Fakta Taliban ke Indonesia, Kunjungan Tidak Resmi, Kok Bisa?

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 28 Juli 2023 | 10:47 WIB
Fakta Taliban ke Indonesia, Kunjungan Tidak Resmi, Kok Bisa?
Salah satu militan Taliban di Afghanistan [foto: Antara] ilustrasi Taliban ke Indonesia

Suara.com - Perwakilan pemerintah Taliban Afghanistan melakukan perjalanan ke Indonesia awal bulan ini merupakan kunjungan tidak resmi. Hal itu dikonfirmasi oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah. Fakta Taliban ke Indonesia tapi bukan kunjungan resmi ini pun menjadi perhatian dunia. Apa tujuannya?

Dikutip dari thestar.com, Pemerintahan Taliban yang mengambil kembali kekuasaan pada Agustus 2021 berusaha menopang pengakuan atas kekuasaannya di seluruh dunia Islam, termasuk mendekati Indonesia untuk meningkatkan hubungan politik dan ekonomi.

Tetapi Indonesia belum mengakui legitimasi pemerintah Taliban Afghanistan sejak melanjutkan pemerintahannya dua dekade setelah pasukan pimpinan AS menggulingkan rezim mereka.

Media asia.nikkei.com menyebut fakta Taliban ke Indonesia dibahas oleh para analis bahwa kunjungan itu merupakan upaya Taliban untuk mendapatkan dukungan dan pengakuan internasional.

Selain itu juga untuk mendapatkan investasi asing di Afghanistan untuk menopang ekonominya yang sedang dalam keadaan genting, sampai dapat dikatakan sebagai negara termiskin di dunia. 

Lembaga dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa mencatat Ekonomi Afghanistan dengan cepat mengalami kontraksi lebih dari 20 persen setelah Taliban kembali berkuasa pada 15 Agustus 2021.

Namun sejak itu, korupsi dilaporkan turun, nilai tukar stabil, dan inflasi terkendali. Menurut UNDP, produk domestik bruto juga agak stabil, menyusut hanya 3,6 persen pada tahun 2022 sebagian karena sejumlah besar bantuan PBB dan internasional.

Sampai saat ini, tidak ada negara yang secara resmi mengakui rezim Taliban meskipun telah mengirim perwakilan ke beberapa misi luar negeri Afghanistan termasuk di China, Rusia, Qatar dan Pakistan. Termasuk Indonesia, tidak dalam posisi untuk sepenuhnya mengakui Taliban saat ini.

Meskipun demikian Indonesia mengantisipasi proses rekonsiliasi internal, proses demokratisasi yang lebih baik, dan akses pendidikan yang lebih baik bagi perempuan. 

Indonesia sendiri dalam posisi waspada terhadap jaringan teroris, karena itu tidak dalam posisi untuk mendukung Taliban. Badan Intelijen Negara atau BIN pada tahun 2021 mendeteksi jaringan teroris di Indonesia yang ditengarai dekat dengan kelompok Taliban di Afghanistan. 

Setelah kemanangan Taliban atas Afghanistan, BIN bersama jaringan intelijen Indonesia memperkuat deteksi dan pencegahan dini kelompok teroris yang memiliki kedekatan ideologis dengan Taliban. 

BIN terus memonitor keamanan di Afghanistan meskipun Taliban sudah berjanji tidak akan mengusik misi diplomatik asing di Afghanistan. Hal penting bagi BIN adalah keamanan dan keselamatan WNI serta staf KBRI di Afghanistan.

Untuk saat ini, kunjungan Taliban ke Indonesia tak dapat dikatakan sebagai delgeasi karena dapat menyiratkan semacam formalitas padahal kenyatannya berdasarkan keterangan juru bicara Kemenlu RI, kunjungan tersebut 'tidak resmi'.

Juru bicara Kemenlu RI menegaskan tidak ada pertemuan resmi antara pejabat Pemerintah Afghanistan dan Indonesia. 

Hubungan kedua negara, antara Indonesia dengan Afghanistan sejauh ini adalah berdasarkan solidaritas agama. Untuk sementara waktu, belum dapat diuraikan apa yang menjadi tujuan dari fakta Taliban ke Indonesia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungan Taliban ke Indonesia Bukan Temui Pemerintah, Ada Tujuan Terselubung?

Kunjungan Taliban ke Indonesia Bukan Temui Pemerintah, Ada Tujuan Terselubung?

Bisnis | Rabu, 26 Juli 2023 | 12:37 WIB

Perjuangan Gadis Kecil Mengenyam Pendidikan hingga Tertembus Peluru

Perjuangan Gadis Kecil Mengenyam Pendidikan hingga Tertembus Peluru

Your Say | Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:05 WIB

Mohadese Mirzaee: Pilot Perempuan Afghanistan Pertama di Eropa

Mohadese Mirzaee: Pilot Perempuan Afghanistan Pertama di Eropa

Video | Sabtu, 27 Mei 2023 | 08:00 WIB

Hidup Tanpa Harapan, Rindu Rahima Pengungsi Afghanistan Akan Kampung Halaman

Hidup Tanpa Harapan, Rindu Rahima Pengungsi Afghanistan Akan Kampung Halaman

News | Senin, 13 Februari 2023 | 13:43 WIB

Pervez Musharraf Meninggal di Pengasingan, Akibat Penyakit Langka yang Dideritanya Menahun

Pervez Musharraf Meninggal di Pengasingan, Akibat Penyakit Langka yang Dideritanya Menahun

News | Senin, 06 Februari 2023 | 09:26 WIB

Tewaskan 100 Orang Lebih, Taliban Bantah Tudingan Jadi Dalang Bom Di Masjid Pakistan

Tewaskan 100 Orang Lebih, Taliban Bantah Tudingan Jadi Dalang Bom Di Masjid Pakistan

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 11:11 WIB

Terkini

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:26 WIB

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:17 WIB

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:59 WIB

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:55 WIB

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:44 WIB

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:31 WIB

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah

AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:22 WIB

KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan

KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:17 WIB