Konflik Kepentingan Jadi Benih Korupsi, Faisal Basri Sebut Sejumlah Menteri dan Legislator jadi Pengurus Kadin

Chandra Iswinarno | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 31 Januari 2023 | 21:59 WIB
Konflik Kepentingan Jadi Benih Korupsi, Faisal Basri Sebut Sejumlah Menteri dan Legislator jadi Pengurus Kadin
Ekonom Senior UI Faisal Basri. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Ekonom Senior Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri menyoroti petinggi DPR dan pejabat kementerian yang menduduki posisi strategis di asosiasi pengusaha seperti Kamar Dagang Indonesia (Kadin).

Menurutnya hal itu bukan lagi didefinisikan sebagai konflik kepentingan, melainkan kelindan kekuasaan yang dikategorikannya sebagai benih-benih suburnya korupsi.

"Ini benturan kepentingan (conflict of interest) yang saya katakan tadi sudah basi sebetulnya definisinya. Nah ini coba, pengurus teras Kadin Indonesia diisi pejabat eksekutif dan legislatif," ujarnya saat menjadi pembicara pada peluncuran Indeks Persepsi Korupsi yang digelar Transparency International Indonesia (TII) di Jakarta Pusat, Selasa (31/1/2023).

Dia lantas menyoroti Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo yang menjabat di Kadin sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Badan Usaha Milik Negara.

"Ada wakil menteri BUMN merangkap wakil ketua umum Kadin. Di dunia enggak ada, di neraka juga nggak ada (yang kayak gini) sedemikian parahnya ," tegasnya.

Selain Kartika, juga terdapat sejumlah pejabat eksekutif dan legislatif yang menjadi petinggi di Kadin di antaranya seorang Staf Khusus Menteri Investasi/Kepala BKPM, dan Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet yang menjabat sebagai Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum dan Pertahanan.

"Kan itu sudah berkelindan," katanya.

Kemudian menurutnya terdapat juga Staf Khusus Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menempati jabatan di Kadin.

"Staf Khusus Menko Perekonomian diisi oleh sejumlah pengruus teras Kadin. Jadi Kadin itu diborong, ditaruh di kantor Menko Perekonomian gitu kira-kira," ucap Faisal Basri.

Sementara di asosiasi pengusaha lainnya, dia menyoroti Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang menjabat sebagai Ketua Umum Periklindo (Perkumpulan industri kendaraan listrik Indonesia).

Tak hanya itu, dia menyeret nama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang disebutnya memiliki perusahaan motor listrik.

"Sebentar lagi subsidi diberikan kepada mereka Rp7 juta per mobilnya," ujarnya.

Faisal Basri juga menyinggung Luhut yang meminta pengurangan pajak kurang dari 11 persen pembelian mobil listrik.

"Dan Pak Luhut minta pajak yang 11 persen itu juga diturunkan, aji gile ini. It's to much, ya kalau kata aktivis rezim ini harus ditumbangkan segera, kalau tidak Indonesia tidak selamat," tegasnya.

Skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Ciri-Ciri Negara Korup, Faisal Basri Minta Jokowi Pecat Moeldoko dan Luhut

Ungkap Ciri-Ciri Negara Korup, Faisal Basri Minta Jokowi Pecat Moeldoko dan Luhut

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 20:26 WIB

Faisal Basri Klaim Ada Konflik Kepentingan di Lingkaran Istana Presiden

Faisal Basri Klaim Ada Konflik Kepentingan di Lingkaran Istana Presiden

News | Rabu, 01 Februari 2023 | 13:35 WIB

Faisal Basri Beri Catatan Sektor Industri: Harusnya Investasi Otak

Faisal Basri Beri Catatan Sektor Industri: Harusnya Investasi Otak

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2023 | 05:53 WIB

Terkini

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:28 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:57 WIB

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:52 WIB

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:46 WIB

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:37 WIB

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:36 WIB

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:33 WIB