Teka-teki Bisnis Senjata Api Ilegal dalam Kasus Kematian Bripda Ignatius

Ruth Meliana | Suara.com

Rabu, 02 Agustus 2023 | 14:48 WIB
Teka-teki Bisnis Senjata Api Ilegal dalam Kasus Kematian Bripda Ignatius
Potret Bripda Ignatius. [Instagram]

Suara.com - Dalam kasus kematian Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage atau Bripda IDF diketahui turut diselimuti oleh bisnis senjata api (senpi ilegal). Hal ini diungkap oleh pihak keluarga korban. Namun, hingga kini dugaan bisnis senpi ilegal masih menjadi teka-teki karena polisi belum menindaklanjutinya.

Sebelumnya keluarga Bripda Ignatius mengatakan korban pernah mengeluh dicekoki minuman keras (miras). Tak hanya itu, korban juga mengaku dipaksa transaksi senpi ilegal oleh seniornya. Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Bripda Ignatius, Jajang.

Bripda Ignatius disebut merasa ketakutan karena seniornya selalu memaksanya mengonsumsi miras, padahal korban tidak suka. Korban pun mengaku kepada keluarga dirinya selalu menolak tawaran miras dan transaksi senpi ilegal.

Jajang melanjutkan, intimidasi dan ketakutan yang dialami korban dimulai sejak awal tahun 2023. Pada 13 Juni lalu, Bripda Ignatius  ahkan sempat curhat ke pacanya bahwa ia sudah tidak kuat lagi menghadapi kelakuan seniornya. Ia pun memasrahkan hidupnya ke Tuhan.

Namun, dalam gelar perkara di Polres Bogor pada Selasa (1/8/2023), ayah korban, Yulius Pandi menyebut bahwa saat itu tidak ada yang disampaikan terkait bisnis senpi ilegal. Tim penyidik hanya menjelaskan soal keberadaan senjata tersebut, bukan transaksinya.

"Tidak ada disampaikan (saat gelar perkara soal bisnis senpi) kepada kami, memang pada saat kejadian itu dari tim penyidik dijelaskan kepada kami, tentang keberadaan senjata itu," kata Yulius Pandi kepada wartawan usai menghadiri gelar perkara.

Sementara itu, Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mengimbau Polri mengusut asal senpi rakitan yang menewaskan Bripda Ignatius sekaligus soal bisnis senjata tersebut. Diketahui, senpi ini dimiliki salah satu tersangka, yakni Bripda IG.

Sugeng heran mengapa senjata api itu ada pada tersangka lainnya, yakni Bripda IMS. Terlebih, sebagai anggota polisi seharusnya mengetahui bahwa senjata ilegal merupakan barang haram sehingga tidak bisa dimiliki, disimpan, dan dikuasai secara pribadi.

Tak hanya itu, Sugeng menyebut penting untuk memeriksa apakah kedua tersangka betul-betul dalam pengaruh alkohol saat kejadian. Faktor kelalaian juga perlu didalami, mengingat anggota Densus 88 seharusnya sudah ahli soal senpi.

Bripda Ignatius tewas tertembak di Rusun Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Minggu (23/7/2023). Benda ini mengenai leher dan telinga korban. Bripda IG diduga merupakan pemilik senpi itu, sedangkan Bripda IMS yang menembak. Keduanya saat ini sudah ditangkap dan ditahan.

Dalam gelar pekara itu, terungkap fakta baru soal Bripda IMS. Ia disebut sempat akan kabur meninggalkan lokasi kejadian usai menembak Bripda Ignatius. Namun, aksi ini digagalkan rekannya yang lain. Polisi pun bakal mendalami tujuannya melarikan diri.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Kasus Polisi Tembak Polisi, Keluarga Bripda IDF Sampaikan Pesan Ini

Fakta Kasus Polisi Tembak Polisi, Keluarga Bripda IDF Sampaikan Pesan Ini

Bogor | Rabu, 02 Agustus 2023 | 11:19 WIB

Tersangka Penembak Bripda Ignatius Sempat Kabur, Tapi Ditangkap Sesama Anggota Polisi

Tersangka Penembak Bripda Ignatius Sempat Kabur, Tapi Ditangkap Sesama Anggota Polisi

News | Rabu, 02 Agustus 2023 | 06:32 WIB

Ada 'Kode Tirai Biru' di Kasus Bripda Ignatius, Apa Itu 'Blue Curtain Code'?

Ada 'Kode Tirai Biru' di Kasus Bripda Ignatius, Apa Itu 'Blue Curtain Code'?

News | Selasa, 01 Agustus 2023 | 14:09 WIB

Ada Beberapa Kejanggalan dalam Kasus Kematian Bripda Ignatius, Apa Saja?

Ada Beberapa Kejanggalan dalam Kasus Kematian Bripda Ignatius, Apa Saja?

Video | Selasa, 01 Agustus 2023 | 09:00 WIB

Viral Foto Santriwati Pegang Senjata Laras Panjang dan Pakai Rompi Anti Peluru, Simak Klarifikasinya

Viral Foto Santriwati Pegang Senjata Laras Panjang dan Pakai Rompi Anti Peluru, Simak Klarifikasinya

Video | Senin, 31 Juli 2023 | 18:56 WIB

Perbedaan Senjata Api dan Airsoft Gun

Perbedaan Senjata Api dan Airsoft Gun

News | Senin, 31 Juli 2023 | 14:31 WIB

Terkini

KAHMI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Doli: Jangan Diadu Domba

KAHMI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Doli: Jangan Diadu Domba

News | Senin, 27 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

News | Senin, 27 April 2026 | 18:59 WIB

Cash For Work Jadi Bagian Strategi Satgas PRR, 658 Lokasi Sudah Bebas Lumpur

Cash For Work Jadi Bagian Strategi Satgas PRR, 658 Lokasi Sudah Bebas Lumpur

News | Senin, 27 April 2026 | 18:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

News | Senin, 27 April 2026 | 18:51 WIB

Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem

Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem

News | Senin, 27 April 2026 | 18:49 WIB

Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!

Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!

News | Senin, 27 April 2026 | 18:48 WIB

Rocky Gerung 'Cengengesan' Bareng Seskab Teddy di Istana, Ungkap Soal Bahasa Tubuh

Rocky Gerung 'Cengengesan' Bareng Seskab Teddy di Istana, Ungkap Soal Bahasa Tubuh

News | Senin, 27 April 2026 | 18:47 WIB

Reformasi Polri Mandek, Koalisi Sipil Desak Prabowo Segera Bertindak

Reformasi Polri Mandek, Koalisi Sipil Desak Prabowo Segera Bertindak

News | Senin, 27 April 2026 | 18:40 WIB

Kejar Setoran di Balik Siksaan, Satu Pengasuh Daycare Little Aresha Bisa Handle Lebih dari 8 Anak

Kejar Setoran di Balik Siksaan, Satu Pengasuh Daycare Little Aresha Bisa Handle Lebih dari 8 Anak

News | Senin, 27 April 2026 | 18:29 WIB

11 Tentara dan Polisi Israel Dilaporkan Bunuh Diri, Tekanan Perang Gaza Disorot

11 Tentara dan Polisi Israel Dilaporkan Bunuh Diri, Tekanan Perang Gaza Disorot

News | Senin, 27 April 2026 | 18:28 WIB