Merebut Ruang Aman, Memulihkan Demokrasi Dan Kesetaraan Di ASEAN

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 03 September 2023 | 17:59 WIB
Merebut Ruang Aman, Memulihkan Demokrasi Dan Kesetaraan Di ASEAN
Ilustrasi negara-negara ASEAN. (Pixabay/nguyenthuantien)

Suara.com - Lebih dari 1.000 peserta secara langsung dan daring dari negara-negara ASEAN, Asia hingga entitas internasional hadir di forum ACSC/APF 2023 dengan tema 'Merebut Ruang Aman, Memulihkan Demokrasi, dan Kesetaraan di ASEAN!' pada 1-3 September 2023 di Universitas Atma Jaya, Jakarta, Indonesia.

Para peserta turut menyoroti satu isu, yaitu impunitas sebagai isu utama yang berkaitan dengan masalah hak asasi manusia di ASEAN yang diharapkan kekerasan politik ini tidak terulang kembali di masa depan. Impunitas ini diakibatkan kurangnya penghormatan terhadap hak asasi manusia di ASEAN.

Hal ini dapat diberantas ketika “rakyat lah yang harus menggerakkan pola pikir para pemimpin mereka”, seperti yang disampaikan pada sesi pleno.

"Pemerintah di ASEAN harus memastikan bahwa kepentingan rakyat tercermin dalam setiap proses pengambilan keputusan, karena kepentingan rakyat, terutama kelompok rentan dan marginal seperti perempuan, anak perempuan, minoritas gender, penyandang disabilitas, dan perempuan pedesaan, sering kali tidak diprioritaskan dalam perumusan kebijakan ASEAN,” kata Rena, Komite Nasional Indonesia dari Yayasan Kalyanamitra dalam keterangan tertulis, Minggu (3/9/2023).

Sementara itu Daniel Awigra, dari Komite Nasional Indonesia dan Direktur Eksekutif HRWG Indonesia, menyampaikan selama tiga hari, para peserta menyuarakan pandangan secara kolektif melalui tiga sesi pleno, 29 lokakarya yang merefleksikan enam ruang konvergensi, di antaranya, perdamaian dan keamanan manusia, regionalisme alternatif, hak asasi manusia dan ruang aman untuk kelompok marginal, keadilan iklim dan lingkungan, keadilan sosial-ekonomi, serta demokrasi dan anti-otoritarianisme, termasuk di dalamnya 30 acara sampingan.

"Dengan banyaknya lokakarya dan acara sampingan ini, kami, masyarakat sipil, ingin merebut kembali ruang kami di pusat agenda regionalisme ini. Dengan membahas beberapa masalah dalam ACSC/APF 2023, kami, masyarakat sipil ingin mendemokrasikan ASEAN, agar lebih inklusif dan bekerja aktif dalam menghormati, melindungi, dan memenuhi hak asasi manusia", kata Daniel.

Melalui forum tersebut, para peserta menyepakati semua kegiatan sebagai kampanye bersama yang akan dilaksanakan ACSC/APF setelah konferensi.

Berikut adalah rekomendasi dari setiap ruang konvergensi:

Ruang Konvergensi Perdamaian dan Keamanan Manusia: ASEAN dan semua negara anggotanya harus mempromosikan penyelesaian semua sengketa dengan cara damai yang sesuai dengan hukum internasional dan menahan diri dari penggunaan kekuatan atau ancaman penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional. Negara-negara anggota harus mencegah semua pelanggaran hak asasi manusia, kekejaman, kejahatan, penculikan anak, dan penghilangan paksa. Selain itu, negara-negara anggota ASEAN harus menangani ancaman non-tradisional terhadap keamanan dan mata pencaharian manusia secara berkelanjutan.

Ruang Konvergensi Regionalisme Alternatif: ASEAN dan semua negara anggota harus menyediakan kerangka hukum dan kebijakan tentang ekonomi sosial dan solidaritas bagi pekerja di sektor formal dan informal.

Ruang Konvergensi Hak Asasi Manusia dan Ruang Aman untuk Kelompok Marginal: ASEAN harus mengadopsi dan mengimplementasikan kerangka hukum dan kebijakan yang komprehensif tentang hak asasi manusia, termasuk hak-hak perempuan, anak-anak, orang dengan disabilitas, dan kelompok minoritas.

Ruang Konvergensi Keadilan Iklim dan Lingkungan: ASEAN dan semua negara anggota harus mengambil langkah-langkah yang lebih ambisius untuk mengatasi krisis iklim dan lingkungan, dengan fokus pada keadilan transisi dan pengurangan emisi.

Ruang Konvergensi Keadilan Sosial-Ekonomi: ASEAN dan semua negara anggota harus memajukan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan fokus pada pengurangan ketimpangan di segala aspek pembangunan dan peningkatan kesejahteraan bagi semua orang.

Ruang Konvergensi Demokrasi dan Anti-Otoritarianisme: ASEAN dan semua negara anggota harus memperkuat demokrasi, mempromosikan good governance, dan melawan otoritarianisme.

ACSC/APF 2023 adalah platform penting bagi masyarakat sipil untuk menyuarakan keprihatinan mereka tentang situasi hak asasi manusia dan demokrasi di ASEAN. Konferensi ini juga merupakan kesempatan untuk membahas rekomendasi dan strategi untuk mengatasi tantangan-tantangan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Isu Penting Ini Jadi Sorotan Pertemuan KTT ASEAN

5 Isu Penting Ini Jadi Sorotan Pertemuan KTT ASEAN

Bisnis | Minggu, 03 September 2023 | 14:58 WIB

Akses Jalan Tol untuk Jenis Kendaraan Ini Dibatasi Selama KTT ASEAN

Akses Jalan Tol untuk Jenis Kendaraan Ini Dibatasi Selama KTT ASEAN

Bisnis | Minggu, 03 September 2023 | 09:58 WIB

Investasi dan Perdagangan Urat Nadi Ekonomi ASEAN

Investasi dan Perdagangan Urat Nadi Ekonomi ASEAN

Bisnis | Minggu, 03 September 2023 | 09:39 WIB

Wuling Air ev Jadi Kendaraan Resmi Para Delegasi KTT ASEAN 2023

Wuling Air ev Jadi Kendaraan Resmi Para Delegasi KTT ASEAN 2023

Otomotif | Minggu, 03 September 2023 | 08:45 WIB

ASN DKI WFH 50 Persen, Kemacetan di Jakarta Turun 4 Persen

ASN DKI WFH 50 Persen, Kemacetan di Jakarta Turun 4 Persen

Jakarta | Sabtu, 02 September 2023 | 16:01 WIB

KTT Ke-43 ASEAN di Jakarta Akan Mendapat Pengamanan Ketat dari TNI Polri

KTT Ke-43 ASEAN di Jakarta Akan Mendapat Pengamanan Ketat dari TNI Polri

News | Jum'at, 01 September 2023 | 17:55 WIB

Jokowi: Ekonomi ASEAN Berpotensi Tumbuh Paling Tinggi Tahun Depan

Jokowi: Ekonomi ASEAN Berpotensi Tumbuh Paling Tinggi Tahun Depan

Bisnis | Jum'at, 01 September 2023 | 20:06 WIB

Terkini

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB