Ngeri! Bumi Retak Ratusan Kilometer Pasca Gempa Turki, Tanah Terbelah Jadi Dua

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 14 Februari 2023 | 14:53 WIB
Ngeri! Bumi Retak Ratusan Kilometer Pasca Gempa Turki, Tanah Terbelah Jadi Dua
Bumi Retak Pasca Gempa Turki, Tanah Terbelah Jadi Dua [ILYAS AKENGIN/AFP]

Suara.com - Gempa berkekuatan 7,8 magnitudo yang menimpa Turki pada Senin, (06/02/2023) lalu menyisakan luka yang mendalam bagi warga Turki. Tak hanya itu ada retakan panjang yang diakibatkan gempa dahsyat tersebut.

Setidaknya, ada 29.000 lebih korban jiwa dalam tragedi gempa ini. Tak hanya itu, masih banyak warga terutama anak-anak yang diketahui masih terperangkap di dalam puing-puing bangunan yang runtuh dan masih dalam pencarian petugas keselamatan Turki.

Hingga kini, pencarian para korban masih dilakukan dan pemerintah Turki masih berupaya mengerahkan tenaga medis untuk mengevakuasi para korban.

Gempa bumi yang meruntuhkan hampir seluruh daerah di Turki ini juga diduga menyebabkan beberapa struktur tanah menjadi retak. Dari laporan media setempat, ada beberapa tempat seperti kebun zaitun dan landasan bandara yang jalannya retak terbelah dua.

Foto retaknya bumi di daerah Turki melalui satelit beredar di media sosial. Simak inilah fakta fakta bumi retak pasca gempa Turki selengkapnya.

1. Kebun zaitun jadi jurang raksasa

Salah satu provinsi di Turki, Hatai menjadi lokasi gempa yang paling parah. Di provinsi tersebut, terdapat hamparan kebun zaitun yang dahulunya terlihat asri dan kini mengalami retak hingga menyebabkan tanah seolah membentuk jurang raksasa dengan kedalaman sekitar 30 meter dengan lebar sekitar 200 meter.

Dengan panjang sekitar 300 km seolah membagi kebun zaitun di provinsi tersebut menjadi dua bagian. Pemandangan mengerikan ini pun diabadikan oleh media lokal Turki.

2. Landasan pacu terbelah dua

Tak hanya kebun zaitun yang porak poranda terbelah dua, landasan pacu di Bandara Hatai pun ikut menjadi "korban" dalam tragedi gempa ini. Landasan pacu yang bisa melayani penerbangan regional ini pun terpaksa ditutup dan semua penerbangan dibatalkan demi keselamatan dan kenyamanan para penumpang pesawat.

3. Retakan bumi terlihat dari satelit

Para peneliti dari Pusat Pengamatan & Pemodelan Gempa Bumi, Gunung Berapi & Tektonik (COMET) Inggris pun mempublikasikan penemuan retakan di tanah Turki dan membandingkan hasil foto dari satelit Eropa Sentinel di Laut Mediterania yang diambil sebelum dan sesudah gempa dahsyat terjadi.

Retakan panjang yang 300 kilometer ke arah timur laut dari ujung timur laut Laut Mediterania ini diduga sebagai akibat dari gempa yang melanda Turki tersebut. Retakan lainnya pun terlihat sepanjang 125 km pasca gempa bumi susulan.

4. Retakan terpanjang di Turki

Gempa yang berkekuatan 7,8 magnitudo tersebut juga bukan hanya menyebabkan hampir semua bangunan runtuh, namun juga menyebabkan retakan dengan total sepanjang 425 km tersebut menjadi retakan bumi paling panjang yang ada di Turki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampai di Turki, Tim SAR RI Langsung Lakukan Pencarian

Sampai di Turki, Tim SAR RI Langsung Lakukan Pencarian

Video | Selasa, 14 Februari 2023 | 05:00 WIB

Mengenal Teknologi HAARP, Teknologi AS yang Ramai Jadi Konspirasi Penyebab Gempa Turki

Mengenal Teknologi HAARP, Teknologi AS yang Ramai Jadi Konspirasi Penyebab Gempa Turki

Video | Selasa, 14 Februari 2023 | 09:00 WIB

Muncul Retakan Sepanjang 425 Kilometer Pasca Gempa Turki Suriah

Muncul Retakan Sepanjang 425 Kilometer Pasca Gempa Turki Suriah

News | Senin, 13 Februari 2023 | 13:04 WIB

Kisah-kisah Ajaib di Gempa Turki, Selamatnya Bayi Baru Lahir hingga Janji Gadis Suriah Demi Adik

Kisah-kisah Ajaib di Gempa Turki, Selamatnya Bayi Baru Lahir hingga Janji Gadis Suriah Demi Adik

News | Minggu, 12 Februari 2023 | 14:51 WIB

Lepas Keberangkatan Pengiriman Bantuan untuk Korban Gempa Turki, Prabowo: Tim Medis dari TNI Akan Menyusul

Lepas Keberangkatan Pengiriman Bantuan untuk Korban Gempa Turki, Prabowo: Tim Medis dari TNI Akan Menyusul

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 14:59 WIB

Lihat Penguburan Via Rekaman Video, Keluarga WNI Korban Gempa Turki: Wajah Nia Bersih, Tak Seperti Tertindih Reruntuhan

Lihat Penguburan Via Rekaman Video, Keluarga WNI Korban Gempa Turki: Wajah Nia Bersih, Tak Seperti Tertindih Reruntuhan

News | Jum'at, 10 Februari 2023 | 22:19 WIB

Terkini

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB