Mengenal SD Inpres yang Kualitas Pembangunannya Dibandingkan Jokowi dengan IKN

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Sabtu, 17 Juni 2023 | 19:36 WIB
Mengenal SD Inpres yang Kualitas Pembangunannya Dibandingkan Jokowi dengan IKN
Joko Widodo - Apa Itu SD Inpres (ANTARA/Fath Putra Mulya)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan alasan mengapa pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menggunakan tenaga kerja asing (TKA). Jokowi menyampaikan penggunaan pekerja asing demi kualitas IKN.

"Pengawas (TKA) memang sudah diusulkan dalam rapat. kalau hanya 1 - 2 (orang) untuk urusan kualitas barang nanti yang dihasilkan, nanti kalau jelek gimana kualitasnya?," kata Jokowi di Pasar Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (15/6/2023).

Alasan penggunaan TKA tersebut adalah agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik. Presiden Jokowi juga menjaga agar hasilnya tidak seperti SD Inpres.

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Pandjaitan telah menyinggung penggunaan TKA untuk pembangunan IKN. Luhut ingin pembangunan menuai hasil yang baik.

"Saya lapor ke Presiden, pengawas terpaksa dengan segala hormat pake bule untuk kualitas. Jangan sampai Istana Presiden itu jadi tapi tidak bagus," jelas Luhut dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (9/6/2023).Berkenaan dengan hal tersebut, berikut penjelasan mengenai apa itu SD Inpres selengkapnya.

Apa Itu SD Inpres?

SD Inpres atau Sekolah Dasar Instruksi Presiden merupakan program sarana pendidikan Presiden Soeharto pada masa Orde Baru. Sekolah ini dibangun berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 1973 tentang Program Bantuan Pembangunan Sekolah Dasar.

Pembangunan itu dilakukan untuk memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat. SD itu dibangun khususnya untuk masyarakat pedesaan dan daerah kota yang penduduknya memiliki penghasilan rendah.

Banyak SD Inpres yang dibangun hingga ribuan setiap tahunnya pada 1993 hingga 1994. Bahkan, sudah ada sekitar 150.000 unit SD Inpres yang berdiri.

Pembangunan SD Inpres ini diinisiasi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dan Ekonom Indonesia, Widjojo Nitisastro. Dana yang dikeluarkan demi program ini hingga akhir Pembangunan Jangka Panjang Tahap (PJTP) I mencapai hampir Rp6,5 triliun.

Pemerintah turut menempatkan lebih dari 1 juta guru Inpres. Pembangunan SD Inpres menyebabkan didirikannya Sekolah Dasar Pendidikan Guru (SPG).

SPG itu kemudian dibubarkan pada 1989 dan orang-orang beralih ke Sekolah Menengah Atas (SMA). SD Inpres lalu harus berjuang di tengah minat belajar di sekolah dari misionaris dan pesantren.

Pembangunan sekolah itu juga berlangsung bersamaan dengan Pembangunan Lima Tahun (Pelita) Tahap II dan III. Pembangunan itu menjadi kondisi awal pembangunan sistem pendidikan Indonesia oleh rezim Orde Baru.

Pemerintah turut mengatur terkait seragam, materi pembelajaran, dan perilaku pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan. Pada tahun 1974, pembangunan ini membuat sekitar 1000 anak usia 2 hingga 6 tahun menerima pendidikan.

SD Inpres mendorong masyarakat segera menyelesaikan pendidikan dasar, menurunkan kondisi buta aksara, naiknya upah, dan perekonomian negara pun pulih. Dampak pengembalian ekonomi karena sekolah tersebut sekitar 6.8 hingga 10,6 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Lawak Gibran Saat Ditodong Ucapan HUT Pemkot Solo oleh Wartawan, Netizen: Kaya Teman Sendiri

Momen Lawak Gibran Saat Ditodong Ucapan HUT Pemkot Solo oleh Wartawan, Netizen: Kaya Teman Sendiri

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 17:40 WIB

Erina Gudono Merasa Dijebak Kaesang Pangarep saat Jalan Berdua: Kayak Investasi Bodong

Erina Gudono Merasa Dijebak Kaesang Pangarep saat Jalan Berdua: Kayak Investasi Bodong

Your Say | Sabtu, 17 Juni 2023 | 16:17 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Perdana Menteri Singapura Membanggakan Negaranya dan Menyoroti IKN?

CEK FAKTA: Benarkah Perdana Menteri Singapura Membanggakan Negaranya dan Menyoroti IKN?

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 14:56 WIB

Penampakan Sapi Raksasa Asal Bandung Barat yang Dibeli Presiden Jokowi, Berbobot 940 Kilogram

Penampakan Sapi Raksasa Asal Bandung Barat yang Dibeli Presiden Jokowi, Berbobot 940 Kilogram

Jabar | Sabtu, 17 Juni 2023 | 14:19 WIB

Untuk Hewan Kurban, Sapi Berbobot 900 Kg milik Peternak Asal Metro Dibeli Presiden Jokowi Seharga Rp 100 Juta

Untuk Hewan Kurban, Sapi Berbobot 900 Kg milik Peternak Asal Metro Dibeli Presiden Jokowi Seharga Rp 100 Juta

Lampung | Sabtu, 17 Juni 2023 | 14:05 WIB

Terkini

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:48 WIB

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:41 WIB

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:38 WIB