Gawat! Kualitas Udara di Jakarta Timur dan Jakarta Utara Tidak Sehat, Pejabat DKI Sampai Minta Warga Pakai Masker

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 27 Juli 2023 | 08:47 WIB
Gawat! Kualitas Udara di Jakarta Timur dan Jakarta Utara Tidak Sehat, Pejabat DKI Sampai Minta Warga Pakai Masker
Kualitas udara Jakarta tidak sehat. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kualitas udara di Jakarta Timur dan Jakarta Utara dilaporkan tidak sehat pada Kamis (27/7/2023) ini. Masyarakat yang sensitif terhadap kualitas udara berpotensi mengalami efek kesehatan.

Kualias udara di Jakarta tidak sehat berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Lubang Buaya dan Kelapa Gading pada pukul 07.00-07.30 WIB, Kamis.

Hasil pemantauan pada aplikasi JAKI, menunjukkan kualitas udara di Jakarta Timur tidak sehat dengan angka partikel halus (particulate matter/PM) 2,5 mencapai 129. Sedangkan di Jakarta Utara mencapai 103.

Umumnya, kualitas udara dinyatakan baik apabila pantauan ISPU di suatu wilayah kota menunjukkan angka di bawah 50.

Dengan tingginya angka PM2,5 tersebut anggota kelompok masyarakat yang sensitif terhadap kualitas udara berpotensi mengalami efek kesehatan. Tetapi masyarakat umum tidak mungkin terpengaruh.

Kemudian ISPU di wilayah kota Jakarta lainnya terpantau sedang, yakni Jakarta Pusat (99), Jakarta Selatan (97) dan Jakarta Barat (53).

Sementara itu, pada situs pemantauan IQ Air pada Kamis ini pukul 07.00 WIB, Jakarta diklasifikasikan sebagai kota nomor lima dengan pencemaran udara tertinggi di Indonesia.

Adapun indeks kualitas udara (IKU) di Jakarta, Indonesia mencapai 168, dinilai lebih tercemar dibanding Baghdad, Irak, dengan IKU 156.

IKU di Jakarta tinggi karena konsentrasi PM2.5 saat ini sudah 17,9 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara WHO, dengan PM2,5 mencapai 89,6µg/m³, 03 mencapai 64.9µg/m³, dan sulfur dioksida (SO2) mencapai 11.2µg/m³.

Data kualitas udara diperoleh berdasarkan pantauan di 20 stasiun pemantau, di antaranya berada di Layar Permai (PIK), Jalan Raya Pejuangan (Kebon Jeruk), dan Jimbaran (Ancol).

Enam wilayah Jakarta berpotensi mengalami cuaca berawan sepanjang hari dengan suhu udara berada pada kisaran minimum 25 derajat hingga maksimum 34 derajat celsius.

Selain itu, angin bergerak dari timur laut menuju tenggara dengan kecepatan empat sampai 10 knot.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta memerinci cuaca berawan berpotensi di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, dari pagi, siang dan malam hari.

Sementara tingkat kelembaban udara diperkirakan berada pada kisaran 55 hingga 90 persen.

Namun tidak ada peringatan dini yang dikeluarkan BPBD DKI Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Kembali Jadi Peringkat Pertama Kota Dengan Polusi Tertinggi di Dunia

Jakarta Kembali Jadi Peringkat Pertama Kota Dengan Polusi Tertinggi di Dunia

Foto | Selasa, 25 Juli 2023 | 18:43 WIB

5 Cara Melindungi Kulit dari Polusi Udara, Wajib Eksfoliasi Rutin!

5 Cara Melindungi Kulit dari Polusi Udara, Wajib Eksfoliasi Rutin!

Your Say | Selasa, 25 Juli 2023 | 10:53 WIB

4 Aplikasi Cek Kualitas Udara Ini Wajib Kamu Unduh di Smartphone

4 Aplikasi Cek Kualitas Udara Ini Wajib Kamu Unduh di Smartphone

Your Say | Senin, 24 Juli 2023 | 13:03 WIB

Tips Hindari Si Kecil dari Batuk Dan Flu Berkepanjangan di Tengah Kualitas Udara Buruk

Tips Hindari Si Kecil dari Batuk Dan Flu Berkepanjangan di Tengah Kualitas Udara Buruk

Health | Sabtu, 15 Juli 2023 | 18:24 WIB

6 Jenis Zat Berbahaya pada Polusi Udara, Gangguan Pernapasan hingga Kanker!

6 Jenis Zat Berbahaya pada Polusi Udara, Gangguan Pernapasan hingga Kanker!

Your Say | Jum'at, 14 Juli 2023 | 16:04 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB