Detik-detik Teddy Minahasa Pakai 'Perang Bintang di Polri' Jadi Tameng

Ruth Meliana Suara.Com
Jum'at, 28 April 2023 | 14:26 WIB
Detik-detik Teddy Minahasa Pakai 'Perang Bintang di Polri' Jadi Tameng
Teddy Minahasa. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Tersangka kasus penjualan barang bukti narkoba, Irjen Teddy Minahasa telah memakai segudang siasat untuk melindungi dirinya di persidangan demi menjauhi hukuman berat.

Kini, Teddy mengungkit adanya 'Perang Bintang' di tubuh Polri sebagai pembelaan atas kasus yang menimpanya.

Tak tanggung-tanggung, Teddy juga menuding bahwa para petinggi Polri berebut jabatan hingga harus mengorbankan dirinya demi naik pangkat.

Singgung perang bintang dan dapat bisikan dari Dirnarkoba

Tudingan Teddy tersebut ia layangkan pada pembacaan replik Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jumat (28/4/2023) hari ini.

Teddy menilai kasus yang menimpanya adalah rekayasa belaka untuk memuluskan karier para oknum kepolisian. Ia membuktikan tudingan tersebut dengan mengaku bahwa dirinya sempat dibisiki oleh Direktur Reserse Narkoba atau Dirnarkoba.

"Perlu saya utarakan kembali terkait dengan penyampaian Direktur Reserse Narkoba dan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Bapak Mukti Jaya dan Bapak Doni Alexander kepada saya," ungkit Teddy di persidangan.

Teddy mengklaim Doni sempat berbisik sembari meminta maaf bahwa kasus Teddy merupakan perintah dari atasan.

"Mereka membisikkan di telinga saya dan mengatakan, 'Mohon maaf Jenderal, mohon ampun Jenderal ini semua atas perintah pimpinan'," aku Teddy.

Baca Juga: 155 Putra dan Putri di Purwakarta Ikuti Rikmin Calon Anggota Polri

Teddy kala itu melihat ekspresi wajah Mukti dan Doni yang muram dan seperti lesu. Sontak, Teddy menilai bahwa mereka sedang tertekan berat.

Berangkat dari kejadian tersebut, Teddy menilai bahwa ada desakan kepada para penyidik supaya Teddy terjerumus dalam kasus narkoba.

"Mengisyaratkan ada tekanan atau desakan dari pimpinan dalam tanda kutip, 'agar saya tersesat dalam kasus ini'," klaim Teddy.

Teddy akhirnya menarik benang merah bahwa terjadi perebutan jabatan di internal Polri yang ia sebut dengan 'Perang Bintang' disertai dengan upaya untuk menjerumuskan Teddy.

"Karena itu patutlah saya menarik suatu kesimpulan bahwa di internal Polri telah terjadi persaingan yang tidak sehat, atau adanya nuansa perang bintang," kata Teddy.

Singgung hasil survei

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI