5 Fakta Puluhan Mahasiswa Baru UPN Veteran Yogyakarta Keracunan, Diduga dari Makan Siang

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 19 Agustus 2023 | 18:15 WIB
5 Fakta Puluhan Mahasiswa Baru UPN Veteran Yogyakarta Keracunan, Diduga dari Makan Siang
Patok jalan tol Yogyakarta-Solo yang terpasang di kawasan Kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) ‘Veteran’ Yogyakarta, Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu (24/3/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Puluhan mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta diduga mengalami keracunan makanan ketika mengikuti outbond Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN) di Yonif 403/Wirada Pratista pada Jumat (18/8/2023). Para mahasiswa itu dirawat di sejumlah rumah sakit, salah satunya RSUP Dr Sardjito.

Jumlah korban keracunan massal terus bertambah dari kegiatan tersebut. Awalnya, korban berjumlah 56, tetapi kemudian mencapai 89 orang.

Berkenaan dengan hal tersebut, berikut fakta-fakta puluhan mahasiswa baru UPN keracunan selengkapnya.

1. Jumlah Terus Bertambah

Dinas Kesehatan Sleman menyampaikan, jumlah korban yang dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan terus bertambah dan 6 di antaranya harus menjalani rawat inap.

Menurut Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sleman, Khamidah Yuliati, penambahan dengan total 89 itu dihitung pada pukul 21.30 WIB.

2. Diduga dari Makan Siang

Timbulnya korban keracunan berawal dari program pengenalan kampus UPN Veteran Yogyakarta pada Jumat (15/8/2023) pada pukul 16.57 WIB. Kasubag Kerjasama dan Humas UPN Markus Kusmardiyanto mengatakan keracunan diduga berasal dari santap siang yang dikonsumsi mahasiswa.

"Setelah menyantap makan siang, selang lama, sore, anak-anak merasa mual. Ada yang muntah tapi sebagian besar langsung ditangani dari pihak 403 dan perlu rujukan, sudah rujukan ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut," jelasnya.

3. Dirawat di Beberapa Rumah Sakit

Dr. Ir. Singgih Saptono, MT, selaku Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama UPN Veteran Yogyakarta menyampaikan tinggal sedikit anak yang berada di rumah sakit.

Para mahasiswa itu dirawat di RSUP Dr Sardjito, RS Condong Catur, RSA UGM, JIH, RS Hermina, RS Panti Rini, Klinik Gading, klinik Siaga, dan Klinik di Kalasan.

“Sebelumnya, di RSUP Dr Sardjito ada 19 anak, RS Condong Catur 18 anak, JIH 42 anak, RSA UGM 15 anak, RS Hermina 7 anak, RS Panti Rini 1 anak, Klinik Siaga 24 1 anak, Klinik Gading 1 anak dan Klinik di Kalasan 1 anak,” ujar Singgih kepada para wartawan, Sabtu (19/8/2023).

4. Diawali Mual dan Muntah

Para mahasiswa itu merasakan keracunan dengan gejala mual dan muntah-muntah. Ada yang baru merasakannya ketika di rumah dan langsung kembali ke tempat outbond untuk ditangani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Siang Diduga Akibatkan Keracunan Massal, UPNVY Kirim Sampel ke Dinkes Sleman

Makan Siang Diduga Akibatkan Keracunan Massal, UPNVY Kirim Sampel ke Dinkes Sleman

Jogja | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 15:45 WIB

Jumlah Maba UPNVY yang Keracunan Capai 96 orang, Sebagian Besar Diperbolehkan Pulang

Jumlah Maba UPNVY yang Keracunan Capai 96 orang, Sebagian Besar Diperbolehkan Pulang

Jogja | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 15:05 WIB

Maba Merapat, Ini 5 Tips Hunting Kos Ternyaman Untukmu!

Maba Merapat, Ini 5 Tips Hunting Kos Ternyaman Untukmu!

Your Say | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 15:10 WIB

Kronologi 89 Mahasiswa UPN Keracunan Massal di Yogyakarta, Siapa yang Salah?

Kronologi 89 Mahasiswa UPN Keracunan Massal di Yogyakarta, Siapa yang Salah?

News | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 10:56 WIB

Dirawat di Enam Rumah Sakit, UPNVY Bayar Biaya Maba yang Keracunan Massal

Dirawat di Enam Rumah Sakit, UPNVY Bayar Biaya Maba yang Keracunan Massal

Jogja | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 23:05 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB