Hasto: Sikap PDIP Menolak Israel Tak Ada Kaitannya dengan Politik Elektoral!

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 30 Maret 2023 | 16:28 WIB
Hasto: Sikap PDIP Menolak Israel Tak Ada Kaitannya dengan Politik Elektoral!
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (20/3/2023). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan, bahwa sikap partainya yang menolak Israel bermain di Piala Dunia U-20 Indonesia itu bukan terkait dengan politik elektoral. Menurutnya, hal itu merupakan sikap sesuai dengan konstitusi.

"Bahwa sikap PDI Perjuangan tidak terkait dengan politik elektoral. Ini merupakan sikap sesuai konstitusi, sejarah, kemanusiaaan, dan pergaulan antarbangsa," kata Hasto dalam keterangannya, Kamis (30/3/2023).

Dengan penolakan tersebut, kata dia, PDI Perjuangan sedang memperlihatkan konsistensi bersikap dan ada benang merah sejarahnya.

"Partai bersikap terus menerus hadir di tengah masyarakat, konsisten bersikap dan selalu dalam bingkai Konstitusi RI. Contohnya, termasuk saat menolak perpanjangan masa periode presiden," tuturnya.

Untuk itu, kata dia, ia menegaskan, sikap PDIP murni karena perjuangan dan tidak ada kaitannya dengan kepentingan elektoral.

"Jadi, perlu ditegaskan sikap PDI Perjuangan dalam menolak Israel tidak ada kaitan bahkan hitung-hitungan dengan elektoral," pungkasnya.

Dianggap Politis

Dua Gubernur yang berasal dari PDIP yakni Gubernur Bali Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi sorotan usai menyatakan menolak tim nasional sepak bola Israel bermain di Indonesia dalam ajang Piala Dunia U-20.

Dibalik hal tersebut apakah sikap yang ditunjukkan dua kepala daerah tersebut sebagai perjuangan amanat konstitusi atau hanya sekedar untuk memanfaatkan momentum menggerek elektabilitas partai jelang Pemilu 2024?

baca juga

Menanggapi hal itu, Analis Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai, jika sikap yang ditunjukkan dua Gubernur PDIP tersebut sebagai kepentingan elektoral partainya. PDIP lewat kepala daerahnya dianggap memanfaatkan momentum.

"Ya saya melihatnya ini kepentingan elektoral ini momentum besar momentum hebat momentum dahsyat dilakukan oleh PDIP untuk menggenjot elektoral agar hattrick menang tiga kali," kata Ujang saat dihubungi, Selasa (28/3/2023).

Ujang mengatakan, memang dalam konteks sejarah Presiden RI pertama Ir Soekarno menolak segala bentuk penajajahan di dunia termasuk terhadap Israel yang dianggap menjajah Palestina.

Namun menurutnya, hal itu tak relevan dalam konteks olahraga. PDIP, kata Ujang, disebut coba memanfaatkan adanya dorongan penolakan masyarakat sebagai momentum naikkan elektoral.

"Bahwa bersifat poltik tidak ada masalah namanya juga politik oleh karena itu saya melihatnya PDIP sudah menghitung dari sejarah bung Karno menolak penjajahan atas Palestina gitu ya di saat yang sama saat ini rakyat Indonesia banyak yang menolak karena banyak yang menolak itu momentum ini dijadikan sebagai momentum menaikkan elektoral bagi PDIP," tuturnya.

Langkah PDIP tersebut, menurut Ujang, sebagai perlawanan lantaran selama ini PDIP kerap distempel sebagai partai yang anti terhadap Islam. Namun, kekinian malah menolak Israel.

"Isu yang terbaik karena PDIP dianggap anti islam sekarang seolah olah mendukung islam kan anti israel lalu juga kita tahu apa namanya PDIP ada di pemerintatahan pak Jokowi ya mestinya mendukung ya tapi menolak ini tentu momentum yang bagus untuk menaikkan elektoral karena itu mereka menolak," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar, Koster dan PDIP Dihujat Gegara Piala Dunia U-20, Ono Surono: Kita Bersikap Sesuai Jati Diri Bangsa

Ganjar, Koster dan PDIP Dihujat Gegara Piala Dunia U-20, Ono Surono: Kita Bersikap Sesuai Jati Diri Bangsa

News | Kamis, 30 Maret 2023 | 16:13 WIB

Penolakan Timnas Israel Jadi Bahan Ujian PDIP, Hasilnya Ganjar Lebih Nurut Partai Ketimbang Jokowi

Penolakan Timnas Israel Jadi Bahan Ujian PDIP, Hasilnya Ganjar Lebih Nurut Partai Ketimbang Jokowi

News | Kamis, 30 Maret 2023 | 14:46 WIB

Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Elektablitas Ganjar Diprediksi Anjlok, Peluang Nyapres Mengecil

Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Elektablitas Ganjar Diprediksi Anjlok, Peluang Nyapres Mengecil

News | Kamis, 30 Maret 2023 | 13:59 WIB

Bermain Aman, Anies Dianggap Curi Suara dari Ganjar yang Tengah Dirujak Warga Usai Tolak Timnas Israel

Bermain Aman, Anies Dianggap Curi Suara dari Ganjar yang Tengah Dirujak Warga Usai Tolak Timnas Israel

News | Kamis, 30 Maret 2023 | 13:22 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×