5 Jejak 'Guncangan' Hebat di Tubuh Kemenkeu, Berawal dari Kasus Rafael Alun

Ruth Meliana

Kamis, 09 Maret 2023 | 13:19 WIB
5 Jejak 'Guncangan' Hebat di Tubuh Kemenkeu, Berawal dari Kasus Rafael Alun
Mantan Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan II Rafael Alun Trisambodo bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini tengah jadi sorotan karena Rafael Alun Trisambodo, yang merupakan Ditjen Pajak Eselon III terungkap punya kekayaan tidak wajar mencapai Rp56 miliar.

Sosok Rafael jadi perhatian setelah putranya, Mario Dandy Satrio melakukan penganiayaan pada anak pengurus GP Ansor bernama David. Gara-gara harta kekayaan Rafael diusut, jajaran pejabat pajak lainnya juga turut diusut.

Bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani sampai mengeluarkan kebijakan untuk tidak pamer harta kekayaan pada anak buahnya. Simak jejak "guncangan" hebat di tubuh Kemenkeu berikut ini.

Kasus Rafael Alun pamer harta hingga diduga cuci uang

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencium adanya indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo. Hal itu sejalan dengan pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang mengungkapkan Rafael telah diselidiki oleh PPATK sejak 2012.

Mahfud mengatakan jumlah harta kekayaan Rafael memang terindikasi ada kejanggalan sehingga harus dilakukan proses audit. Sudah lama PPATK mengendus kejanggalan harta Rafael yang tercatat di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebesar Rp 56,10 miliar per 31 Desember 2021 itu. 

Temuan transaksi Rp 500 miliar di kasus Rafael

PPATK membenarkan pihaknya telah menemukan mutasi dana Rp 500 miliar dari transaksi periode 2019-2023 yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo. Data mutasi itu ditarik dari dalam 40 rekening. 

Rekening yang diblokir PPATK itu termasuk atas nama istri Rafael, Ernie Meike Torondek dan anak-anak Rafael termasuk Mario Dandy Satrio yang kini berstatus tersangka penganiayaan.

baca juga

Dari transaksi hingga Rp 500 miliar itu PPATK menduga ada indikasi dari persoalan-persoalan pajak yang sedang diurus Rafael. 

PPATK menyatakan telah mengendus transaksi mencurigakan Rafael Alun sejak tahun 2003. Temuan itu lalu dituangkan dalam laporan hasil analisis (LHA) pada 2012 lalu.

Rafael Alun diduga memakai nominee atau nama orang lain untuk membuat rekening, serta melakukan transaksi dengan nilai mencurigakan.

Kasus kepala Bea Cukai DIY dicopot

Kasus Rafael merembet pada Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto. KPK keheranan saat menelusuri aset Eko lewat LHKPN. Terungkap dari laporan itu bahwa Eko memiliki sejumlah mobil antik, tapi utangnya 'segudang'.

Hingga kemudian Eko Darmanto dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Bea Cukai Yogyakarta terhitung mulai 2 Maret 2023. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pemeriksaan buntut Eko yang gemar pamer kemewahan di media sosial lewat akun @Eko_Darmanto_BC. Namun saat ditelusuri, akun itu sudah hilang atau deactivate.

Temuan transaksi janggal Rp 300 triliun pegawai Kemenkeu

Kemudian ada 460 pegawai Kemenkeu yang terlibat transaksi janggal senilai Rp300 triliun seperti diungkap Mahfud MD. Dia mengatakan temuan itu berdasarkan pada 160 laporan yang dilayangkan sepanjang 2009 hingga 2023.

Sebelumnya Mahfud menyinggung transaksi mencurigakan senilai Rp300 triliun sebagian besar berada di Ditjen Pajak dan Bea Cukai Kemenkeu.

Diungkap Mahfud, transaksi janggal itu berbeda dengan transaksi dari rekening Rafael Alun Trisambodo beserta keluarganya sebesar Rp500 miliar. Walau begitu Mahfud mengapresiasi Sri Mulyani atas upaya mengusut laporan transaksi janggal hingga triliunan rupiah.

Kepala Bea Cukai Makassar disorot

Terbaru ada Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono yang disorot di media sosial setelah video pamer aset miliknya viral. Dia ramai dibicarakan karena diduga memiliki aset tak wajar. PPATK ternyata sudah memantau aset Kepala Bea Cukai Makassar itu sejak tahun lalu.

Ditelusuri dari LHKPN, Andhi diketahui terakhir menyetorkannya ke KPK pada 16 Februari 2022. Dari situ terungkap harta kekayaan Andhi mencapai Rp 13,7 miliar.

Dia tercatat memiliki belasan tanah dan bangunan yang tersebar di Karimun, Salatiga, Bekasi, Jakarta Pusat, Bogor, Banyuasin, Cianjur dengan total nilai mencapai Rp 6,9 miliar.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Panggil Kepala Kantor Pajak Jaktim Wahono Saputro, Ada Kaitannya Sama Istri Rafael Alun Trisambodo

KPK Panggil Kepala Kantor Pajak Jaktim Wahono Saputro, Ada Kaitannya Sama Istri Rafael Alun Trisambodo

Pekanbaru | Kamis, 09 Maret 2023 | 13:08 WIB

Wahono Saputro, Pejabat KKP Madya Jaktim yang Istrinya Diduga Jadi Komplotan Rafael Alun

Wahono Saputro, Pejabat KKP Madya Jaktim yang Istrinya Diduga Jadi Komplotan Rafael Alun

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 13:08 WIB

Ingin Hidup Mewah ala Pejabat? Kenali Terlebih Dulu Piramida Brand Mewah di Dunia, Berikut Penjelasannya

Ingin Hidup Mewah ala Pejabat? Kenali Terlebih Dulu Piramida Brand Mewah di Dunia, Berikut Penjelasannya

Tasikmalaya | Kamis, 09 Maret 2023 | 13:06 WIB

'Dosa-dosa' Besar Rafael Alun Trisambodo yang Bikin Kariernya di Kemenkeu Kandas

'Dosa-dosa' Besar Rafael Alun Trisambodo yang Bikin Kariernya di Kemenkeu Kandas

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 13:01 WIB

Transaksi Janggal Rp 300 Triliun di Kemenkeu, Susi Pudjiastuti: Bisa Beli 200 Susi Air dan 49 Pesawat Besar

Transaksi Janggal Rp 300 Triliun di Kemenkeu, Susi Pudjiastuti: Bisa Beli 200 Susi Air dan 49 Pesawat Besar

Semarang | Kamis, 09 Maret 2023 | 13:00 WIB

Kemenkeu Kembali Diterpa Kontroversi, Mahfud MD Beberkan Transaksi Mencurigakan Senilai Rp300 Triliun yang Melibatkan 460 Orang!

Kemenkeu Kembali Diterpa Kontroversi, Mahfud MD Beberkan Transaksi Mencurigakan Senilai Rp300 Triliun yang Melibatkan 460 Orang!

Tasikmalaya | Kamis, 09 Maret 2023 | 12:48 WIB

Terkini

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

×