6 Fakta WN Australia Ludahi Imam Masjid: Diduga Terganggu Suara Ngaji, Kini Diamankan Polisi

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 29 April 2023 | 11:45 WIB
6 Fakta WN Australia Ludahi Imam Masjid: Diduga Terganggu Suara Ngaji, Kini Diamankan Polisi
Seorang WNA asal Australia membentak hingga meludahi imam masjid di Bandung. [Tangkapan Layar/Ist]

Suara.com - Aksi tak sopan dilakukan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia berinisial MB. Ia membentak hingga meludahi imam masjid, Muhammad Basri Anwar. Peristiwa ini terjadi di Masjid Jami Al Muhajir, Bandung pada Jumat (28/4/2023).

Bule itu diduga merasa terganggu dengan suara murotal Al-Qur'an hingga berani melakukan aksi tercela. Selengkapnya mengenai fakta-fakta WNA Australia yang membentak hingga meludahi imam masjid bisa diketahui melalui poin-poin berikut.

1. Diduga Terganggu Suara Orang Ngaji

Rekaman aksi WNA Australia yang sampai meludahi imam masjid itu viral di media sosial. Ia datang ke Masjid Jami Al Muhajir di Jalan Jupiter Raya, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, pada Jumat (28/4/2023) pagi. Ia diketahui merasa terganggu dengan adanya suara murotal Al-Qur'an.

Dalam video itu, MB tampak mengenakan baju berwarna hitam, celana panjang hijau, dan dilengkapi dengan topi. Ia menyambangi mimbar masjid dan membentak Basri yang sedang memutar murotal Al-Qur'an.

Ia juga membanting player dan mematikannya. MB kemudian melontarkan kalimat kasar hingga meludahi Basri. Ia bahkan sempat ingin memukul korban. Namun, saat itu, korban bergegas lari ke ruang DKM untuk menyelamatkan diri.

2. Kabur dari Penginapan

MB dikatakan Pengelola Guest House Pringgodani, Sutino, check in pada Kamis (27/4/2023) sekitar pukul 12.30 WIB. Besoknya, yakni tiga jam usai insiden meludahi imam masjid, ia langsung pergi dari penginapan tersebut.

Lebih lanjut, kata Sutino, MB datang ke Pringgodani dengan membawa satu koper besar dan satu tas sedang. Ia mengklaim, MB baru pertama kali menginap di sana. Lalu, ia juga baru mengetahui kabar tersebut dari pihak masjid pada sore hari usai kejadian.

3. Langsung Diusut Kepolisian

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menyebut bahwa pihaknya sudah menerima informasi soal WNA yang meludahi imam Masjid Al Muhajir. Setelahnya, petugas pun  langsung diturunkan untuk melakukan pengecekan di tempat ibadah itu.

Mereka juga meminta keterangan dari korban dan mengimbaunya membuat laporan pengaduan. Adapun hal ini dilakukan agar proses pengusutan menjadi lebih mudah. Polisi pun tengah menelusuri informasi lanjutan termasuk lokasi terkini sang pelaku.

4. Polisi Koordinasi dengan Pihak Imigrasi dan Kemenag

Dikatakan oleh Budi, polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Bandung sekaligus Kementerian Agama (Kemenag). Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah ada perbuatan yang melanggar atau tidak. Dengan begitu, aksi WNA asal Australia itu bisa ditindaklanjuti.

5. Pemuda Muhammadiyah Kecam Aksi WNA

Ketua Hukum dan Advokasi Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Nasrullah ikut mengecam aksi WNA Australia yang meludahi imam masjid. Menurutnya, seorang pendatang seharusnya bisa menghormati budaya masyarakat tempat yang dikunjungi.

"Tindakan tersebut sangat disesalkan mengingat WNA, harusnya menghargai budaya yang berlaku di masyarakat kita terlebih lagi tindakannya tersebut sudah diluar kepantasan," ujar Nasrullah dalam keterangannya, Sabtu (29/4/2023).

Di akhir pernyataanya, Nasrullah juga berharap agar pihak kepolisian bisa segera menangkap pelaku serta memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. Ia kemudian meminta umat Islam tidak terprovokasi dan menyerahkan masalah ini ke polisi.

"Kami meminta kepolisian agar dapat memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku dan menghimbau ummat Islam tetap tenang dan tidak terprovokasi dan menyerahkan penyelesaian permasalahan ke aparat penegak hukum," katanya.

6. WNA Sudah Diamankan

Tak butuh waktu lama, polisi rupanya sudah berhasil mengamankan MB. Kekinian, polisi masih perlu meminta keterangannya terkait aksi tak sopan yang ia lakukan terhadap imam masjid. Adapun penangkapan ini sudah dikonfirmasi oleh Polrestabes Bandung.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curi-curi Kesempatan, Celine Evangelista dan Raffi Ahmad Kepergok Berbalas Chat Saat Gigi Sibuk Dandan

Curi-curi Kesempatan, Celine Evangelista dan Raffi Ahmad Kepergok Berbalas Chat Saat Gigi Sibuk Dandan

| Sabtu, 29 April 2023 | 09:29 WIB

Cerita Petugas Masjid di Bandung Usai Diludahi Bule: Dia WNA Asal Australia Terganggu Suara Murotal

Cerita Petugas Masjid di Bandung Usai Diludahi Bule: Dia WNA Asal Australia Terganggu Suara Murotal

| Sabtu, 29 April 2023 | 09:58 WIB

Detik-detik Bule Marah Hingga Ludahi Petugas Masjid di Bandung, Netizen: Sebaiknya Toa Masjid Digunakan Untuk Adzan

Detik-detik Bule Marah Hingga Ludahi Petugas Masjid di Bandung, Netizen: Sebaiknya Toa Masjid Digunakan Untuk Adzan

| Sabtu, 29 April 2023 | 09:36 WIB

Heboh Video Lawas Verrell Bramasta Jadi Gunjingan Netizen: Ganteng Tapi Tidak Untuk Disukai Perempuan

Heboh Video Lawas Verrell Bramasta Jadi Gunjingan Netizen: Ganteng Tapi Tidak Untuk Disukai Perempuan

| Sabtu, 29 April 2023 | 09:22 WIB

Usai Viral Punya Pemandangan Curug Citambur, Kondisi Rumput Rumah Abah Jajang Hancur

Usai Viral Punya Pemandangan Curug Citambur, Kondisi Rumput Rumah Abah Jajang Hancur

| Sabtu, 29 April 2023 | 08:00 WIB

Terkini

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB