5 Negara Pendukung Militer Ukraina, Amerika Serikat Nomor Satu

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 24 Februari 2023 | 08:29 WIB
5 Negara Pendukung Militer Ukraina, Amerika Serikat Nomor Satu
Ilustrasi Mobilisasi Pasukan Perang di Ukraina (wikipedia)

Suara.com - Operasi militer Rusia terhadap Ukraina sejak 24 Februari 2022 masih berlangsung hingga hari ini. Dalam permasalahan itu, sejumlah negara mengecam aksi Rusia dan mendukung Ukraina. Bentuk dukungan yang diberikan mulai dari pasokan senjata hingga militer. Ini dia daftar negara pendukung Ukraina secara Militer. 

Adapun faktor penyebab invasi itu lantaran, Rusia tidak ingin jika Ukraina menjadi anggota NATO yang mana merupakan musuh bebuyutan Rusia.

Jika Ukraina masuk NATO tentu hal ini akan membahayakan posisi Rusia. Hal ini disebabkan karena tentara NATO bisa membangun pangkalan perang atau rudal di Ukraina yang jaraknya sangatlah dekat dengan Rusia dan Belarusia yang merupakan sekutu dari Rusia. 

Berdasarkan laporan dari AFP, berikut adalah daftar negara yang paling banyak membantu Ukraina secara militer berdasarkan peringkat dari Kiel Institute for the World Economy yang saat ini berbasis di Jerman. 

Daftar Negara Pendukung Ukraina Secara Militer 

Daftar di bawah ini disusun berdasarkan dengan komitmen militer, keuangan, dan kemanusiaan bilateral yang dibuat 15 Januari 2023. 

1. Amerika Serikat 

Amerika Serikat menjadi negara utama yang pendukung Ukraina sejak dimulainya perang dengan Rusia. Dan sejauh ini AS sudah mengalokasikan dana bantuan sebesar 73,18 miliar euro atau Rp 1,18 kuadriliun selama setahun terakhir. 

Angka itu berupa 44,34 miliar euro atau Rp 717,28 triliun bantuan militer, 25,11 miliar euro atau Rp 406,13 triliun bantuan keuangan, serta 3,72 miliar euro atau Rp 60,16 triliun untuk bantuan kemanusiaan. Persenjataan yang telah dipasok AS berkisar dari radar, drone, sampai peluncur multi-roket HIMARS. 

Pada Januari lalu, AS telah berjanji akan mengirim 31 unit tank Abrams unggulan mereka ke negara Ukraina. Kemudian, Presiden Joe Biden pada Senin (20/2/2023) memutuskan untuk menambah bantuan 500 juta dollar AS atau Rp 8 triliun terutama bagi amunisi, howitzer, dan juha rudal anti-tank Javelin. 

2. Inggris 

Di urutan kedua ada Inggris dengan jumlah bantuan yang cukup besar. Adapun dana tetsebut antara lain 8,31 miliar euro atau Rp 134,33 triliun, serta 4,89 miliar euro atau Rp 79 triliun untuk bantuan militer dan 3,02 miliar euro atau Rp 48,8 triliun berupa bantuan keuangan. 

Inggris menjadi negara di Eropa pertama yang menyediakan berbagai senjata ofensif ke Kyiv. Bahkan sebelum Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan invasi pada 24 Februari 2022. Inggris menjadi negara pertama yang menjanjikan pengiriman tank kuat sebanyak 14 unit Challenger 2 untuk dikirim pada bulan Maret mendatang. 

3. Jerman 

Jerman, menjadi negara yang sangat mendukung Ukraina dalam perang energi antara Moskwa dengan Eropa. Negara ini telah membantu Ukraina sebesar 6,15 miliar euro atau Rp 99,43 triliun. Pemerintah Kanselir Olaf Scholz menyalurkan segala jenis cakupan bantuan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Paludan Bakar Al Quran di Swedia, Disinggung soal Perang Rusia - Ukraina?

Alasan Paludan Bakar Al Quran di Swedia, Disinggung soal Perang Rusia - Ukraina?

| Kamis, 23 Februari 2023 | 12:00 WIB

Dituduh Bantu Rusia, China Mencak-mencak: Amerika Tak Berhak Mendikte!

Dituduh Bantu Rusia, China Mencak-mencak: Amerika Tak Berhak Mendikte!

| Selasa, 21 Februari 2023 | 20:07 WIB

Dituding Berpotensi Senjatai Rusia, China Semprot AS untuk Sadar Diri

Dituding Berpotensi Senjatai Rusia, China Semprot AS untuk Sadar Diri

Your Say | Selasa, 21 Februari 2023 | 16:29 WIB

Tidak Hilang! Dosen UII Ahmad Munasir Rafie Malah Terbang ke Amerika, POLRI : Telah Membeli Tiket ke Boston Sejak Berada di Jakarta

Tidak Hilang! Dosen UII Ahmad Munasir Rafie Malah Terbang ke Amerika, POLRI : Telah Membeli Tiket ke Boston Sejak Berada di Jakarta

| Selasa, 21 Februari 2023 | 16:16 WIB

Keterlaluan! Amerika dan Nato Terlalu Ikut Campur Urusan Putin, Biden Perkuat Solidaritas AS dan Ukraina

Keterlaluan! Amerika dan Nato Terlalu Ikut Campur Urusan Putin, Biden Perkuat Solidaritas AS dan Ukraina

| Selasa, 21 Februari 2023 | 15:16 WIB

Polisi Bongkar Fakta Baru Terkait Dosen UII yang Mengubah Rute ke Boston

Polisi Bongkar Fakta Baru Terkait Dosen UII yang Mengubah Rute ke Boston

| Selasa, 21 Februari 2023 | 14:05 WIB

Terkini

Jaga Wilayah Kelola Adat, GEF-SGP Indonesia Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, GEF-SGP Indonesia Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:25 WIB

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:23 WIB

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:21 WIB

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:14 WIB

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:04 WIB

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:02 WIB

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB