Menkes Sebut Indonesia Bisa Tiru China Tangani Polusi Udara: Contoh Paling Bagus di Dunia

Ria Rizki Nirmala Sari | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 30 Agustus 2023 | 13:24 WIB
Menkes Sebut Indonesia Bisa Tiru China Tangani Polusi Udara: Contoh Paling Bagus di Dunia
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Menkes di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2023). (Tangkap layar)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku bahwa dirinya sudah menggelar rapat terbatas dengan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi membahas penanganan polusi udara.

Dalam hal itu pihaknya mengusulkan agar Indonesia bisa mencontoh China dalam penanganan masalah polusi udara.

"Materi ini kita presentasikan di Ratas, nah, bapak Presiden minta masukan, gimana sih caranya menanganinya. Nah Kemenkes menanganinya cari contoh yang paling bagus, contoh paling bagus di dunia itu China," kata Budi dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Menkes di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2023).

Menurutnya, pihaknya memang tak mengambil contoh dari negara besar, namun memilih China sebagai acuan. Hal itu lantaran, kata dia, Tiongkok berhasil menurunkan tingkat polusi udara dalam waktu 6 sampai 7 tahun.

"Dia nggak pengin Olympicnya di-bully sama dunia internasional, dia turunin dan itu 7 tahun turun, itu the best in the world," ungkapnya.

Ilustrasi kualitas udara Jakarta. [Suara.com]
Ilustrasi kualitas udara Jakarta. [Suara.com]

Kemudian Budi memberikan contoh bagaimana menurunkan angka Covid-19 dengan biaya yang tak mahal. Namun dengan memantau langsung daerah-daerah yang dianggap rawan.

"Misalnya Menteng jelek, kirim mobil sama China, oh, penyebabnya dari kendaraan. Sehingga dengan demikian dia bisa membuat intervensi polusi yang lebih tepat, karena berbasis dengan data," ujarnya.

Selain itu, ia memaparkan, terkait pentingnya analisis kualitas udara digital terpusat dilakukan.

"Nah secara garis besar intervensi di China tuh jadi 5, jadi pengendalian emisi di industri pengendalian emisi di kendaraan motor, pengendalian debu, pemantulan resiko dan dampak kesehatan, itu 5 strategi China," katanya.

"Ini detail yang sudah dilakukan di China, ya, Bapak, Ibu bisa baca ini sudah kita kirim juga ke kantor presiden agar kita bisa tiru sajalah," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Tunjuk Luhut Pimpin Tim Penanganan Polusi Udara, Apa Tugasnya?

Jokowi Tunjuk Luhut Pimpin Tim Penanganan Polusi Udara, Apa Tugasnya?

News | Rabu, 30 Agustus 2023 | 13:16 WIB

Takuti Pelaku Industri Sanksi Kalau Langgar Pengendalian Emisi Gas, Jokowi: Kesehatan Kita Mahal Sekali

Takuti Pelaku Industri Sanksi Kalau Langgar Pengendalian Emisi Gas, Jokowi: Kesehatan Kita Mahal Sekali

News | Rabu, 30 Agustus 2023 | 12:58 WIB

Alarm Bahaya Timnas Indonesia U-23, Turkmenistan Kalahkan China Jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2024

Alarm Bahaya Timnas Indonesia U-23, Turkmenistan Kalahkan China Jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2024

Bola | Rabu, 30 Agustus 2023 | 12:38 WIB

Sebut Polusi Udara Jabodetabek Harus Diatasi Bersama, Jokowi: Perlu Waktu, Tak Bisa Langsung

Sebut Polusi Udara Jabodetabek Harus Diatasi Bersama, Jokowi: Perlu Waktu, Tak Bisa Langsung

News | Rabu, 30 Agustus 2023 | 12:35 WIB

Presiden Jokowi Apresiasi Program SMKN Gratis di Jateng

Presiden Jokowi Apresiasi Program SMKN Gratis di Jateng

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2023 | 12:05 WIB

Terkini

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:43 WIB

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:41 WIB

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:27 WIB

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:26 WIB

Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba

Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:20 WIB

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:19 WIB

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:17 WIB

Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz

Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB