Direktur Lingkar Madani Soroti Menteri Jokowi Banyak Terseret Korupsi; Pengawasan Internal Tidak Kuat

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Jum'at, 06 Oktober 2023 | 19:11 WIB
Direktur Lingkar Madani Soroti Menteri Jokowi Banyak Terseret Korupsi; Pengawasan Internal Tidak Kuat
Mentan Syahrul Yasin Limpo saat berada di Kementerian Sekretariat Negara untuk menyampaikan surat pengunduran diri dari jabatan Menteri Pertanian, Kamis (5/10/2023). [Suara.com/Ria]

Suara.com - Pengamat politik Ray Rangkuti menyoroti banyaknya kasus korupsi yang melibatkan sejumlah menteri di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut dia, hal itu menunjukkan tidak kuatnya pengawasan internal Koalisi Indonesia Maju yang dilakukan Jokowi.

"Pengawasan di internal Pak Jokowi ini nggak terlalu kuat, sehingga begitu mudah orang terjerat kasus korupsi," kata Direktur Lingkar Madani itu di Matraman, Jakarta Timur pada Jumat (6/10/2023).

Menurut Ray Rangkuti, catatan jumlah menteri yang terlibat kasus hukum di Pemerintahan Jokowi tersebut

"Saya kira untuk kali pertama dalam sejarah kepemimpinan nasional di mana anggota kabinetnya banyak sekali yang masuk penjara, apalagi kalau dihitung periode pertama," katanya.

Ray menilai Jokowi terkesan tidak akan menegur anggota kabinetnya yang terjerat kasus korupsi. Namun, Jokowi disebut membiarkannya saja dan baru akan bertindak tegas terhadap kasus korupsi yang dinilai begitu tinggi.

"Kalau dilihat polanya ini, ada sektor-sektor di mana publik itu dikorupsi. Kayaknya, Pak Jokowi nggak bisa kompromi, sehigga dengan begitu dia membiarkan saja, kalau (benar korupsi) kemudian ditangani,” tandas Ray.

Perlu diketahui, sudah ada lima menteri di kabinet Jokowi yang terjerat kasus korupsi. Pada 2018, eks Menteri Sosial Idrus Marham terlibat kasus korupsi proyek PLTU Riau.

Kemudian pada 2019, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi terjerat kasus suap dan hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

baca juga

Lebih lanjut, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo juga digarap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2020 karena terlibat kasus suap ekspor benih lobster.

Lalu, eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara juga terjerat kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos) Covid-19 pada 2020.

Terbaru, bekas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Jhonny G Plate menjadi terdakwa dalam kasus korupsi pengadaan BTS 4G Kominfo.

Saat ini, Syahrul Yasin Limpo (SYL) baru saja mengajukan pengunduran diri dari jabatan Menteri Pertanian setelah dikabarkan menjadi tersangka dalam kasus korupsi di Kementan.

Tak hanya SYL, dalam sidang pemeriksaan saksi korupsi BTS 4G yang menjerat mantan Menkominfo Johnny G Plate, nama Menteri Pemuda dan Olehraga (Menpora) Dito Ariotedjo juga sempat disebut-sebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tersandung Dugaan Korupsi Hingga Mundur dari Jabatannya, Ini Profil Syahrul Yasin Limpo

Tersandung Dugaan Korupsi Hingga Mundur dari Jabatannya, Ini Profil Syahrul Yasin Limpo

Your Say | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 16:40 WIB

Intip Isi Garasi Syahrul Yasin Limpo, Mobil Audi A6 yang Tak Masuk LHKPN Disita KPK

Intip Isi Garasi Syahrul Yasin Limpo, Mobil Audi A6 yang Tak Masuk LHKPN Disita KPK

Lifestyle | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 16:39 WIB

Wanti-wanti Buat Demokrat Soal Tawaran Masuk Kabinet Jokowi, Salah-salah Bisa Jadi Blunder

Wanti-wanti Buat Demokrat Soal Tawaran Masuk Kabinet Jokowi, Salah-salah Bisa Jadi Blunder

Kotak Suara | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 16:18 WIB

Terkini

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:45 WIB

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

×