Anggota TPNPB-OPM Ditangkap Tim Gabungan di Ilaga: Pernah Bakar Helikopter hingga Bunuh Tukang Ojek

Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 07 April 2023 | 11:55 WIB
Anggota TPNPB-OPM Ditangkap Tim Gabungan di Ilaga: Pernah Bakar Helikopter hingga Bunuh Tukang Ojek
Anggota TPNPB-OPM Biasa alias Yomison Murib ditangkap tim gabungan TNI-Polri di distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Rabu (5/4/2023). (Ist)

Suara.com - Tim gabungan TNI-Polri meringkus seorang anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di distrik Ilaga, Kabupaten Puncak. Anggota yang bernama Biasa alias Yomison Murib tersebut ditangkap pada Rabu (5/4/2023).

Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Faizal Ramadhani mengatakan, penangkapan terjadi usai pihaknya mendapat laporan dari masyarakat tentang keberadaan Yomison.

Faizal mengatakan, Yomison diketahui merupakan anak buah dari pimpinan TPNPB-OPM Puncak, Numbuk Telenggen dan Pilanus Walker. Yomison, lanjut Faizal juga pernah terlibat dalam beberapa aksi yang berujung tewasnya beberapa warga sipil, termasuk TNI-Polri.

"B alias YM ini pernah terlibat dalam aksi penembakan terhadap tukang ojek bernama Udin yang meninggal dunia pada tanggal 14 April 2021 di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak,”kata Faizal dalam keterangan tertulis, yang diterima Jumat (7/4/2023).

Anggota TPNPB-OPM Biasa alias Yomison Murib ditangkap tim gabungan TNI-Polri di distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Rabu (5/4/2023). (Ist)
Anggota TPNPB-OPM Biasa alias Yomison Murib ditangkap tim gabungan TNI-Polri di distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Rabu (5/4/2023). (Ist)

Selain itu, Yomison juga pernah melakukan melakukan penyerangan tower BTS, pada 3 Januari 2021 silam. Kemudian Yomison juga melakukan pembakaran terhadap sebuah helikopter UP MI815 milik PT Ersa di Bandara Aminggaru saat 11 April 2021 lalu.

“B juga pernah melakukan penembakan terhadap anggota Ops Nemangkawi pada tahun 2021 lalu di Kampung Olenki, pada 27 April 2021 lalu" kata Faizal.

Saat ini, kata Faizal, Yomison masih menjalani pemeriksaan oleh petugas di Polres Puncak.

“Yang bersangkutan telah diamankan di Polres Puncak, untuk dilakukan pemeriksaan oleh penyidik.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panglima Yudo Sebut TPNPB-OPM Bisa Bunuh Pilot Susi Air Kalau TNI Pakai Cara Militer

Panglima Yudo Sebut TPNPB-OPM Bisa Bunuh Pilot Susi Air Kalau TNI Pakai Cara Militer

News | Rabu, 05 April 2023 | 14:06 WIB

Dendam Terbayarkan, TPNPB-OPM Tembak Mati Anggota TNI di Nduga

Dendam Terbayarkan, TPNPB-OPM Tembak Mati Anggota TNI di Nduga

News | Selasa, 04 April 2023 | 11:48 WIB

Prajurit TNI Asal Sumbawa Tewas saat Kontak Tembak dengan OPM di Nduga

Prajurit TNI Asal Sumbawa Tewas saat Kontak Tembak dengan OPM di Nduga

News | Senin, 03 April 2023 | 16:08 WIB

OPM: Indonesia Mengecam Israel sebagai Penjajah Sembari Terus Membunuh Orang Asli Papua

OPM: Indonesia Mengecam Israel sebagai Penjajah Sembari Terus Membunuh Orang Asli Papua

News | Sabtu, 01 April 2023 | 20:14 WIB

Kasus Pembakaran Pesawat Susi Air, Pentolan OPM Egianus Kogoya Jadi Tersangka

Kasus Pembakaran Pesawat Susi Air, Pentolan OPM Egianus Kogoya Jadi Tersangka

News | Selasa, 28 Maret 2023 | 11:20 WIB

Terkini

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB