Nasib Rafael Alun Usai Jadi Tersangka Gratifikasi: Rekening Diblokir, Makan Diberi Tetangga

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Jum'at, 31 Maret 2023 | 13:27 WIB
Nasib Rafael Alun Usai Jadi Tersangka Gratifikasi: Rekening Diblokir, Makan Diberi Tetangga
Rafael Alun trisambodo, ayah Mario Dandy ketika diperiksa di KPK (Twitter/@seringsendirian)

Suara.com - Rafael Alun Trisambodo ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Pejabat Ditjen Pajak ini menyebut penyidik KPK telah menggeledah kediamannya hingga kemudian dia menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan.

Penetapan tersangka Rafael itu termuat dalam Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (Sprindik) tanggal 27 Maret 2023. Ayah Mario Dandy ini diduga menerima gratifikasi dari para wajib pajak lewat perusahaan konsultan perpajakan. Simak nasib Rafael Alun usai ditetapkan jadi tersangka berikut ini.

1. Jadi Bulan-Bulanan Netizen

Rafael mengatakan selama ini dia seolah-olah 'ditelanjangi' publik padahal tidak melakukan kasus pidana. Dia mengatakan semua itu berawal dari kasus pidana yang menjerat putranya, Mario Dandy Satriyo (20). Diketahui Mario Dandy menjadi tersangka penganiayaan terhadap David Ozora (17) yang hingga saat ini masih dalam perawatan intensif akibat luka serius di bagian kepala.

"Menyeret saya dengan tekanan-tekanan dari banyak pihak untuk dilakukan pemeriksaan terhadap harta saya, sehingga saya dicari-cari celahnya untuk diterangkan sebagai orang yang telah menerima gratifikasi," kata Rafael Alun pada Kamis (30/3/2023). 

Rafael mengungkap bahwa dia dan keluarga sudah memaafkan anaknya atas perbuatan yang dilakukan. Walau begitu, dia menyampaikan bahwa yang dilakukan anaknya adalah semata-mata untuk melindungi temannya. Namun, Rafael tak memungkiri tindakan sang putra berbuntut panjang pada keluarganya. 

"Dampaknya yang terjadi bukan hanya ke saya tapi menyeluruh ke semua keluarga, kami sudah menjadi bulan-bulanan netizen. Semua cerita berkembang bahkan lebih banyak bunga dari pada fakta," ujarnya.

2. Rumah Digeledah KPK

Sementara itu, Rafael mengaku pasrah saat rumahnya digeledah tim penyidik KPK pada Senin (27/3/2023) kemarin. Dalam penggeledahan itu, tim penyidik menyita uang tunai sebanyak Rp45 juta yang disebut Rafael digunakan untuk belanja bulanan dan THR pada beberapa karyawan. Setelah uang tunai itu disita, Rafael mengaku tak memiliki apapun.

3. Safe Deposit Box Disita

Safe deposit box milik Rafael Alun berisi Rp 37 miliar pecahan dolar Amerika Serikat sebelumnya telah disita Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). KPK menyebut safe deposit itu sebagai salah satu bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan Rafael Alun jadi tersangka. Temuan safe deposit itu disebut menjadi jalan masuk KPK menaikkan status penyelidikan kekayaan Rafael ke tingkat penyidikan dugaan gratifikasi.

Rafael Alun mengaku uang dalam safe deposit box-nya itu berasal dari hasil penjualan tanah miliknya di tahun 2010. Usai 4 tanah miliknya itu dijual, uang hasil penjualan ditukar dengan mata uang asing. Kemudian seiring waktu, valasnya naik karena terjadi kenaikan kurs terhadap rupiah yang kemudian Rafael simpan di deposit box.

4. Rekening Diblokir

PPATK juga memblokir rekening milik Rafael Alun dan keluarganya karena diduga ada praktik pencucian uang secara profesional. Jumlah rekening yang diblokir milik Rafael dan keluarganya itu mencapai puluhan. 

Rafael diketahui memiliki harta kekayaan sebesar Rp 56 miliar dan dinilai tidak wajar karena jabatannya hanya masuk dalam ASN eselon III. Kekayaan Rafael itu melampaui sang bos, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang punya total harta Rp 58 miliar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap 15 Pucuk Senpi di Rumah Dito Mahendra, KPK: Senjata Api untuk Tempur!

Ungkap 15 Pucuk Senpi di Rumah Dito Mahendra, KPK: Senjata Api untuk Tempur!

News | Jum'at, 31 Maret 2023 | 13:20 WIB

Heboh! Artis Berinisial R Diduga Terlibat Kasus Pencucian Uang Ditjen Pajak Rafael Alun, Ini Ciri-cirinya

Heboh! Artis Berinisial R Diduga Terlibat Kasus Pencucian Uang Ditjen Pajak Rafael Alun, Ini Ciri-cirinya

| Jum'at, 31 Maret 2023 | 13:20 WIB

Kompaknya Rafael dan Mario Dandy, Ayah dan Anak Sama-sama Bermasalah Semua Jadi Tersangka

Kompaknya Rafael dan Mario Dandy, Ayah dan Anak Sama-sama Bermasalah Semua Jadi Tersangka

News | Jum'at, 31 Maret 2023 | 12:45 WIB

Raffi Ahmad Diduga Artis R yang Terlibat Kasus Pencucian Uang Rafael Alun, Begini Kata Sang Manajer

Raffi Ahmad Diduga Artis R yang Terlibat Kasus Pencucian Uang Rafael Alun, Begini Kata Sang Manajer

Entertainment | Jum'at, 31 Maret 2023 | 12:35 WIB

Heboh Artis Berinisial R Terlibat Dalam Kasus Pencucian Uang Bersama Rafael Alun

Heboh Artis Berinisial R Terlibat Dalam Kasus Pencucian Uang Bersama Rafael Alun

| Jum'at, 31 Maret 2023 | 12:20 WIB

Terkini

Sepak Bola Ternyata Sumbang Puluhan Juta Ton Emisi Karbon Tiap Tahun, Bagaimana Menguranginya?

Sepak Bola Ternyata Sumbang Puluhan Juta Ton Emisi Karbon Tiap Tahun, Bagaimana Menguranginya?

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:50 WIB

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:46 WIB

Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa

Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:41 WIB

Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!

Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:31 WIB

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:18 WIB

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:12 WIB

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:06 WIB

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:55 WIB