Apa Itu Femisida? Komnas Perempuan Sebut Pembunuhan Elisa Termasuk Femisida

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 11 Februari 2023 | 12:30 WIB
Apa Itu Femisida? Komnas Perempuan Sebut Pembunuhan Elisa Termasuk Femisida
Ilustrasi Korban Pembunuhan - Apa Itu Femisida (Unsplash)

Suara.com - Elisa Siti Mulyani (21) menjadi korban pembunuhan mantan pacarnya, Riko Arizka (23) di Pandeglang, Banten dengan menghantamkan kloset bekas. Komnas perempuan menyebut pembunuhan terhadap Elisa ini termasuk femisida

"Kasus pembunuhan terhadap koeban LS (Elisa) tergolong femisida oleh pasangan intim, intimate partner femicide," Ungkap Komisioner Komnas Perempuan Rainy Hutabarat pada, Jumat (10/2/2023). 

Lantas apa itu femisida? Ketahui jawabannya pada ulasan artikel berikut ini. 

Diketahui, Elisa merupakan putri dari seorang wakil ketua umum Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) Kadin Provinsi Banten, bernama Tubagus Hadi Mulyana. Adapun motif dari pembunuhan yang dilakukan mantan kekasihnya menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Shilton, adalah lantaran masalah cinta. 

Pelaku mengaku jika ia merasa sakit hati dengan korban yang sebelumnya sudah menjalin asmara dengannya cukup lama. Elisa sendiri tewas usai ia dihantam oleh mantannya menggunakan kloset bekas. Mereka sebelumnya juga sempat cekcok. Di sisi lain, apa itu femisida yang dipaparkan oleh Komnas Perempuan dalam kasus pembunuhan ini? 

Apa Itu Femisida? 

Melansir dari laman resmi Komnas Perempuan, femisida adalah pembunuhan yang dilakukan terhadap wanita. Pembunuhan dilakukan atas dasar dendam, rasa benci, ketimpangan kuasa, adanya penguasaan, sifat posesif kepuasan sadistik, serta merasa memiliki sehingga pelaku dapat berbuat sesuka hati. 

Perbuatan ini dapat dilakukan oleh pasangan intim korban. Pasangan intim yang dimaksud dalam hal ini menurut Komnas Perempuan bisa suami, pacar, mantan suami ataupun mantan pacar. 

Istilah femisida pertama kali dikenalkan oleh seorang sejarawan Inggris, John Corry, sekitar tahun 1801. Melalui bukunya yang berjudul A Satirical View of London at the Commencement of the Nineteenth Century ia menyebutkan bahwa  pembunuhan terhadap wanita sebagai aksi femisida. 

Dari situ, istilah tersebut kemudian banyak digunakan oleh sastrawan di beberapa negara maju pada tahun 1970-an. Salah satunya yaitu Diana E.H. Russel, ia merupakan penulis sekaligus aktivis untuk Afrika Selatan yang berhasil mempublikasikan penjelasan terkait apa itu femisida secara lengkap. 

Perbuatan Femisida dinilai berbeda dari pembunuhan biasa. Hal ini disebabkan karena adanya aspek ketidaksetaraan gender, opresi, dominasi, hingga agresi. Kematian seorang wanita karena aksi tersebut tergolong patriarki dan dapat terjadi di manapun. Baik itu secara pribadi maupun kelompok. 

Femisida kemudian dibagi menjadi beberapa jenis. Diantaranya yaitu, femisida intim, nonintim, femisida wanita disabilitas, femisida karena orientasi seksual, femisida dalam konflik bersenjata dan industri seks komersial, femisida budaya, femisida di sel tahanan,serta femisida terhadap aktivis kemanusiaan. 

Di Indonesia sendiri, aksi femisida intim menjadi jenis yang sering terjadi. Femisida intim adalah pembunuhan terhadap wanita yang biasnya dilakukan oleh suami, mantan suami, kekasih, dan juha mantan kekasih. Femisida ini salah satunya, tengah dialami oleh Elisa yang saat ini ramai diperbincangkan masyarakat. 

Meskipun banyak ditemukan kasus femisida dan jumlahnya terus meningkat, namun saat ini Indonesia belum memiliki hukum tersendiri bagi para pelaku femisida. Pihak kepolisian dan pemerintah masih menganggap hal tersebut sebagai bagian dari pembunuhan biasa. Sehingga tidak ada jerat hukum khusus bagi pelaku femisida. 

Begitulah informasi terkait apa itu femisida? Sebagai seorang perempuan kita harus waspada terhadap segala kejahatan yang mengintai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motif Riko Arizki, Anak Polisi Pembunuh Sadis Eliza Siti Mulyani dengan Kloset di Pandeglang Tak Rela Diputuskan Cintanya oleh sang Pacar

Motif Riko Arizki, Anak Polisi Pembunuh Sadis Eliza Siti Mulyani dengan Kloset di Pandeglang Tak Rela Diputuskan Cintanya oleh sang Pacar

| Minggu, 12 Februari 2023 | 00:12 WIB

Ferdy Sambo Harap-harap Cemas Menanti Vonis Hakim, Simak Jadwal Lengkap Sidang Vonis Kasus Pembunuhan Brigadir J

Ferdy Sambo Harap-harap Cemas Menanti Vonis Hakim, Simak Jadwal Lengkap Sidang Vonis Kasus Pembunuhan Brigadir J

| Sabtu, 11 Februari 2023 | 21:40 WIB

Pengakuan Riko Tega Bunuh Elisa: Sakit Hati, Dalih Tak Sengaja Pukul Korban Pakai Kloset

Pengakuan Riko Tega Bunuh Elisa: Sakit Hati, Dalih Tak Sengaja Pukul Korban Pakai Kloset

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 15:50 WIB

Aksi Mantan Pacar Bunuh Elisa dengan Kloset Masuk Femisida, Apa Itu?

Aksi Mantan Pacar Bunuh Elisa dengan Kloset Masuk Femisida, Apa Itu?

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 15:06 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB