Beda Klaim Polisi vs Dokter Soal Kondisi ABG yang Diperkosa 10 Orang

Ruth Meliana

Jum'at, 02 Juni 2023 | 13:54 WIB
Beda Klaim Polisi vs Dokter Soal Kondisi ABG yang Diperkosa 10 Orang
Ilustrasi pelecehan seksual (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Kondisi ABG 15 tahun, korban persetubuhan anak di bawah umur oleh 10 orang pelaku di Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) makin mengkhawatirkan. Korban saat ini dirawat di rumah sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Diketahui korban mengaku telah disetubuhi 11 pelaku sejak April 2022 hingga Januari 2023. Namun ada beda klaim polisi dan dokter terkait kondisi ABG  yang diperkosa 10 orang tersebut. Simak penjelasan berikut ini.

Polisi sebut korban derita kista

Kapolda Sulteng Irjen Agus Nugroho menyebut korban yang disetubuhi oleh 10 orang pelaku itu kini tengah dirawat di rumah sakit. Hal itu karena korban mengidap penyakit kista.

Kapolda Sulteng Irjen Agus Nugroho mengungkap awal mula korban bisa disetubuhi 10 pelaku. Dia menyebut korban awalnya bersetubuh dengan pacarnya inisial F dengan iming-iming diberi uang.

Setelah korban disetubuhi, Kapolda Sulteng menyebut F menyampaikan ke 10 tersangka jika korban mau disetubuhi dengan imbalan uang. Polisi menyebut 10 tersangka yang menyetubuhi korban juga saling mengenal.

Dokter sebut tumor hingga rahim akan diangkat

Sementara itu, tim dokter dalam pernyataan terbaru menyampaikan pihaknya akan melakukan operasi di bagian reproduksi korban, yaitu operasi pengangkatan rahim. Tindakan operasi perlu dilakukan karena khawatir kondisi kesehatan korban memburuk akibat pemerkosaan.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu, drg. Hery Mulyadi menjelaskan bahwa tim dokter akan mempertimbangkan secara hati-hati terakir rencana pengangkatan rahim terhadap korban.

baca juga

Pasalnya hasil dari sejumlah parameter laboratorium, kondisi korban masih belum bagus. Operasi pengangkatan rahim terhadap ABG yang diperkosa 10 orang itu dijadwalkan akan dilakukan pada pekan depan. 

Pendamping korban dari UPT (Unit Pelaksana Teknis) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Tengah, Salma Masri menyebut bahwa ada penyakit tumor ganas yang menimpa anak berusia 15 tahun itu. 

Korban merasakan berbagai gejala setelah menjadi korban pemerkosaan secara bertubi-tubi. Gejala yang dirasakan meliputi sakit di bagian perut dan vagina sampai mengeluarkan cairan berbau busuk. 

Kondisi kesehatan ABG yang diperkosa 10 orang itu dilaporkan s terus memburuk. Hal itu makin diperparah dengan kesehatan mental korban yang terguncang. Korban kemudian diberikan pendampingan dari segi hukum serta psikologis dari UPTD Perempuan dan Anak Provinsi Sulteng.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Gadis ABG 'Disetubuhi' 10 Tersangka Versi Kapolda Sulteng

Kronologi Gadis ABG 'Disetubuhi' 10 Tersangka Versi Kapolda Sulteng

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 12:29 WIB

Dear Kapolda Sulteng, Ini Beda Pemerkosaan, Persetubuhan dan Eksploitasi

Dear Kapolda Sulteng, Ini Beda Pemerkosaan, Persetubuhan dan Eksploitasi

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 12:05 WIB

Mengapa Oknum Polisi dalam Kasus Pemerkosaan ABG di Sulteng Belum Jadi Tersangka?

Mengapa Oknum Polisi dalam Kasus Pemerkosaan ABG di Sulteng Belum Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 11:38 WIB

Diduga Ikut Perkosa ABG di Sulteng, Apa Sebenarnya Tugas Perwira Brimob?

Diduga Ikut Perkosa ABG di Sulteng, Apa Sebenarnya Tugas Perwira Brimob?

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 11:20 WIB

KPAI Bantah Klaim Kapolda Sulteng Soal Kasus Persetubuhan Anak Di Parimou: Itu Kejahatan Seksual!

KPAI Bantah Klaim Kapolda Sulteng Soal Kasus Persetubuhan Anak Di Parimou: Itu Kejahatan Seksual!

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 11:10 WIB

"Kebodohan Apalagi Ini?" Emosi Warganet Soal Kapolda Sulteng Sebut Kasus ABG Persetubuhan Bukan Pemerkosaan

"Kebodohan Apalagi Ini?" Emosi Warganet Soal Kapolda Sulteng Sebut Kasus ABG Persetubuhan Bukan Pemerkosaan

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 11:09 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×