Jasad keduanya kemudian dimasukkan ke lubang yang telah dipersiapkan sebelumnya. Pagi harinya, Wowon datang ke rumahnya dan menembok galian kuburan itu dengan semen.
5. Wowon Telah Bersama Wiwin Kurang Lebih 14 Tahun
Wowon mengungkapkan ia telah menikah dengan Wiwin selama kurang lebih 14 tahun. Pernikahan tersebut pun dikaruniai dua orang anak bernama Ani Nurlela dan Novi Utari.
6. Dendam Tak Diberi Uang Gaji dan Diselingkuhi
Wiwin yang merupakan tenaga kerja wanita pernah bekerja di Malaysia selama 7 tahun. Wowon pun dendam kepada Wiwin karena tak pernah mengiriminya uang, tetapi justru mengirimkannya kepada sang ibu, Noneng.
Wowon pernah bertanya kepada Wiwin sering mengirim uang ke Noneng atau tidak dan ia menjawab iya. Namun ketika Noneng ditanya, Noneng mengelak menerima uang itu.
Selain itu, Wowon juga menyimpan dendam karena Wiwin menyelingkuhinya dengan lelaki lain sepulangnya dari Malaysia. Hal ini terjadi sebelum keduanya bercerai.
7. Seorang TKW Disuruh Lompat ke Air
Sebelumnya, Siti yang merupakan seorang TKW dan Noneng yakni mertua Wowon disuruh loncat ke laut lepas. Keduanya loncat setelah dijanjikan bertemu Ki banyu di dasar laut.
Siti Fatimah menjadi korban dalam aksi tersebut. Ia tewas dan ditemukan di perairan Bali. Namun, Noneng selamat dan kemudian Noneng dibunuh bersama Wiwin dengan cara dicekik.
8. Ada 7 TKW Jadi Terget Selanjutnya
Jika tidak ditangkap oleh polisi, Wowon mengkau tak akan berhenti menipu para TKW. Bahkan ada 7 korban yang menjadi targetnya yakni Evi, Yanti, Entin, Hamidah, Aslem, Yeni, dan Hana.
9. 2 Kali Mencoba Membunuh TKW Yeni
Yeni merupakan salah satu TKW yang selamat dari maut. Pasalnya, ia nyaris dua kali dibunuh tetapi berhasil menyelamatkan diri. Yeni lari dan melawan solihin dengan cara ditendang.
Yeni yang merupakan istri Dede Solehudin tak mengetahui istrinya akan dibunuh oleh Duloh. Dede Solehudin adalah partner in crime Wowon.