Kronologi Ketua Demokrat Probolinggo Cabuli Karyawati Sambil Nyetir: Langsung Dipecat

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Rabu, 15 Februari 2023 | 16:02 WIB
Kronologi Ketua Demokrat Probolinggo Cabuli Karyawati Sambil Nyetir: Langsung Dipecat
Politikus Demokrat, Dedik Riyawan. (Instagram)

Suara.com - Sosok Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Probolinggo, Dedik Riyawan menuai sorotan tajam. Ini setelah sosoknya diduga melakukan pencabulan kepada karyawatinya di dalam mobil.

Akibat perbuatannya, Dedik telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Probolinggo Kota. Perempuan berinisial S yang menjadi korban pencabulan merupakan karyawati yang bekerja di rumah makan milik Dedik.

Dugaan pencabulan tersebut terjadi pada Rabu (8/2/2023). Pencabulan berawal saat Dedik dan korban mengantarkan pesanan katering. Katering itu rencananya akan diantar ke wilayah Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Keduanya pun  menuju ke tempat tujuan dengan menggunakan mobil milik Dedik. Korban sendiri mengungkap awalnya tidak ada yang aneh pada mereka mengantarkan pesanan tersebut. Bahkan, katering berhasil diantar sampai ke lokasi tujuan.

Namun, Dedik disebut melakukan pencabulan ke pekerjanya saat pulang dari mengantarkan pesanan katering. Peristiwa pencabulan itu bahkan dilakukan Dedik sambil menyetir saat melintasi Jalan Suroyo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Aksi pencabulan Dedik yang sambil mengendarai mobil itu membuat syok korban. Karyawati itu pun langsung keluar dari mobil dan ditolong oleh tukang becak yang berada di lokasi tersebut.

Korban kemudian diantar ke rumah oleh tukang becak tersebut. Setibanya di rumah, korban mengadu bahwa ia telah dicabuli oleh bosnya ke keluarga. Cerita itu disampaikan korban dengan isak tangis yang tak terbendung.

Tidak lama kemudian, istri Dedik mendatangi rumah korban untuk memohon maaf atas perlakuan suaminya. Namun, keluarga tetap merasa tidak terima dan membawa kasus ini ke Polres Probolinggo Kota.

Saat ini, polisi sudah melakukan penahanan terhadap Dedik. Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Jamal menyebutkan pihaknya telah menetapkan Dedik sebagai tersangka.

Penetapan tersangka tersebut setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi menjelaskan bahwa Dedik dijerat Pasal 289 Subsider Pasal 6 Undang-Undang Tindak Pidana Seksual, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Dicopot dari Jabatan

Sementara itu, Ketua Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPC Demokrat Kabupaten Probolinggo, Sundari menyebut bahwa kasus yang menjerat Dedik ini bersifat pribadi dan tidak memiliki kaitan apapun dengan partai.

Kasus pencabulan itu juga telah dilaporkan kepada pihak DPC Demokrat Kabupaten Probolinggo dan DPD Demokrat Jawa Timur.

Sundari mengatakan menjelaskan Dedik Riyawan langsung dicopot dari jabatannya sebagai ketua DPC Demokrat Kabupaten Probolinggo oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Adapun sosok Emil bergerak cepat dalam menyikapi kasus yang membawa nama Ketua DPC Demokrat Kabupaten Probolinggo tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Desa di Nias Selatan Resmi Ditahan Gegara Setubuhi Remaja Perempuan, Begini Modusnya

Kepala Desa di Nias Selatan Resmi Ditahan Gegara Setubuhi Remaja Perempuan, Begini Modusnya

Sumut | Rabu, 15 Februari 2023 | 13:57 WIB

Sepak Terjang Dedik Riyawan, Loyalis Demokrat yang Cabuli Karyawatinya hingga Masuk Bui

Sepak Terjang Dedik Riyawan, Loyalis Demokrat yang Cabuli Karyawatinya hingga Masuk Bui

News | Rabu, 15 Februari 2023 | 13:41 WIB

Parah! Pedagang Mainan Cabuli 21 Siswi SD Di Banyuwangi, Wali Murid Kaget Bukan Main

Parah! Pedagang Mainan Cabuli 21 Siswi SD Di Banyuwangi, Wali Murid Kaget Bukan Main

News | Rabu, 15 Februari 2023 | 11:04 WIB

Tak Kuat Tahan Syahwat, Ketua Demokrat Probolinggo Nekat Gerayangi Remaja 19 Tahun! Nasibnya Kini Pilu

Tak Kuat Tahan Syahwat, Ketua Demokrat Probolinggo Nekat Gerayangi Remaja 19 Tahun! Nasibnya Kini Pilu

| Rabu, 15 Februari 2023 | 04:13 WIB

Dicolek Demokrat, Arsul PPP: Saya Tidak Pernah Dengar Presiden Cenderung ke Sistem Pemilu Tertentu

Dicolek Demokrat, Arsul PPP: Saya Tidak Pernah Dengar Presiden Cenderung ke Sistem Pemilu Tertentu

Kotak Suara | Selasa, 14 Februari 2023 | 14:11 WIB

Sebut Anggota Dewan Sudah Sumpek, Benny Demokrat Ungkap Kabar Burung: Nanti Ada Sistem Proporsional Tertutup

Sebut Anggota Dewan Sudah Sumpek, Benny Demokrat Ungkap Kabar Burung: Nanti Ada Sistem Proporsional Tertutup

Kotak Suara | Selasa, 14 Februari 2023 | 12:45 WIB

Terkini

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:43 WIB

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:39 WIB

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:13 WIB

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:05 WIB

Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia

Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:57 WIB

Eks Ketua PN Depok Ajukan Praperadilan, KPK Langsung Minta Penundaan Sidang Perdana

Eks Ketua PN Depok Ajukan Praperadilan, KPK Langsung Minta Penundaan Sidang Perdana

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:49 WIB

Tak Hanya Potong Gaji DPR dan Menteri, Wakil Rakyat Usul Efisiensi Sasar Anggaran Lain di Pemerintah

Tak Hanya Potong Gaji DPR dan Menteri, Wakil Rakyat Usul Efisiensi Sasar Anggaran Lain di Pemerintah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:41 WIB

Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran

Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:34 WIB

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:25 WIB