Mengapa Rafael Alun Belum Ditahan Meski Sudah Ditetapkan Jadi Tersangka Gratifikasi?

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 02 April 2023 | 13:53 WIB
Mengapa Rafael Alun Belum Ditahan Meski Sudah Ditetapkan Jadi Tersangka Gratifikasi?
Mantan Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan II Rafael Alun Trisambodo (kanan) usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Mantan pejabat pajak, Rafael Alun Trisambodo sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan gratifikasi. Penetapan ini dilakukan usai ia diperiksa beberapa kali oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, sudah tiga hari berlalu sejak penetapannya pada Kamis (30/3/2023), ia tak kunjung ditahan.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri pun membuka suara terkait alasan Rafael yang hingga kini belum ditahan. Menurutnya, penahanan ayah Mario Dandy hanya tinggal menunggu waktu. Meski sudah ditetapkan, namun KPK masih belum mengungkap identitas tersangka secara resmi.

“Tersangka KPK tidak ada yang tidak ditahan kan? Ini soal waktu saja. Teman-teman sudah tahu konstruksi singkat perkara ini, penyidikan kami pastikan ada tersangkanya. Namun, kami belum bisa sampaikan identitas tersangka dimaksud," kata Ali kepada wartawan, Sabtu (1/4/2023).

"Karena pada saatnya ketika proses penyidikan ini cukup, kami pastikan akan umumkan secara resmi pihak yang ditetapkan tersangka dalam perkara ini," lanjut Ali.

Ali sebelumnya tidak menyebut nama Rafael Alun yang menjadi tersangka dengan jelas. Ia hanya memastikan dugaan temuan janggal harta kekayaan mantan pejabat pajak sudah naik ke tahap penyidikan. Rafael ini lantas diduga menerima gratifikasi.

"Ada peristiwa pidana korupsinya kami temukan terkait dengan dugaan korupsi penerimaan sesuatu oleh pemeriksa pajak pada DJP Kemenkeu tahun 2011 sampai 2023," kata Ali di gedung KPK, Kamis (30/3/2023).

Sementara uang gratifikasi yang diterima Rafael diduga mencapai puluhan miliar. Dikatakan oleh Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur, dalam kesempatan yang sama, temuan safe deposit box (SDB) milik Rafael berisi uang Rp36-40 miliar menjadi awal mula KPK menduga adanya gratifikasi.

"Beberapa perkara itu menjadi pintu masuk perkara utamanya, karena PPATK mengecek SDB (milik Rafael) ditemukan Rp 36-40 miliar. Tapi tentunya uang tersebut harus kita telusuri dari mana," ujar Asep.

Asep memastikan bahwa penyidik sudah memiliki cukup bukti dalam penyidikan terhadap Rafael Alun Trisambodo yang diduga menerima gratifikasi. Lebih lanjut, katanya, konstruksi perkara akan dijelaskan selengkapnya dalam konferensi pers.

KPK juga sudah menggeledah rumah Rafael Alun di Simprug Golf, Jakarta Selatan, Senin (27/3/2023) lalu. Beberapa harta pun ditemukan dan langsung disita. Mulai dari tas mewah milik istri Rafael yang diantaranya bermerek Louis Vitton (LV) dan Gucci hingga sejumlah uang tunai.

Dalam sebuah wawancara, Rafael menceritakan penggeledahan yang dilakukan KPK. Ia mengaku sudah tidak memiliki uang, bahkan untuk makan sampai dibantu oleh tetangga. Ia menyebut seperti akan dibunuh karena segalanya dilarang. Namun, pengakuannya tidak dipercaya publik.

"Senin lalu, di rumah sekitar jam setengah 8 malam datang petugas dari KPK, menyampaikan maksud dan tujuannya untuk melakukan penggeledahan," kata Rafael, melansir Kompas TV, Sabtu (1/4/2023).

"Sekarang saya tidak punya uang, uang di rumah Rp45 juta diambil, disita. Rekening diblokir semua. Kita seperti mau dibunuh, enggak boleh makan, enggak boleh apa-apa. Tapi tetangga ada yang memberi kita makan," lanjutnya.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

70 Tas Mewah Disita KPK, Rafael Alun Trisambodo Ngaku Cuma 10 yang Asli, Kok Tetap Dibeli?

70 Tas Mewah Disita KPK, Rafael Alun Trisambodo Ngaku Cuma 10 yang Asli, Kok Tetap Dibeli?

Lifestyle | Minggu, 02 April 2023 | 11:54 WIB

Heboh Artis R Dituduh Terlibat Pencucian Uang Rafael Alun, Dokter Richard Lee Klarifikasi Duluan Sebelum Dituduh Netizen

Heboh Artis R Dituduh Terlibat Pencucian Uang Rafael Alun, Dokter Richard Lee Klarifikasi Duluan Sebelum Dituduh Netizen

Entertainment | Minggu, 02 April 2023 | 10:28 WIB

Raffi Ahmad Dicurigai Artis R yang Terlibat Pencucian Uang Rafael Alun, Begini Respons Gigi

Raffi Ahmad Dicurigai Artis R yang Terlibat Pencucian Uang Rafael Alun, Begini Respons Gigi

Entertainment | Sabtu, 01 April 2023 | 21:40 WIB

Beredar Foto Istri Rafael Alun Pamer Belanja Barang Branded di Paris, Masih Bisa Bohong Lagi?

Beredar Foto Istri Rafael Alun Pamer Belanja Barang Branded di Paris, Masih Bisa Bohong Lagi?

Entertainment | Sabtu, 01 April 2023 | 22:27 WIB

Dikaitkan Kasus Rafael Alun, Rizky Billar Santai: Mau Cuci Uang Dulu Pakai Sabun Colek

Dikaitkan Kasus Rafael Alun, Rizky Billar Santai: Mau Cuci Uang Dulu Pakai Sabun Colek

Entertainment | Sabtu, 01 April 2023 | 17:03 WIB

Rafael Alun Ngaku Puluhan Tas Mewah Istrinya Barang KW, Netizen: Orang Pajak Kok Beli KW

Rafael Alun Ngaku Puluhan Tas Mewah Istrinya Barang KW, Netizen: Orang Pajak Kok Beli KW

Entertainment | Sabtu, 01 April 2023 | 18:53 WIB

Terkini

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:02 WIB

600 Ribu Lahan Sawah Beralihfungsi, Pemerintah Susun RPP untuk Atur Sanksi Denda

600 Ribu Lahan Sawah Beralihfungsi, Pemerintah Susun RPP untuk Atur Sanksi Denda

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:59 WIB

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:56 WIB

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:52 WIB

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:50 WIB

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:41 WIB

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:38 WIB

Siap-siap! Mendagri Sebut Kebijakan WFH demi Hemat Energi Diumumkan Besok

Siap-siap! Mendagri Sebut Kebijakan WFH demi Hemat Energi Diumumkan Besok

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:31 WIB

Komnas HAM: Identitas Pelaku Penyerangan Andrie Yunus Versi Polri dan TNI Sama, Hanya Beda Inisial

Komnas HAM: Identitas Pelaku Penyerangan Andrie Yunus Versi Polri dan TNI Sama, Hanya Beda Inisial

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:30 WIB

Prajurit TNI Asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Kodim Siapkan Upacara Militer

Prajurit TNI Asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Kodim Siapkan Upacara Militer

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:18 WIB