Bela Koalisi Perubahan, Demokrat: Hasto PDIP Politisi Feodal dan Arogan!

Ria Rizki Nirmala Sari, Rakha Arlyanto

Sabtu, 25 Februari 2023 | 11:46 WIB
Bela Koalisi Perubahan, Demokrat: Hasto PDIP Politisi Feodal dan Arogan!
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (3/2/2023). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Depputi Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani angkat bicara usai Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan partainya tidak akan berpeluang bergabung dengan Koalisi Perubahan pada Pemilu 2024 mendatang.

Kamhar menilai sikap politik PDIP melalui apa pernyataan Hasto tersebut menandakan sebuah sifat politik tertutup.

"Padahal dalam politik ada pameo 'Tak ada kawan dan lawan yang abadi, melainkan kepentingan’. Juga ada falsafah 'seribu kawan belum cukup, satu musuh terlalu banyak'," ujar Kamhar kepada wartawan, Sabtu (25/2/2023).

Menurutnya, PDIP semestinya tidak memakai gaya berpolitik semacam itu. Sebab gaya politik eksklusif dan tertutup tidak cocok diterapkan pada sistem demokrasi.

"Karenanya bagi para politisi sejati atau politisi negarawan akan membuang jauh-jauh gaya politik eksklusif atau politik tertutup. Gaya politik eksklusif yang berkarakter arogan seperti ini hanya relevan pada sistem politik feodal," ujar Kamhar.

"Tidak berlebihan jika disematkan predikat Hasto politisi feodal," sambungnya.

Ada Kebencian ke Anies Baswedan

Sebelumnya, Kamhar menilai Hasto memiliki pandangan politik yang sempit. Dia merasa PDIP seolah-olah terus memupuk rasa kebencian kepada bakal calon presiden (bacapres) yang diusung oleh Koalisi Perubahan yakni Anies Baswedan.

"Jadi sulit dimengerti di masa seperti sekarang ini masih ada politisi yang berpandangan sempit seperti Bung Hasto. Karakter seperti ini yang tidak tepat bagi politisi. Ada kebencian yang terus dipupuk dan dipelihara terhadap Mas Anies," jelas Kamhar.

baca juga
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. (Foto: kbr.id)
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. (Foto: kbr.id)

PDIP Ogah Gabung Koalisi

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa partainya tidak akan berkoalisi atau bekerja sama dengan partai-partai yang mengusung bakal calon presiden jadi antitesis Presiden Jokowi. Partai yang dimaksud yakni NasDem, PKS dan Demokrat.

Ia memastikan memang di Pilpres 2024 PDIP akan berkoalisi dengan partai lain selain NasDem, PKS dan Demokrat.

"Bergabung dengan koalisi itu maksudnya bergabung dengan koalisi yang tidak mengusung antitesa pak Jokowi sehingga kami jelas berbeda dengan Nasdem, Demokrat, PKS yang telah mengusung bapak Anies Baswedan," kata Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2023).

Hasto menjelaskan, mengapa PDIP tegas tidak akan bergabung berkoalisi dengan NasDem, PKS dan Demokrat, yakni karena faktor antitesa Jokowi. Terlebih karena melihat sosok Anies selama menjadi Gubernur DKI Jakarta juga banyak tidak melanjutkan program Gubernur sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasto Sebut PDIP Ogah Gabung Koalisi Perubahan, Demokrat: Ada Kebencian yang Dipelihara Kepada Anies

Hasto Sebut PDIP Ogah Gabung Koalisi Perubahan, Demokrat: Ada Kebencian yang Dipelihara Kepada Anies

Kotak Suara | Sabtu, 25 Februari 2023 | 11:22 WIB

Survei ARCI, Elektabilitas PDIP Gusur PKB di Puncak, Golkar Salip Gerindra

Survei ARCI, Elektabilitas PDIP Gusur PKB di Puncak, Golkar Salip Gerindra

Jatim | Sabtu, 25 Februari 2023 | 10:21 WIB

AHY Demokrat Tidak Perlu Deklarasi Anies Baswedan Hingga PDIP Tutup Pintu

AHY Demokrat Tidak Perlu Deklarasi Anies Baswedan Hingga PDIP Tutup Pintu

Serang | Sabtu, 25 Februari 2023 | 08:30 WIB

PKS Ajukan Aher Jadi Cawapres Anies, Surya Paloh Bilang AHY Lebih Pantas

PKS Ajukan Aher Jadi Cawapres Anies, Surya Paloh Bilang AHY Lebih Pantas

Metro | Sabtu, 25 Februari 2023 | 06:28 WIB

AHY Sebut Demokrat Tak Perlu Lagi Deklarasi Dukung Anies Seperti PKS: Kini Bagaimana Koalisi Perubahan Segera Terwujud

AHY Sebut Demokrat Tak Perlu Lagi Deklarasi Dukung Anies Seperti PKS: Kini Bagaimana Koalisi Perubahan Segera Terwujud

Kotak Suara | Sabtu, 25 Februari 2023 | 07:00 WIB

Hasto Nyatakan PDIP Tutup Pintu Berkoalisi dengan Koalisi Perubahan karena Dukung Anies, Begini Reaksi AHY

Hasto Nyatakan PDIP Tutup Pintu Berkoalisi dengan Koalisi Perubahan karena Dukung Anies, Begini Reaksi AHY

Kotak Suara | Sabtu, 25 Februari 2023 | 06:30 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×