Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Tentu Berhasil, Ini Alasannya

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 28 Agustus 2023 | 12:44 WIB
Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Tentu Berhasil, Ini Alasannya
Ilustrasi--"Jika dibandingkan (kemarin) untuk hari ini DKI berkurang ya (potensi pertumbuhan awan hujan)," ujar Guswanto.. [Antara/Wahyu Putro A]

Suara.com - Pemerintah saat ini sedang mengupayakan modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan dan mengatasi polusi udara di Jakarta. Namun, upaya ini diyakini belum tentu selalu berhasil.

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sudah berhasil dilakukan pada Minggu (27/8/2023) dan hasilnya hujan turun di sejumlah titik di Jakarta pada sore hingga malam hari.

Kendati demikian, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan untuk hari ini, Senin (28/8/2023) TMC sulit dilakukan. Kepala Deputi Klimatologi BMKG, Guswanto mengatakan, hari ink tidak terlihat potensi pertumbuhan awan hujan di langit Ibu Kota.

"Jika dibandingkan (kemarin) untuk hari ini DKI berkurang ya (potensi pertumbuhan awan hujan)," ujar Guswanto.

Ia menyebut potensi pertumbuhan awan hanya terlihat di beberapa wilayah penyangga Jakarta, yakni Depok, Kabupaten Bogor, Tangerang dan sejumlah titik di Jawa Barat dan Banten. Meskipun, kondisi ini bisa berubah sewaktu-waktu.

Lebih lanjut, ia juga menyebut hujan dan intensitasnya juga bergantung pada pertumbuhan awan.

"Faktor penentu keberhasilan TMC antara lain tersedianya potensi pertumbuhan awan hujan yang bisa disemai, dan kelembaban relatif di atmosfer yang cukup, serta timing untuk seeding yang tepat," tuturnya.

Pada hari Minggu kemarin, potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Jabodetabek juga hanya masuk kategori sedang. Karena itu, intensitas hujan yang turun tidak deras dan tak merata ke seluruh wilayah Jakarta.

"Pertumbuhan awan ini (berubah-ubah), sangat tergantung dinamika atmosfer," pungkasnya.

baca juga

Sebelumnya, setelah sekian lama dinanti karena polusi udara yang merebak, Jakarta kembali diguyur hujan hari ini, Minggu (27/8/2023). Turunnya hujan ini terjadi karena modifikasi cuaca yang dilakukan sejumlah pihak.

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) itu dilakukan BNPB, BMKG, BRIN, dan TNI untuk penanganan bencana kekeringan di kawasan Jabodetabek. Hujan turun di sejumlah wilayah Jakarta pada sore dan malam hari.

Lebih lanjut, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan modifikasi cuaca masih akan dilakukan selama satu pekan ke depan.

"Hujan turun karena penerapan teknologi modifikasi cuaca yang masih dilakukan. Rencananya, (modifikasi cuaca) sampai 2 September 2023," ujar Dwikorita kepada wartawan, Minggu (27/8/2023).

Operasi TMC ini dimulai sejak tanggal 24 Agustus 2023 menggunakan pesawat CASA 212 TNI AU bernomor registrasi A-2114. TMC dilakukan dengan menyemaikan natrium klorida (NaCl) atau garam dan Cao atau kapur tohor aktif.

Sejak tanggal 24 hingga 27 Agustus, operasi TMC ini dilakukan antara 1 jam 45 menit hingga 3 jam per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modifikasi Cuaca Berhasil, Jakarta Akhirnya Diguyur Hujan Hari Ini

Modifikasi Cuaca Berhasil, Jakarta Akhirnya Diguyur Hujan Hari Ini

News | Minggu, 27 Agustus 2023 | 22:43 WIB

Protes! Cak Imin Sebut Pemerintah Tak Serius Tangani Polusi Udara: Pernapasan Kita Sudah Darurat di Jabodetabek!

Protes! Cak Imin Sebut Pemerintah Tak Serius Tangani Polusi Udara: Pernapasan Kita Sudah Darurat di Jabodetabek!

News | Minggu, 27 Agustus 2023 | 20:45 WIB

Polusi Udara Jakarta Serang Kesehatan Warga, Heru Budi hingga Perusahaan Pencemar Bakal Digugat Demi Ganti Rugi

Polusi Udara Jakarta Serang Kesehatan Warga, Heru Budi hingga Perusahaan Pencemar Bakal Digugat Demi Ganti Rugi

News | Minggu, 27 Agustus 2023 | 15:33 WIB

Soal Usulan Ganjil Genap 24 Jam, PSI Minta Heru Budi Potong Pajak Kendaraan 50 Persen

Soal Usulan Ganjil Genap 24 Jam, PSI Minta Heru Budi Potong Pajak Kendaraan 50 Persen

News | Minggu, 27 Agustus 2023 | 13:12 WIB

Terkini

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 12:57 WIB

Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren

Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 12:56 WIB

Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome

Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:55 WIB

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:50 WIB

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:41 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:40 WIB

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:37 WIB

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

×