Kronologi Terbongkarnya Pabrik Ekstasi Jaringan Internasional di Rumah Elite Tangerang

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Sabtu, 03 Juni 2023 | 17:12 WIB
Kronologi Terbongkarnya Pabrik Ekstasi Jaringan Internasional di Rumah Elite Tangerang
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggerebek pabrik ekstasi di kawasan elite Perumahan Lavon Swan City Cluster Escanta 2 Nomor 5, Kabupaten Tangerang. (foto dok. Polri)

Pabrik ekstasi besar jaringan internasional yang berada di kawasan Perumahan Lavon Swan City Cluster Escanta 2 Nomor 5 KP Kawaron Girang, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten berhasil dibongkar. Pabrik ekstasi tersebut berhasil dibongkar pada Jumat (3/6/2023) oleh Bareskrim Polri.

Kepala Bareskrim Polri Komisaris Polisi Agus Andrianto dalam sebuah konferensi pers di Tangerang menjelaskan, bahwa dalam pengungkapan kasus tersebut para penyidik mengamankan empat orang tersangka yang merupakan satu jaringan dalam pembelian bahan baku dan memproduksi ekstasi.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan empat orang tersangka berinisial TH, N, MR, dan ARD. Agus menjelaskan bahwa suksesnya pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi Kantor Bea Cukai terkait dengan yang mengetahui adanya pengiriman alat-alat produksi sejenis obat-obatan melalui jasa pengiriman barang.

Agus menyebut pembongkaran dan penggerebekan dilakukan pada saat adanya informasi alat cetak pil ekstasi dari luar negeri. Berdasarkan informasi yang beredar, hasil penyelidikan menunjukan pengiriman ke wilayah Jawa Tengah dan Banten.

Dari hasil pengembangan yang ada, terungkaplah bahwa barang tersebut dikirim ke wilayah Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Kemudian Bareskrim Polri memberikan instruksi kepada tim Ditresnarkoba Polda Banten untuk segera mengeksekusi pengungkapan kasus tersebut. Akhirnya, kedua tersangka berhasil dibekuk kepolisian dan diamankan di Banten. Hal tersebut merupakan residivis dengan kasus yang sama dengan bertindak sebagai pembuat atau produksi dari barang ekstasi.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Komisaris Besar Polisi Jean Calvijn Simanjuntak menambahkan setelah berhasil mengungkap pabrik ekstasi yang ada di Banten, pihaknya lalu melakukan pengembangan ke Semarang, Jawa Tengah.

Disebutkan bahwa di Kota Semarang, para penyidik gabungan berhasil mengamankan dua tersangka dengan inisial MR dan ARD yang juga turut berperan sebagai pembuat ekstasi tersebut.

Dari hasil pembongkaran ini, berbagai jenis barang bukti yang diamankan yakni 11 bungkus besar masing-masing berisi ekstasi dengan jumlah keseluruhan 25.000 butir, dua bungkus plastik dengan klip masing-masing berisikan kapsul diduga ekstasi dengan jumlah keseluruhan mencapai 1.000 butir, dan delapan bungkus plastik klip ekstasi dengan total keseluruhan 1.380 butir ekstasi.

Lebih lanjut, Agus Andrianto menyebut pabrik ekstasi yang berhasil dibongkar tersebut sangat produktif dan efektif dalam memproduksi ribuan pil ekstasi ke masyarakat, hal tersebut dikarenakan pabrik tersebut mampu memproduksi sampai 3.000 butir dalam waktu setengah jam.

Atas tindakan tersebut, para tersangka dikenakan Pasal 114 Juncto pasal 132 Ayat 1 Subsider Pasal 112 Juncto pasal 132 Ayat 1 lebih Subsider Pasal 113 Juncto Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 terkait dengan narkotika. Adapun ancamannya yakni hukum maksimal pidana mati.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Kasus Narkoba Teddy Minahasa, Polri Siapkan Sidang Etik AKBP Dody Prawiranegara

Soal Kasus Narkoba Teddy Minahasa, Polri Siapkan Sidang Etik AKBP Dody Prawiranegara

| Sabtu, 03 Juni 2023 | 15:38 WIB

8 Rekomendasi Lokasi Memancing Danau dan Kolam yang Berada di Tangerang

8 Rekomendasi Lokasi Memancing Danau dan Kolam yang Berada di Tangerang

| Sabtu, 03 Juni 2023 | 13:11 WIB

Dugaan Aliran Dana Peredaran Narkoba untuk Pemilu 2024, Bareskrim Sebut Fenomena Narkopolitik

Dugaan Aliran Dana Peredaran Narkoba untuk Pemilu 2024, Bareskrim Sebut Fenomena Narkopolitik

| Jum'at, 02 Juni 2023 | 23:54 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Pabrik Ekstasi Jaringan Internasional, Empat Orang Diamankan

Bareskrim Polri Bongkar Pabrik Ekstasi Jaringan Internasional, Empat Orang Diamankan

| Jum'at, 02 Juni 2023 | 17:35 WIB

Bareskrim Polri Gerebek Pabrik Ekstasi di Tangerang, Alat Cetak Mampu Produksi 3 Ribu Pil Dalam 30 Menit

Bareskrim Polri Gerebek Pabrik Ekstasi di Tangerang, Alat Cetak Mampu Produksi 3 Ribu Pil Dalam 30 Menit

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 17:08 WIB

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB