Golkar Harus Memilih Ridwan Kamil atau Dedi Mulyadi untuk Pilkada Jabar

Chandra Iswinarno

Rabu, 29 Maret 2023 | 21:55 WIB
Golkar Harus Memilih Ridwan Kamil atau Dedi Mulyadi untuk Pilkada Jabar
Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (18/1/2023). (ANTARA/Melalusa Susthira)

Suara.com - Nama Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi berpotensi akan maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) melalui Partai Golkar. Meski keduanya memiliki peluang yang sama maju dari partai beringin tersebut.

Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan mengungkapkan, meski keduanya memiliki peluang maju, namun tidak bisa dipasangkan dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024.

"Baik RK atau Kang Demul, tidak bisa dipasangkan, lantaran partai nantinya hanya bisa memilih salah satu. Antara Demul dan RK berpotensi dipilih salah satu oleh Partai Golkar," katanya seperti dikutip Antara pada Rabu (29/3/2023).

Partai Golkar sendiri diperkirakan bakal memilih beberapa opsi yang paling rasional dalam Pilgub dan Wagub Jabar 2024.

"Pertama ialah opsinya mendorong RK maju di DKI Jakarta, kemudian Dedi di Pilkada Jabar. Namun, kalau RK maju di Jabar peluang Dedi tertutup karena tidak mungkin dipasangkan," ujarnya.

Ia mengemukakan, Golkar mau tak mau harus memilih salah satu kader yang potensial atau unggulan untuk maju sebagai kandidat di Pilkada Jabar Tahun 2024.

"Dan memang secara partai harus salah satu yang maju. Sehingga ada opsi seperti itu, atau kemudian apakah Dedi maju tidak lewat Golkar, bisa saja seperti itu," katanya.

"Secara partai ya opsinya tadi, RK tidak di Jabar dan Demul di Jabar atau RK di Jabar, Demul secara partai tidak dapat tiket dari Golkar," ucapnya.

Menurut analisisnya, Ridwan Kamil relatif unggul jauh dibanding kandidat lainnya di Pilkada Jabar 2024. Namun, hal tersebut tidak berlaku pada Dedi Mulyadi, karena mantan Bupati Purwakarta itu merupakan pesaing yang tidak bisa diremehkan nantinya jika maju di Pilkada Jawa Barat 2024.

baca juga

"Penantang serius itu sebetulnya Dedi Mulyadi dibanding nama lainnya, kalau melihat survei. Saya mengatakan satu-satunya sebetulnya sejauh ini adalah Dedi Mulyadi," katanya.

Namun menurutnya, Partai Golkar dan Ridwan Kamil juga harus melihat pergerakan bakal calon gubernur Jabar lainnya yang namanya kini muncul ke publik.

"Untuk RK, pergerakannya harus lebih serius, ada Kang Saan (dari Partai NasDem), Mas Ono (PDIP Jabar), ada Kang Ibul (Iwan Bule), misal, yang sudah menyatakan akan maju. Namun secara elektabilitas tidak terlalu signifikan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semakin Panas! Calon Bupati Bogor dari Partai Golkar Belum Final, Wanhai: Tergantung Pak Airlangga

Semakin Panas! Calon Bupati Bogor dari Partai Golkar Belum Final, Wanhai: Tergantung Pak Airlangga

Bogor | Rabu, 29 Maret 2023 | 14:43 WIB

Didoakan Jadi Gubernur oleh Susi Pudjiastuti, Respons Kiky Saputri Tak Terduga

Didoakan Jadi Gubernur oleh Susi Pudjiastuti, Respons Kiky Saputri Tak Terduga

Sumatera | Rabu, 29 Maret 2023 | 10:28 WIB

Duduki Elektabilitas Tertinggi Jadi Cawapres, Ridwan Kamil Dinilai Paling Pantas

Duduki Elektabilitas Tertinggi Jadi Cawapres, Ridwan Kamil Dinilai Paling Pantas

Video | Selasa, 28 Maret 2023 | 07:00 WIB

Terkini

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

×