 21:31 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×