Kebakaran di Klender Diduga Gegara Pasangan Kumpul Kebo Ribut, Warga: Habis Bakar Dia Lari

Agung Sandy Lesmana | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Senin, 03 Juli 2023 | 14:38 WIB
Kebakaran di Klender Diduga Gegara Pasangan Kumpul Kebo Ribut, Warga: Habis Bakar Dia Lari
Kebakaran di Klender Diduga Gegara Pasangan Kumpul Kebo Ribut, Warga: Habis Bakar Dia Lari. [Suara.com/Kabarkara]

Suara.com - Kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah semi permanen di Jalan I Gusti Ngurah Rai, RT 03/1 Kampung Sumur, Klender, Jakarta Timur pada Minggu (2/7/2023) malam diduga akibat pasangan kumpul kebo ribut.

Hal itu diungkapkan warga bernama Surani sekaligus saksi mata insiden kebakaran tersebut. 

Surani mengatakan kebakaran bermula dari pertengkaran pasangan kumpul kebo yang mengontrak di lokasi yang terbakar.

Pasangan tersebut sudah bertengkar hebat sejak 4 hari lalu sebelum peristiwa kebakaran. Bahkan si pria, lanjut Surani sudah sempat membuang pakaian wanitanya saat bertengkar ke tengah rel.

Diketahui jarak kontrakan berada di tepian rel. Hanya berjarak sekira 5 meter.

"Pas berantem juga lakinya sempet nitipin pakaiannya ke rumah saya. Tapi saya gak mau, takut dikira ikut campur,” ucap Surani saat ditemui Suara.com, Senin (3/7/2023).

Pertikaian mereka terus berlanjut hingga Minggu (3/7) malam. Wanita pasangan kumpul kebo, yang diketahui bernama Fitri (24) kemudian membeli bensin eceran dalam kemasan air mineral 600 ml.

Bensin tersebut, kata Surani, digunakan Fitri untuk membakar kontrakan tersebut.

"Saya lihat dia bawa botol. Saya kira air dingin, karena dia kan biasa beli air dingin. Tapi gak tau-nya bensin,” kata Surani.

Udah gitu ditambah lagi yang jual bensin bilang kalo orang itu (Fitri) memang sebelumnya beli bensin eceran,” imbuh Surani.

Surani menyebut, Fitri baru tinggal di kawasan tersebut sekira 5 bulan. Sementara sang pacar disebut sudah mengontrak  selama 2 tahun.

Lokasi kebakaran di kawasan Klender, Jakarta Timur yang menghanguskan sejumlah rumah warga. (Suara.com/Faqih)
Lokasi kebakaran di kawasan Klender, Jakarta Timur yang menghanguskan sejumlah rumah warga. (Suara.com/Faqih)

Setelah membakar kontrakan yang terbuat dari kayu dan triplek itu, lanjut Surani, Fitri memberitahukan adanya kebakaran yang diduga akibat ulahnya.

"Habis bakar dia lari, terus lapor ke anak-anak yang lagi nongkrong. Dia bilang ‘tuh, tuh kebakaran tuh’. Habis itu dia lari lagi,” jelas Surani.

Melihat hal tersebut anak nongkrong disekitar wilayah itu langsung berteriak membangunkan warga. Tanpa berfikir kebakaran itu ulah Fitri, mereka langsung berjibaku memadamkan api.

Sementara itu, dari hasil laporan petugas pemadam kebakaran, menyebut kebakaran disebabkan korsleting listrik dari salah satu rumah yang ludes terbakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Hebat Menjalar Jalur KRL, Emak-emak di Klender Nyaris Terpanggang saat Selamatkan Tetangga yang Tidur

Kebakaran Hebat Menjalar Jalur KRL, Emak-emak di Klender Nyaris Terpanggang saat Selamatkan Tetangga yang Tidur

News | Senin, 03 Juli 2023 | 14:13 WIB

3 Bangunan Di Jakbar Ludes Terbakar, Salah Satunya Rumah Sekretariat Gereja

3 Bangunan Di Jakbar Ludes Terbakar, Salah Satunya Rumah Sekretariat Gereja

News | Senin, 03 Juli 2023 | 09:28 WIB

Kebakaran Rumah di Klender, Api Sempat Merambat hingga ke Jalur Kereta

Kebakaran Rumah di Klender, Api Sempat Merambat hingga ke Jalur Kereta

News | Senin, 03 Juli 2023 | 00:04 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Palmerah Ludes Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Palmerah Ludes Terbakar

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 21:00 WIB

Terkini

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB