8 Fakta Keji Hubungan Inses Ayah dan Anak di Banyumas, Bunuh 7 Bayi Hasil Persetubuhan

Farah Nabilla | Suara.com

Senin, 26 Juni 2023 | 16:22 WIB
8 Fakta Keji Hubungan Inses Ayah dan Anak di Banyumas, Bunuh 7 Bayi Hasil Persetubuhan
Ilustrasi hubungan inses atau sedarah. [Pixabay]

Suara.com - Pria berinisial R (57) asal Banyumas, Jawa Tengah ditangkap oleh polisi atas kasus persetubuhan dengan anak kandungnya atau yang sidebut inses. Tak hanya itu, R juga membunuh empat bayi hasil inses tersebut.

Beragam fakta pun diungkap pihak kepolisian Banyumas. Terlebih, ditemukan pula tindak pidana atas kasus inses ayah dan anak tersebut.

Berikut fakta-fakta hubungan inses ayah anak di Banyumas.

1. Dugaan Praktik Perdukunan

Tindakan keji inses ayah dan anak itu diduga merupakan praktik perdukunan. Polisi mengungkap ada guru spiritual yang mengarahkan tindakan itu. R juga dikenal masyarakat sebagai seorang dukun pengobatan.

2. Bayi Dikubur di Kebun

Akibat tindakan inses R yang dilakukan kepada E (25), sang anak melahirkan bayi yang kemudian ia bunuh. R mengaku bahwa ia membunuh empat bayi dari hubungan inses tersebut.

Namun ternyata ada 3 kerangka manusia lagi yang masih ada di TKP. Total bayi yang dibunuhnya yakni 7.
 
"Rudi sejauh ini mengakui bahwa kerangka manusia yang kita temukan dari tanggal 15-21 Juni. Kemudian terakhir pelaku menyampaikan bahwa ada tiga kerangka lagi yang masih ada di TKP, artinya total ada tujuh kerangka manusia," kata Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriyadi kepada wartawan, Senin (26/6/2023).
 
3. Sempat Kabur

Sebelum ditangkap dan dibawa ke ruang Unit IV PPA Sat Reskrim Polresta Banyumas, R masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). R kabur pasca ditemukan 4 kerangka bayi di kebun kosong tepatnya di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas.
 
4. Anak Disetubuhi Sejak 2013

Rudi mengaku telah menyetubuhi anak kandungnya sejak tahun 2013. Artinya, E telah disetubuhi sekitar sejak usia 15 tahun.
 
"Rudi mengaku melakukan hubungan dengan anaknya ini sejak tahun 2013. Jadi bisa dikatakan inses," jelas Agus.
 
5. Memiliki 3 Istri

R diketahui memiliki 3 orang istri. Istri yang sah yakni hanya istri pertama. Istri kedua dan ketiganya merupakan istri siri. Korban E merupakan anak pertama dari istri ketiga.

6. Melakukan Hubungan di Gubug dekat Bayi Dikubur

Hubungan gelap antara ayah dan anak itu dilakukan di gubug yang tak jauh dari lokasi penemuan anak bayi itu. Gubug itu dipinjamkan oleh pemilik kebun kepada R.

7. Ibu Kandung Mengetahuinya dan Membantu Persalinan

Menurut Agus, ibu kandung E sudah mengetahuinya tetapi tidak dapat berbuat banyak karena diancam. Istri R itu pun juga membantu persalinan E.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Wali Kota Bukittinggi Dipolisikan karena Sebut Ada Hubungan Seks Sedarah Ibu dan Anak, Emang Bahayanya Apa Sih?

Heboh Wali Kota Bukittinggi Dipolisikan karena Sebut Ada Hubungan Seks Sedarah Ibu dan Anak, Emang Bahayanya Apa Sih?

Lifestyle | Senin, 26 Juni 2023 | 15:38 WIB

Bermula dari Saling Sengol di Dapur, Pelaku Inses di Bukittinggi Ngaku Sama Sama Mau sampai Kayak Orang Pacaran, Miris!

Bermula dari Saling Sengol di Dapur, Pelaku Inses di Bukittinggi Ngaku Sama Sama Mau sampai Kayak Orang Pacaran, Miris!

| Senin, 26 Juni 2023 | 14:35 WIB

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar Dipolisikan, Buntut Sebut Ada Inses Ibu-Anak

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar Dipolisikan, Buntut Sebut Ada Inses Ibu-Anak

Sumbar | Senin, 26 Juni 2023 | 14:18 WIB

5 Bahaya Inses Hubungan Sedarah yang Wajib Diketahui, Risiko Kecacatan Tinggi!

5 Bahaya Inses Hubungan Sedarah yang Wajib Diketahui, Risiko Kecacatan Tinggi!

News | Senin, 26 Juni 2023 | 14:08 WIB

Di Luar Nalar, Ibu Bersetubuh dengan Anak Kandung di Bukittinggi Selama 11 Tahun Meski Bapak Ada di Rumah

Di Luar Nalar, Ibu Bersetubuh dengan Anak Kandung di Bukittinggi Selama 11 Tahun Meski Bapak Ada di Rumah

| Senin, 26 Juni 2023 | 08:29 WIB

Awalnya Mula Terungkapnya Hubungan Terlarang Ibu dan Anak di Sumatera Barat

Awalnya Mula Terungkapnya Hubungan Terlarang Ibu dan Anak di Sumatera Barat

| Sabtu, 24 Juni 2023 | 20:36 WIB

Sosiolog Universitas Negeri Padang: Inses di Sumbar Karena Hubungan Terlalu Dekat Ibu dan Anak

Sosiolog Universitas Negeri Padang: Inses di Sumbar Karena Hubungan Terlalu Dekat Ibu dan Anak

| Sabtu, 24 Juni 2023 | 16:07 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB