5 Fakta Ayah Tega Bunuh Anaknya saat Tidur, Beralasan Agar Masuk Surga

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 30 April 2023 | 15:15 WIB
5 Fakta Ayah Tega Bunuh Anaknya saat Tidur, Beralasan Agar Masuk Surga
Ilustrasi perundungan pada anak - 5 Fakta Ayah Tega Bunuh Anaknya saat Tidur, Beralasan Agar Masuk Surga (pixabay)

Suara.com - Peristiwa memilukan terjadi di Gresik, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Seorang ayah tega membunuh anak kandungnya sendiri yang masih berusia 9 tahun.

Pelaku berinisial MQ (29) menghabisi anaknya sendiri yang berinisial AZK (9) yang masih duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar, pada Sabtu (29/4/2023).

Kasus tersebut telah ditangani oleh kepolisian setempat, dan pelaku telah ditangkap dan ditahan karena perbuatannya.

Lantas, apa motif dari perbuatan tersebut dan seperti apa peristiwanya? Berikut ulasannya.

1.       Orang tua korban bercerai

Korban berinsial AZK yang dihabisi ayah kandungnya sendiri, berasal dari dari kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Kasie Humas Polres Gresik Iptu Mutofa mengatakan, orang tua korban telah bercerai dan AZK ikut dengan ayahnya menyewa sebuah rumah di Desa Putat, Menganti, Gresik, Jawa Timur.

2.       Dibunuh karena sering dibully teman-temannya.

Pelaku MQ (29 tahun) mengungkapkan alasan mengapa dirinya membunuh anak kandungnya sendiri. Ia mengaku tidak tega melihat anaknya sering menjadi korban perundungan atau bullying.

baca juga

Menurut MQ, anaknya AZK sering dirundung oleh teman-temannya karena latar belakang ibunya yang bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah karaoke. 

“Dibully teman-temannya, tidak mau berteman dengan anak saya karena latar belakang ibunya,” ucap MQ pada awak media di Mapolres Gresik.

3.       Korban dihabisi mengunakan sajam

Menurut MQ, ia membunuh buah hatinya itu dengan menggunakan senjata tajam. Korban AZK dihabisi oleh ayah kandunganya sendiri sekitar pukul 04.30 WIB dengan ditemukan sejumlah luka parah di tubuh korban.

Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Mustafa mengatakan, korban dibunuh dengan cara ditusuk dan sedikitnya ada 10 luka tusukan di tubuh bocah malang tersebut.

4.       Korban dibunuh saat tertidur lelap

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nora Alexandra Sindir Orang yang Kirim Ancaman Pembunuhan: Giliran Bagi-Bagi Duit Minta Dikasihani

Nora Alexandra Sindir Orang yang Kirim Ancaman Pembunuhan: Giliran Bagi-Bagi Duit Minta Dikasihani

Entertainment | Sabtu, 29 April 2023 | 06:30 WIB

Soal Ancaman Pembunuhan Andi Pangerang di Medsos, DPR: Kedepankan Tata Krama di Medsos

Soal Ancaman Pembunuhan Andi Pangerang di Medsos, DPR: Kedepankan Tata Krama di Medsos

DPR | Rabu, 26 April 2023 | 07:43 WIB

Peneliti BRIN AP Hasanuddin Disiang Etik Besok, Buntut Ancaman Pembunuhan ke Muhammadiyah

Peneliti BRIN AP Hasanuddin Disiang Etik Besok, Buntut Ancaman Pembunuhan ke Muhammadiyah

News | Selasa, 25 April 2023 | 12:13 WIB

Akun Medsos Peneliti BRIN Halalkan Darah Umat Muhammadiyah, Akui Ancaman Pembunuhan

Akun Medsos Peneliti BRIN Halalkan Darah Umat Muhammadiyah, Akui Ancaman Pembunuhan

News | Senin, 24 April 2023 | 11:01 WIB

Cek Fakta: Mario Dandy Divonis Hukuman Mati atas Kasus Pembunuhan Berencana

Cek Fakta: Mario Dandy Divonis Hukuman Mati atas Kasus Pembunuhan Berencana

Entertainment | Minggu, 23 April 2023 | 13:35 WIB

3 WNI Diduga Lakukan Pembunuhan Sadis di Jepang, Kemlu Masih Tunggu Informasi Resmi Polisi

3 WNI Diduga Lakukan Pembunuhan Sadis di Jepang, Kemlu Masih Tunggu Informasi Resmi Polisi

News | Rabu, 19 April 2023 | 16:03 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×