Kasus Penganiayaan Mario Dandy Ungkap Sisi 'Gelap' Pegawai Kemenkeu

Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 24 Februari 2023 | 12:00 WIB
Kasus Penganiayaan Mario Dandy Ungkap Sisi 'Gelap' Pegawai Kemenkeu
Mario Dandy Satrio pelaku penganiayaan anak GP Ansor, David (Instagram/@__broden)

Suara.com - Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat pajak, Mario Dandy Satrio terhadap David yang merupakan anak dari pengurus GP Ansor, seperti membuka kotak pandora.

Sebab pelaku penganiayaan itu diketahui merupakan anak dari salah satu pejabat eselon II Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, yang bernama Rafael Alun Trisambodo.

Usai kasus tersebut mencuat, publik seakan penasaran dengan sosok Rafael. Terlebih anaknya, Dandy diketahui gemar memamerkan harta kekayaan di akun media sosialnya.

Di antaranya Dandy pernah memamerkan tengah mengendarain mobil mewah Rubicon dan motor gede Harley Davidson. Belakangan diketahui, Rafael Alun memiliki kekayaan yang fantastis, yakni mencapai Rp56 miliar.

Ia juga diketahui tidak melaporkan dua kendaraan mewah itu dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelanggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal inilah yang membuat Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Suryo Utomo ketar-ketir. Ia khawatir kasus tersebut akan berdampak pada 45 ribu pegawai pajak lainnya.

"Sikap pamer harta yang dilakukan oleh pegawai DJP dan keluarganya dapat menggerus tingkat kepercayaan terhadap integritas institusi, serta memberi stigma negatif terhadap seluruh jajaran DJP yang berjumlah lebih dari 45 ribu pegawai," ujar Suryo dalam keterangan resminya yang dikeluarkan di Jakarta pada Kamis (23/2/2023).

Kekhawatiran Suryo mungkin saja semakin menjadi-jadi. Sebab setelah kasus penganayaan tersebut mencuat, diketahui bahwa sebanyak 13.885 atau sekitar 43 persen pejabat dan Kemenkeu belum melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Data itu diketahui berdasarkan informasi yang tersaji di laman elhkpn.kpk.go.id, yang merupakan laman yang berisi mengenai peta kepatuhan pejabat negara dalam pelaporan LHKPN.

baca juga

Menurut data dari laman tersebut, untuk Kemenkeu, ada 32.191 pegawai dan pejabat yang menjadi wajib lapor. Dan sebanyak 18.308 atau sekitar 58 persen telah melaporkan harta kekayaan. Sementara sisanya hingga belum menyerahkan LHKPN.

Hal ini seakan mencuri rasa penasaran publik, mengapa begitu banyak pegawai Kemenkeu yang belum membuat LHKPN.

Gaya hidup mewah pegawai Kemenkeu jadi sorotan

Usai mencuatnya kasus penganiayaan yang dilakukan Dandy kepada David beberapa waktu lalu, gaya hidup mewah pegawai dan pejabat Kementerian Keuangan menjadi sorotan publik.

Terlebih Dandy merupakan anak dari salah satu pejabat eselon II DItjen Pajak yang gemar memamerkan barang-barang mewah di akun media sosialnya. Hal ini sempat memicu amarah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Kemenkeu mengecam gaya hidup mewah yang dilakukan oleh keluarga jajaran Kemenkeu yang menimbulkan erosi kepercayaan terhadap integritas Kementerian Keuangan dan menciptakan reputasi negatif kepada seluruh jajaran Kemenkeu yang telah dan terus bekerja secara jujur, bersih, dan profesional," tulis Sri Mulyani pada Rabu (22/2/2023).

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Domino Viralnya Kasus Penganiayaan Mario Dandy: Publik Ramai-ramai Enggan Bayar Pajak

Efek Domino Viralnya Kasus Penganiayaan Mario Dandy: Publik Ramai-ramai Enggan Bayar Pajak

Metro | Jum'at, 24 Februari 2023 | 11:46 WIB

Gara-gara Anak Menganiaya, Harta Rafael Alun Trisambodo Kabag Pajak Jadi Disorot: Saya Siap Diperiksa

Gara-gara Anak Menganiaya, Harta Rafael Alun Trisambodo Kabag Pajak Jadi Disorot: Saya Siap Diperiksa

Mamagini | Jum'at, 24 Februari 2023 | 11:53 WIB

Sri Mulyani Copot dan Periksa Harta Rafael Pejabat Pajak yang Anaknya Aniaya David

Sri Mulyani Copot dan Periksa Harta Rafael Pejabat Pajak yang Anaknya Aniaya David

Mamagini | Jum'at, 24 Februari 2023 | 11:48 WIB

Sahroni Temui Kapolres Metro Jaksel, Minta Kasus Penganiayaan Mario Dandy Diusut Serius

Sahroni Temui Kapolres Metro Jaksel, Minta Kasus Penganiayaan Mario Dandy Diusut Serius

News | Jum'at, 24 Februari 2023 | 11:49 WIB

Udah Hajar Aja, Ucapan Teman Mario Dandy yang Membuatnya Ditetapkan Jadi Tersangka

Udah Hajar Aja, Ucapan Teman Mario Dandy yang Membuatnya Ditetapkan Jadi Tersangka

Selebtek | Jum'at, 24 Februari 2023 | 11:47 WIB

Akibat Ulah Mario Dandy Aniaya David Viral, Jabatan sang ayah Rafael Alun Trisambodo Dicopot langsung oleh Menteri Keuangan

Akibat Ulah Mario Dandy Aniaya David Viral, Jabatan sang ayah Rafael Alun Trisambodo Dicopot langsung oleh Menteri Keuangan

Semarang | Jum'at, 24 Februari 2023 | 11:47 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×