Misteri Keberadaan Pilot Pesawat Susi Air Asal Selandia Baru, Disandera OPM Atau Melarikan Diri?

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 09 Februari 2023 | 08:48 WIB
Misteri Keberadaan Pilot Pesawat Susi Air Asal Selandia Baru, Disandera OPM Atau Melarikan Diri?
ILUSTRASI pesawat Susi Air. [SuaraSulsel.id/AP1]

Suara.com - Tim gabungan TNI-Polri pada Rabu (8/2/2023) berhasil mengevakuasi 15 pekerja atau tukang bangunan yang sempat disandera diancam dibunuh oleh kelompok OPM pimpinan Egianus di Paro, Kabupaten Nduga, Papua.

Komandan Satgas Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani membenarkan, ke-15 tukang yang membangun puskesmas dan rumah petugas-nya di Paro, sudah dievakuasi dan tiba di Timika.

"Mereka baru saja tiba di Timika dan akan langsung diperiksa kesehatannya," kata Kombes Faizal sebagaimana dilansir Antara, Rabu (8/2/2023).

Menurut dia, proses evakuasi dilakukan setelah tim yang dipimpin Kapolres Nduga AKBP Rio Aleksander Penelewan dengan menggunakan helikopter tiba di sekitar lokasi tempat ke-15 orang tukang yang diamankan masyarakat di kawasan itu.

Mereka melarikan diri dan diselamatkan warga ke atas gunung, setelah diancam hendak dibunuh kelompok OPM pimpinan Egianus Kogoya.

"Para pekerja bangunan itu berada di atas gunung dan sempat berkomunikasi karena ada sinyal, sehingga posisinya diketahui dan setelah diamankan langsung dievakuasi ke Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga," kata Kombes Faizal yang juga menjabat Dirkrimum Polda Papua itu.

Ke-15 pekerja bangunan tersebut, yaitu Gregorius Yanwarin, Domianus Wenehen, Thadeus Belyanan, Ical Behuku, Simon Walter, Martinus Yanwarin, Gerardius Ruban, Fransiskus Rendi Ruban, Yogi Parlahutan Siregar, Refalino Walten, Antonius Heatubun, Martinus Heatubun, Andreas Kolatlena, Amatus Ruban dan Walterius Emanuel Heatuban.

Proses evakuasi mengerahkan tiga helikopter milik TNI-Polri.

Bagaimana Nasib Pilot Susi Air?

Sebelumnya, lewat pernyataan tertulis, juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan, aksi pembakaran pesawat Susi Air dan penyanderaan itu dilakukan oleh tim Egianus Kogoya yang merupakan Panglima TPNPB KODAP III Derakma Ndugama.

“Pilotnya kami sudah sandera dan kami sedang bawa keluar,” kata Kogoya dalam keterangannya.

Sosok pilot pesawat Susi Air yang disandera kelompok bersenjata pimpinan Kogoya itu diketahui bernama Captain Phillips Marthen.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Wibowo mengatakan, pilot yang membawa terbang pesawat Susi Air dengan nomor PK-BVY tersebut tercatat sebagai seorang pilot Warga Negara Asing asal Selandia Baru.

Dilansir dari berbagai sumber, Marthen saat ini berusia 37 tahun alias kelahiran tahun 1985. Ia beserta penumpangnya semula dijadwalkan kembali ke Bandara Moses Kilangin, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pukul 07.45 WIT. Namun, hingga saat ini keberadaan Marthen belum diketahui pasca disandera oleh kelompok OPM.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangannya, Rabu kemarin mengatakan, pihaknya akan melakukan sejumlah langkah-langkah untuk segera menemukan pilot pesawat Susi Air.

"Untuk penumpang saat ini semuanya sudah bisa diamankan sudah dievakuasi," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Hotel Sultan.

Kapolri menjelaskan tim Satgas Damai Cartenz saat ini masih bekerja. Pilot pesawat Susi Air yang hilang masih dalam pencarian.

"Kita akan ambil langkah-langkah penyelamatan pilot dari Susi Air yang saat ini sedang dalam pencarian," ucap Sigit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update! Panglima TNI Ungkap Keberadaan Pilot Susi Air Sudah Terdeteksi

Update! Panglima TNI Ungkap Keberadaan Pilot Susi Air Sudah Terdeteksi

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 18:55 WIB

Pesawat Susi Air Dibakar KKB di Nduga Papua, Begini Kronologinya Lengkapnya

Pesawat Susi Air Dibakar KKB di Nduga Papua, Begini Kronologinya Lengkapnya

| Rabu, 08 Februari 2023 | 16:50 WIB

Pangdam Cenderawasih Klaim 15 Tukang Bangunan Berhasil Dievakuasi Usai Disandera TPNPB-OPM

Pangdam Cenderawasih Klaim 15 Tukang Bangunan Berhasil Dievakuasi Usai Disandera TPNPB-OPM

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 15:29 WIB

Keberadaan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens Masih Misteri, Rekan: Dia Ambil Risiko Besar Demi Keluarga

Keberadaan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens Masih Misteri, Rekan: Dia Ambil Risiko Besar Demi Keluarga

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 15:15 WIB

Pilot Susi Air Belum Ditemukan, Tim TNI-Polri Lanjutkan Pencarian di Paro Nduga

Pilot Susi Air Belum Ditemukan, Tim TNI-Polri Lanjutkan Pencarian di Paro Nduga

| Rabu, 08 Februari 2023 | 15:14 WIB

Mengenal Kabupaten Nduga, Lokasi Insiden Pesawat Susi Air yang Dibakar

Mengenal Kabupaten Nduga, Lokasi Insiden Pesawat Susi Air yang Dibakar

| Rabu, 08 Februari 2023 | 15:12 WIB

Bukan Hanya Pilot Susi Air, Ada 15 Tukang Bangunan Diduga Disandera TPNPB-OPM

Bukan Hanya Pilot Susi Air, Ada 15 Tukang Bangunan Diduga Disandera TPNPB-OPM

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 13:07 WIB

Terkini

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:51 WIB

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:36 WIB

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:10 WIB

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:06 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB