Anies Disebut Sering Diganggu Lahir Batin, 40 Ulama Dan Tokoh NU Jateng-Jatim Gelar Tirakat

Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Minggu, 26 Februari 2023 | 09:07 WIB
Anies Disebut Sering Diganggu Lahir Batin, 40 Ulama Dan Tokoh NU Jateng-Jatim Gelar Tirakat
40 ulama dan tokoh NU Jateng-Jatim doakan Anies Baswedan. (Ist)

Suara.com - Sekitar 40 ulama dan tokoh agama dari Jawa Tengah dan Jawa Timur berkumpul di Pesantren Ribath Nurul Anwar, Sragen, Sabtu (25/2/2023). Mereka hadir bersama untuk melakukan tirakat agar Anies Baswedan bisa menjadi calon presiden (Capres) pada Pemilu 2024 mendatang.

Dalam pertemuan yang bertajuk ”Halaqah Kebangsaan: Ulama Mendoakan Anies Baswedan” itu, para kyai berdoa agar Bacapres yang diusung Koalisi Perubahan, yakni Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS tersebut selamat dari beragam gangguan selama proses pencalonannya sebagai Presiden RI 2024-2025.

Pengasuh Ribath Nurul Anwar yang juga tuan rumah pertemuan, KH Agus Wafi Maimoen, mengatakan, dalam proses menjadi bacapres saat ini, Anies sudah mendapatkan banyak gangguan secara lahir maupun batin.

Ia menilai hal tersebut merupakan tantangan serius bagi upaya untuk menghadirkan perubahan menuju Indonesia yang lebih baik dalam Pemilu 2024.

”Bagi yang memahami (ilmu) batin, tentu tahu dahsyatnya gangguan-gangguan ke Pak Anies. Semoga beliau diberikan kekuatan dan tetap istiqomah,” ujar pria yang akrab disapa Gus Wafi itu kepada wartawan, Minggu (26/2/2023).

Pertemuan yang berlokasi di dekat perbatasan Jateng-Jatim itu dihadiri antara lain KH. Nasirul Mahasin (Malang), KH. Ahmad Ainul Yakin (Tuban), KH. Mas Mansyur (Surabaya), KH. Munif (Pasuruan), KH. Fuad (Termas, Pacitan), KH. Mizan (Madiun) KH. Labib Shodiq Suhaimi (Brebes), KH. Ahmad Mudofar (Jepara), KH Ahmad Asnawi (Kudus) dan lain-lain.

Selain itu, peserta pertemuan menyepakati lima butir kesepakatan yang dibacakan oleh eks Wakil Bupati Rembang Nasirul Mahasin. Isinya adalah soal dukungan kepada Anies agar menjadi Presiden pada tahun 2024 mendatang.

”Kami mendukung Anies Baswedan untuk menjadi tokoh pemersatu bangsa, presiden bagi semua kalangan dan golongan. Hal tersebut selaras dengan konsep Trilogi Ukhwah yang dirumuskan Rais Aam PBNU (1984-991) KH Achmad Shiddiq, yakni: ukhwah islamiyah, ukhwah wathaniyah, ukhwah basyariah,” tutur Mahasin.

Para ulama juga menyerukan agar perhelatan Pemilu 2024 berjalan dengan lancar dan menolak upaya untuk menunda atau menggagalkan pesta demokrasi tersebut. Mereka juga mewanti-wanti agar para pendukung Anies menunjukkan akhlakul karimah dan tidak membangun konflik dengan sesama anak bangsa.

”Indonesia harus melakukan perubahan besar-besaran agar kita keluar dari berbagai krisis, melalui Pemilu 2024 yang adil, jujur, dan bermartabat,” lanjutnya.

Terkait dengan penentuan nama Bacawapres yang bakal mendampingi Anies, para kyai setuju untuk menyerahkannya kepada Bacapres. Namun, dari diskusi yang berlangsung hangat, muncul sejumlah nama kandidat.

Di antaranya adalah Khofifah (Gubernur Jatim), Taj Yasin (Wagub Jateng), Syaifullah Yusuf (Sekjen PBNU), Muhaimin Iskandar (Ketum PKB) hingga KH Said Agil Siradj (mantan Ketum PBNU), hingga Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Disebut Antitesa Jokowi, PKS: Lupakan Omongan Hasto PDIP, Cuma Gangguin Kami Saja!

Anies Disebut Antitesa Jokowi, PKS: Lupakan Omongan Hasto PDIP, Cuma Gangguin Kami Saja!

Kotak Suara | Minggu, 26 Februari 2023 | 06:30 WIB

Yakin Dukungan ke Anies Bawa Angin Segar, PKS Targetkan 15 Persen Kursi di Parlemen Pada 2024

Yakin Dukungan ke Anies Bawa Angin Segar, PKS Targetkan 15 Persen Kursi di Parlemen Pada 2024

Kotak Suara | Minggu, 26 Februari 2023 | 05:40 WIB

Bakar Semangat Kader di Rakernas PKS, Ahmad Syaikhu: Siap Menangkan Anies Baswedan? Allahu Akbar!

Bakar Semangat Kader di Rakernas PKS, Ahmad Syaikhu: Siap Menangkan Anies Baswedan? Allahu Akbar!

Kotak Suara | Minggu, 26 Februari 2023 | 01:00 WIB

Minta Komitmen Para Kadernya Dukung Anies Capres 2024, Presiden PKS: Kalau Ada Merasa Terpaksa, Saya Ganti SK-nya

Minta Komitmen Para Kadernya Dukung Anies Capres 2024, Presiden PKS: Kalau Ada Merasa Terpaksa, Saya Ganti SK-nya

Kotak Suara | Sabtu, 25 Februari 2023 | 23:17 WIB

CEK FAKTA! Tangis Megawati Pecah, Golkar Resmi Gabung Koalisi Anies Baswedan, Ternyata...

CEK FAKTA! Tangis Megawati Pecah, Golkar Resmi Gabung Koalisi Anies Baswedan, Ternyata...

| Sabtu, 25 Februari 2023 | 20:42 WIB

Kunjungi Lampung, Anies Baswedan Ajak Relawannya Bergerak Bersama Menuju Perubahan

Kunjungi Lampung, Anies Baswedan Ajak Relawannya Bergerak Bersama Menuju Perubahan

| Sabtu, 25 Februari 2023 | 18:04 WIB

Safari Politik di Lampung, Anies Baswedan Serukan Perubahan 2024

Safari Politik di Lampung, Anies Baswedan Serukan Perubahan 2024

| Sabtu, 25 Februari 2023 | 15:55 WIB

Terkini

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:00 WIB

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:58 WIB