Suara.com - Jelang Hari raya Idul Adha, Dompet Dhuafa terus mempersiapkan hewan ternak terbaik salah satunya melalui program Tebar Hewan Kurban (THK) dengan membangun Sentra Ternak yang tersebar di 12 Provinsi.
Cakupan wilayah 12 provinsi tersebut adalah Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur hingga Sulawesi Selatan.
Sentra ternak sendiri merupakan peternakan terpadu yang terkelola baik dengan melibatkan komunitas peternak lokal dan merupakan pemasok utama dimana hampir 55% hewan kurban Dompet Dhuafa 2023 berasal dari tempat tersebut.
Kota Cianjur jadi salah satu lokasi sentra ternak di Jawa Barat, disana tersedia ratusan hewan ternak yang akan didistribusikan saat Idul Adha. Tidak hanya diberi makan, hewan ternak yang ada di Sentra Ternak Cianjur pun dilakukan tes kesehatan, terjaga pangan ternak dengan mutu terbaik hingga perawatan kesehatan hewan-hewan secara berkala.
“Dompet dhuafa ingin mengajak teman-teman melihat secara langsung bahwa benar programnya ada, tidak hanya sekedar kampanye, tapi bisa melihat langsung peternakannya seperti apa, pengelolaannya dan penerima seperti apa,” ucap Wakil Ketua Pelaksana Tebar Hewan Kurban 2023, Taufan Yusuf Nugroho kepada media di Cianjur, Senin (5/6/2023).

Ia menuturkan selain di Cianjur, Sentra Ternak Dompet Dhuafa Jawa Barat terdapat di Cirebon, Sukabumi, Garut, Bandung Barat dan Lembang.
“Distribusi akan mulai H-7, karena sistem sudah terbentuk langsung digulirkan ketika donatur sudah konfirmasi. Untuk syarat penerima manfaat, kami lebih tekankan ke wilayah yang memang masih sulit mendapatkan daging, jadi ketika ada quality control selain melihat langsung ternaknya, biasanya juga dilihat peta lokasinya ada dimana,” terang Taufan.
Diharapkan dengan adanya sentra ternak tersebut dapat mencapai target mendristribusikan 40.000 hewan kurban ke wilayah 3T (terpencil, tertinggal dan terluar) di Indonesia serta beberapa wilayah di luar negeri.
Untuk menjaga kualitas hewan ternak, selain pengecekan rutin di kandang, Dompet Dhuafa juga bermitra dinas kesehatan setempat yang akan mengecek perkembangan hewan ternak.
“Misalkan ada wabah seperti tahun lalu ada PMK, ada penyuluhan dan penyuntikan vaksin. Untuk hariannya, ketika peternak ini jadi bagian pemberdayaan dompet dhuafa mereka tentu tidak hanya menjalankan tugas rutin sebagai peternak, tetapi ada pengembangan knowledgenya, mereka juga ada pengembangan teknologi, misalnya olahan pamannya seperti apa, dikasih pakan sekian hari nanti bobotnya naik berapa, jadi peternak dibekali ilmu-ilmu itu,” jelas Taufan.
Sementara itu, penyaluran hewan kurban THK Dompet Dhuafa tahun ini menargetkan pendistribusian 40.000 hewan kurban ke 25 Provinsi di Indonesia dengan total lebih dari satu jiwa penerima manfaat.
Bahkan melalui program THK, Dompet Dhuafa juga menyalurkannya hingga mancanegara yang targetnya adalah negara di mana penduduk muslim menjadi minoritas dan sering terjadi konflik kemanusiaan.