Peristiwa Rengasdengklok: Tujuan, Tokoh, dan Hasil Kesepakatan

Rifan Aditya

Kamis, 10 Agustus 2023 | 07:38 WIB
Peristiwa Rengasdengklok: Tujuan, Tokoh, dan Hasil Kesepakatan
Rumah Rengasdengklok (Suara.com/Kurniawan Mas'ud). - Peristiwa Rengasdengklok: Tujuan, Tokoh, dan Hasil Kesepakatan

Suara.com - Mengenang peristiwa Rengasdengklok, tahukah Anda siapa saja tokoh yang terlibat di dalamnya, dan bagaimana hasil kesepakatan yang diambil?

Peristiwa Rengasdengklok terjadi tanggal 16 Agustus 1945, satu hari sebelum Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia terlaksana.

Tokoh Peristiwa Rengasdengklok

Tanggal 14 Agustus 1945, Soetan Sjahrir mendengar kabar bahwa Jepang telah menyerah dari Sekutu dalam Perang Asia Timur Raya, dan Sjahrir segera menemui Soekarno dan Mohammad Hatta untuk menyampaikan kabar tersebut.

Saat itu, Soekarno-Hatta baru saja pulang dari Dalat, Vietnam, setelah bertemu pemimpin militer tertinggi Jepang untuk kawasan Asia Tenggara, Marsekal Terauchi. Kepada Soekarno-Hatta, Terauchi menjanjikan kemerdekaan untuk Indonesia.

Sjahrir meminta supaya kemerdekaan segera dideklarasikan, sedangkan Soekarno dan Hatta belum yakin dengan berita kekalahan Jepang dan memilih menunggu kepastian sembari menanti janji kemerdekaan dari Dai Nippon. Tentunya, Soekarno dan Hatta tidak ingin salah langkah dalam mengambil keputusan.

Sementara itu di sisi lain, para tokoh muda mendukung gagasan Sjahrir, yaitu mendesak Soekarno-Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Namun, Soekarno-Hatta tetap ingin membicarakan hal ini terlebih dahulu dalam rapat PPKI, tepatnya pada 16 Agustus 1945 sambil menanti kabar terbaru dari pemerintah Jepang.

Sayangnya, golongan muda tidak sepenuhnya sepakat dan mereka tetap mendesak supaya kemerdekaan Indonesia diproklamirkan secepatnya.

baca juga

Kronologi Peristiwa Rengasdengklok

Golongan muda mengadakan rapat pada tanggal 15 Agustus 1945 malam di Pegangsaan Timur, Jakarta. Rapat tersebut dipimpin oleh Chaerul Saleh, dan diperoleh kesepakatan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hak rakyat Indonesia, tidak tergantung dari pihak lain, termasuk Jepang.

Lalu pada pukul 22:00 malam di hari yang sama, Wikana dan Darwis menjadi utusan dari golongan muda untuk menemui Soekarno-Hatta. Mereka kembali menuntut dan mendesak supaya proklamasi kemerdekaan dilakukan esok hari, yaitu pada tanggal 16 Agustus 1945. Jika tidak dilaksanakan, maka akan terjadi pergolakan.

Namun, Soekarno kembali menolak dengan tegas. Gagal membujuk Soekarno-Hatta, golongan muda mengadakan rapat lagi dan dihadiri oleh para tokoh muda termasuk Chairul Saleh, Djohar Nur, Kusnandar, Subadio, Subianto, Margono, Wikrana, Armansjah, Sukarni, Jusuf Kunto, Singgih, dr Muwardi dari Barisan Pelopor, dan lainnya.

Kemudian, diputuskan bahwa Soekarno-Hatta akan diamankan ke luar kota demi menjauhkan mereka dari segala pengaruh Jepang.

Para pejuang dari golongan muda membawa Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok, dan pengamanan berjalan lancar karena dibantu oleh Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA (Pembela Tanah Air) berpangkat Sudanco atau Komandan Kompi.

Hasil Kesepakatan

Lalu pukul 04:30 dini hari tanggal 16 Agustus 1945, Soekarno bersama Fatmawati dan Guntur, serta Hatta dibawa ke Rengasdengklok untuk ditempatkan di rumah seorang warga keturunan Tionghoa bernama Jiauw Ki Song.

Aksi "penculikan" ini pada awalnya dimaksudkan untuk menekan Soekarno-Hatta supaya keduanya bersedia untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Namun, karena wibawa dua tokoh bangsa itu, para pemuda justru merasa segan.

Sementara itu di Jakarta, Achmad Soebardjo yang termasuk tokoh dari golongan tua mengetahui peristiwa tersebut dan ia menemui Wikana, salah satu tokoh pemuda. Pembicaraan dilakukan, lalu disepakati bahwa kemerdekaan harus segera dideklarasikan di Jakarta.

Selanjutnya, Achmad Soebardjo bersama dengan Sudiro dan Jusuf Kunto menuju Rengasdengklok untuk menjemput Soekarno-Hatta dan membawanya kembali ke Jakarta.

Kemudian, dilakukan pembicaraan terkait rencana pelaksanaan deklarasi kemerdekaan Indonesia. Pada malam harinya, di kediaman Laksamana Muda Maeda, seorang perwira Jepang yang mendukung kemerdekaan Indonesia, dirumuskan naskah teks proklamasi.

Pada keesokan harinya, tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno-Hatta membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta. Indonesia telah betul-betul merdeka dan bukan merupakan hadiah dari Jepang.

Seperti itulah kronologi Peristiwa Rengasdengklok mulai dari tujuan dan tokoh-tokoh yang terlibat.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isi Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945 dan Sejarah di dalamnya

Isi Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945 dan Sejarah di dalamnya

News | Senin, 31 Juli 2023 | 18:00 WIB

Sejarah Peristiwa Rengasdengklok, Kisah Penculikan Soekarno-Hatta Jelang Proklamasi Kemerdekaan

Sejarah Peristiwa Rengasdengklok, Kisah Penculikan Soekarno-Hatta Jelang Proklamasi Kemerdekaan

News | Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:49 WIB

Isi Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

Isi Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

News | Selasa, 16 Agustus 2022 | 12:57 WIB

Selain Bung Karno, Siapa Saja Tokoh Proklamasi Kemerdekaan RI?

Selain Bung Karno, Siapa Saja Tokoh Proklamasi Kemerdekaan RI?

News | Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:19 WIB

Sadar Enggak Sih, Kenapa Ya Foto Peristiwa Proklamasi Indonesia Hanya Sedikit?

Sadar Enggak Sih, Kenapa Ya Foto Peristiwa Proklamasi Indonesia Hanya Sedikit?

Health | Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:30 WIB

Teks Proklamasi: Proses Perumusan, Naskah, dan Maknannya

Teks Proklamasi: Proses Perumusan, Naskah, dan Maknannya

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 12:54 WIB

5 Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Bukan Hanya Perjuangan Bebas dari Penjajahan

5 Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Bukan Hanya Perjuangan Bebas dari Penjajahan

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 19:00 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×