Saat Jadi Gubernur Enggan Tambah Kapasitas, Kini Anies Malah Kritik Kurangnya Kursi Sekolah

Ria Rizki Nirmala Sari, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 16 Agustus 2023 | 08:20 WIB
Saat Jadi Gubernur Enggan Tambah Kapasitas, Kini Anies Malah Kritik Kurangnya Kursi Sekolah
Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengkritik kapasitas sekolah yang ada di Indonesia. Ia menyebut hal ini menjadi faktor masalah sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Menurut Anies, sistem zonasi kerap dikeluhkan karena kapasitas sekolah naik jenjang dari SD hingga SMA malah makin sedikit. Akibatnya, para siswa akan berebutan di zonasi sama untuk mendapatkan sekolah negeri yang dituju.

"Zonasi itu gejala. Masalahnya ada bangku yang tidak cukup, selama bangku SD tidak sama dengan bangku kelas 1 SMP, 1 SMA pasti muncul problem tidak cukup tempat dan itu muncul tiap tahun ajaran," ujar Anies di Posbloc, Jakarta Pusat, Selasa (16/8/2023).

Anies pun menganalogikan kapasitas sekolah di Indonesia seperti piramida. Semakin tinggi jenjangnya, maka kapasitasnya lebih sedikit.

"Jadi selama bentuk bangku itu kaya piramida, yang dasar banyak, makin tinggi makin sedikit bangkunya maka situasi zonasi akan terus terjadi," ucapnya.

Karena itu, ia menyebut satu-satunya solusi adalah dengan menambah kapasitas sekolah. Dengan demikian, maka tiap zonasi akan memiliki kursi yang cukup untuk para siswa.

"Solusinya bukan hanya utak-atik gejalanya, siapkan solusinya, siapkan bangku sekolah yang cukup mulai yang masuk SD bisa tuntas sampai SMA," pungkasnya.

Pernyataan Anies ini berbeda dengan yang ia lakukan selama menjadi Gubernur DKI. Ketika jadi kepala daerah, Anies enggan memilih untuk melakukan pembangunan sekolah baru demi bisa menampung anak usia sekolah.

Anies mengakui memang seharusnya semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak bagaimanapun kemampuan ekonominya. Untuk memenuhi tujuan itu, Anies lebih memilih menggandeng sekolah swasta dengan memberikan subsidi agar menerapkan pembayaran murah seperti sekolah negeri.

baca juga

"Kita ingin kemitraan antara swasta dengan pemerintah itu terjadi. jadi sesungguhnya penyedia pendidikan itu semuanya," ujar Anies di SDN 08 Ragunan, Rabu (28/9/2022).

"Nantinya kita sedang memproses untuk aturannya sehingga kita bisa mendukung sekolah-sekolah swasta dengan pembiayaan juga," tambahnya menjelaskan.

Menurut Anies, jika Pemprov terus menerus membangun sekolah negeri, maka sekolah swasta akan merugi. Apalagi biaya masuk sekolah negeri lebih murah dan lebih diminati.

"Swasta pun dibantu oleh pemerintah, swasta pun didukung oleh pemerintah. Jadi kita jangan pendekatannya negerisasi dari semua sekolah dan hanya pemerintah saja yang memiliki tanggung jawab," ucapnya.

Dengan cara ini, maka sekolah swasta dan negeri bisa bekerja sama dengan konsep yang sama. Siswa yang tidak diterima saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tetap mendapatkan kualitas pendidikan yang setara meski dididik di sekolah swasta.

"Sehingga sekolah swasta dan negeri bisa mengikuti konsep yang sama, pembiayaan yang juga dibantu oleh pemerintah," ucapnya.

Karena itu, ia tidak memilih untuk selalu membangun sekolah sebagai solusi atas kurangnya kuota penerimaan sekolah negeri.

"Jadi tidak harus selamanya kita menambah sekolah tapi justru bisa mendukung sekolah-sekolah swasta yang sudah ada," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Reaksi Anies Baswedan Saat Disindir Terlalu Bertele-tele Saat Berbicara

Ini Reaksi Anies Baswedan Saat Disindir Terlalu Bertele-tele Saat Berbicara

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 08:16 WIB

Sering Dianggap Dekat dengan FPI dan Habib Rizieq, Anies: Saya Mendukung Semua Organisasi Legal

Sering Dianggap Dekat dengan FPI dan Habib Rizieq, Anies: Saya Mendukung Semua Organisasi Legal

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 08:02 WIB

Ganjar dan Anies Keok, Prabowo Unggul di Head to Head Capres Versi Survei Voxpol

Ganjar dan Anies Keok, Prabowo Unggul di Head to Head Capres Versi Survei Voxpol

Kotak Suara | Rabu, 16 Agustus 2023 | 07:06 WIB

Anies Dikabarkan Deklarasi Cawapres 18 Agustus, H-1 AHY ke Pacitan

Anies Dikabarkan Deklarasi Cawapres 18 Agustus, H-1 AHY ke Pacitan

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 06:54 WIB

Sambut Baik Kabar Anies Deklarasi Cawapres 18 Agustus, Demokrat: Kita Tunggu

Sambut Baik Kabar Anies Deklarasi Cawapres 18 Agustus, Demokrat: Kita Tunggu

Kotak Suara | Rabu, 16 Agustus 2023 | 06:20 WIB

Terkini

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

News | Senin, 02 November 2026 | 17:17 WIB

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:15 WIB

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:11 WIB

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:10 WIB

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

×